p-Index From 2021 - 2026
1.971
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL BAHARI PAPADAK
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANALISIS KESESUAIAN DAN DAYA DUKUNG KAWASAN WISATA PANTAI SULAMANDA DI DESA MATA AIR, KECAMATAN KUPANG TENGAH, KABUPATEN KUPANG, NUSA TENGGARA TIMUR Nenobesi, Kristo A.; Paulus, Chaterina A.; Saraswati, Suprabadevi A.
Jurnal Bahari Papadak Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Bahari Papadak
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Pantai Sulamanda merupakan salah satu pantai di Pulau Timor yang terletak di Desa Mata air, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Bagaimana daya dukung Pantai Sulamanda terhadap tingkat kesesuaian wisata berdasarkan kondisi fisik Menganalisis tingkat kesesuaian wisata dan daya dukung kawasan berdasarkan kondisi fisik kawasan Pantai Sulamanda sebagai objek wisata. Metode yang digunakan untuk menentukan tempat pengambilan sampel adalah purpossive sampling. Penggunaan metode ini dipertimbangkan karena purpossive sampling merupakan teknik pengambilan sampel atau sumber data dengan pertimbangan tertentu berdasarkan jumlah pengunjung/wisatawan yang menempati suatu lokasi untuk melakukan kegiatan wisata. Dari data ketiga stasiun yang telah diamati dan diukur berdasarkan sembilan parameter yang diinginkan. kawasan wisata pantai dapat merepresentasi pantai Sulamanda sehingga dapat diketahui apakah pantai Sulamanda layak atau tidak untuk dijadikan sebagai suatu kawasan wisata pantai. Hasil kesesuaian kawasan wisata pantai untuk kategori rekreasi pantai dan berenang dapat dilihat pada Tabel 6,7 dan lampiran 1 dan 2 Nilai kesesuaian wisata (NKW), stasiun I memiliki nilai persentase 85% stasiun II 88,75% dan stasiun III 66,25%. Sedangkan untuk daya dukung kawasan Pantai Sulamanda (DDK) untuk rekreasi pantai adalah 255 orang per harinya. Pantai Sulamanda dapat menampung 148 orang per harinya untuk wisata berenang. Dengan demikian total wisata yang dapat ditampung oleh aktifitas wisata pantai. Kata kunci: kesesuaian dan daya dukung pantai Sulamanda Abstract - Sulamanda Beach is one of the beaches on Timor Island located in Mata air Village, East Kupang Subdistrict, Kupang Regency, East Nusa Tenggara Province. Analyzing the level of tourism suitability and carrying capacity of the area based on the physical condition of Sulamanda Beach area as a tourist attraction. The method used to determine the sampling place is purpossive sampling. The use of this method is considered because purposive sampling is a sampling technique or data source with certain considerations based on the number of visitors/tourists who occupy location to conduct tourism activities. From the data of the three stations that have been observed and measured based on the nine desired parameters, the beach tourism area can represent Sulamanda beach so that it can be known whether Sulamanda beach is suitable or not to be used as a beach tourism area. The results of the suitability of coastal tourism areas for the category of beach recreation and swimming can be seen in Table 6,7 and appendix 1 and 2. The value of tourism suitability (NKW) is, station I has a percentage value of 85% station II 88.75% and station III 66.25%. As for the carrying capacity of Sulamanda Beach area (DDK) for beach recreation is 255 people per day. Sulamanda Beach can accommodate 148 people per day for swimming tours. Thus the total tourism that can be accommodated by the activities of the beach. Keywords: suitability and carrying capacity of Sulamanda beach
DINAMIKA KELIMPAHAN FITOPLANKTON PADA LINGKUNGAN BUDIDAYA TIRAM MUTIARA (Pinctada maxima) DI KAWASAN PT. TIMOR OTSUKI MUTIARA (TOM), BOLOK, KABUPATEN KUPANG, PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Takua, Irmina; Toruan, Lumban N. L.; Sine, Kiik G.; Saraswati, Suprabadevi A.
Jurnal Bahari Papadak Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Bahari Papadak
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – PT. Timor Otsuki Mutiara (TOM) merupakan perusahaan swasta yang bergerak di bidang budidaya tiram mutiara jenis Pinctada maxima. Kelimpahan fitoplankton sebagai produsen primer berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan tiram mutiara di PT. TOM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika kelimpahan fitoplankton di kawasan budidaya PT. TOM, Bolok, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pengambilan sampel dilakukan pada tiga stasiun di Bulan Juli 2023, Agustus 2023, Desember 2023, Januari 2024, Februari 2024, dan April 2024 menggunakan metode purposive sampling. Sampel fitoplankton diperoleh melalui penyaringan air laut menggunakan planktonet sebanyak 100 L dari permukaan perairan. Hasil penyaringan sampel kemudian dimasukkan kedalam botol bervolume 110 ml dan diawetkan dengan menambahkan larutan lugol. Sampel fitoplankton diidentifikasi menggunakan mikroskop untuk mendapatkan data kelimpahan fitoplankton. Pengukuran parameter lingkungan dilakukan secara in situ untuk mengetahui pengaruhnya terhadap pertumbuhan fitoplankton. Data yang diperoleh dianalisis untuk menentukan kelimpahan fitoplankton, sementara parameter lingkungan dianalisis secara deskriptif. Analisis data menunjukan kelimpahan fitoplankton tertinggi secara spasial terdapat pada stasiun yang memiliki aktivitas perikanan, seperti pembersihan tiram mutiara dan budidaya rumput laut (Stasiun 1), sedangkan kelimpahan terendah terdapat pada stasiu Kata kunci: Kelimpahan fitoplankton, Kawasan PT. TOM, Budidaya tiram mutiara. Abstract – PT. Timor Otsuki Mutiara (TOM) is a private company engaged in the cultivation of pearl oysters of the Pinctada maxima type. The abundance of phytoplankton as primary producers plays an important role in the growth and development of pearl oysters at PT. TOM. This study aims to determine the dynamics of phytoplankton abundance in the cultivation area of ​​PT. TOM, Bolok, Kupang Regency, East Nusa Tenggara Province. Sampling was carried out at three stations in July 2023, August 2023, December 2023, January 2024, February 2024, and April 2024 using the purposive sampling method. Phytoplankton samples were obtained by filtering seawater using planktonnet as much as 100 L from the surface of the water. The results of the sample filtration were then put into a 110 ml bottle and preserved by adding lugol's solution. Phytoplankton samples were identified using a microscope to obtain phytoplankton abundance data. Measurement of environmental parameters was carried out in situ to determine their effect on phytoplankton growth. The data obtained were analyzed to determine the abundance of phytoplankton, while environmental parameters were analyzed descriptively. Data analysis shows that the highest abundance of phytoplankton spatially is found at stations that have fisheries activities, such as pearl oyster cleaning and seaweed cultivation (Station 1), while the lowest abundance is found at stations adjacent to the PLTU (Station 2). Temporally, the highest abundance of phytoplankton occurs in the West Season (January), and the lowest abundance occurs in the East Season (August). Keywords: Phytoplankton abundance, PT. TOM area, Pearl oyster cultivation.