Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Penerapan Exercise Range Of Motion (ROM) Terhadap Intensitas Nyeri Pada Pasien Post Operasi Fraktur Ektermitas Di Rsud Pandan Arang Boyolali Di Ruang Binahong Ingkang Wilujeng; Eska Dwi Prajayanti; Panggah Widodo
Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Vol. 1 No. 4 (2023): Oktober : Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/termometer.v1i4.2411

Abstract

Background: The World Health Organization (WHO) in 2019 stated that the incidence of fractures is increasing, it has been recorded that fractures have occurred in approximately 15 million people with a prevalence rate of 3.2%. Fractures in 2017 there were approximately 20 million people with a prevalence rate of 4.2% and in 2018 it increased to 21 million people with a prevalence rate of 3.8% due to traffic accidents. Fractures can cause physical and psychological disorders in a person so that they can cause pain. One way to deal with non-pharmacological pain is the Range Of Motion (ROM) technique. Objective: Knowing the results of implementing Exercise Range of Motion (ROM) in postoperative patients with extremity fractures on pain intensity. Method: This implementation method uses a descriptive method. Results: The results of the application showed that there was an effect of reducing pain intensity with the ROM technique in patients with postoperative extremity fractures. Conclusion: There was a decrease in the pain scale before and after the Range Of Motion technique was performed in postoperative patients with extremity fractures.
Penerapan Mobilisasi Dan Massage Terhadap Pencegahan Risiko Luka Tekan Pada Pasien Tirah Baring Di ICU RSUD Pandan Arang Boyolali Isnayni Wahyu Sholihah; Fida' Husain; Panggah Widodo
Jurnal Keperawatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jkmc.v2i1.400

Abstract

Angka kejadian luka tekan di Indonesia pada pasien yang dirawat di ruangan ICU sebesar 33% dengan kondisi keterbatasan gerak dan mengalami penurunan kesadaran. Pasien yang berisiko untuk mengalami luka tekan mempunyai kemungkinan peningkatan angka morbiditas dan mortalitas, sehingga diperlukan penatalaksanaan non-farmakologis yang salah satunya adalah mobilisasi dan massage untuk mencegah terjadinya luka tekan. Mengetahui hasil penerapan mobilisasi dan massage terhadap pencegahan risiko luka tekann pada pasien tirah baring. Penerapan dilakukan dengan metode deskriptif studi kasus kepada 2 responden pada pasien tirah baring selama 3 hari dengan frekuensi 2 kali sehari dalam sehari selama 15 menit. Berdasarkan hasil penerapan yang sudah dilakukan, terdapat penurunan risiko luka tekan sebelum dan sesudah dilakukan penerapan mobilisasi dan massage. Mobilisasi dan massage dapat dijadikan sebagai salah satu teknik non-farmakologis atau intervensi mandiri pada pasien tirah baring untuk mencegah risiko luka tekan