Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Penerapan Teknik Komunikasi Dalam Pembelajaran Bagi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam Staida Sumatera Selatan Karoma; Firmansyah; Fitri; Yuslaini; Erham As’ari
Al-Ijtimā': Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi Ilmiah dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/aijpkm.v4i1.89

Abstract

Kegiatan pemberdayaan ini mengambil tema pelatihan penerapan teknik komunikasi pembelajaran bagi mahasiswa. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi mahasiswa dalam berbagai konteks pembelajaran. Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan pemberdayaan ini, yaitu: pelatihan berbicara, pelatihan mendengarkan, diskusi kelompok, dan simulasi pembelajaran. Hasil dari kegiatan pemberdayaan ini menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan interaksi dan pemahaman dalam pembelajaran bagi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam STAIDA Sumatera Selatan. Dengan adanya pemahaman yang lebih baik terhadap teknik komunikasi, mereka dapat berpartisipasi aktif dalam pembelajaran, berkomunikasi dengan baik, dan berkolaborasi secara efektif. Sebagai hasil evaluasi dan tindak lanjut, terdapat beberapa faktor yang sangat mendukung terlaksananya kegiatan pemberdayaan ini, yaitu: adanya dukungan fasilitas yang sangat baik dari mitra, serta antusiame mahasiswa peserta pelatihan. Adapun faktor penghambat kegiatan, yaitu keterbatasan waktu pelatihan. Sebagai tindak lanjut dari hal tersebut, mitra disarankan untuk melaksanakan pelatihan serupa dan senantiasa menyesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa yang relevan dengan bidang kerjanya setelah menyelesaikan pendidikan.
Implementation of Problem Based Learning Model to Improve Student Learning Outcomes in Islamic Education Learning at SMA Negeri 13 Padang Yuslaini
DARUSSALAM: Scientific Journal of Islamic Education Vol. 1 No. 1 (2024): JUNE 2024
Publisher : MANDAILING GLOBAL EDUKASIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62945/darussalam.v1i1.271

Abstract

This study aims to improve student learning outcomes in Islamic religious education learning by using a problem-based learning model. This study is a classroom action research that uses four steps, namely planning, action, observation and reflection. The subjects of this study were high school students. The data for this study were obtained by test and observation techniques. Tests are used to measure learning outcomes and observations are used to analyze teacher and student learning activities. The data analysis technique used in this study is descriptive statistics by comparing the results obtained with indicators of research success. The results of the study indicate that the problem-based learning model can improve student learning outcomes in Islamic religious education learning. This can be seen from the increase in the percentage of student learning completion in each cycle with details of the pre-cycle 49.71%, the first cycle 65.39% and in the second cycle increased to 88.66%. Thus, the use of problem-based learning models can be used as an alternative to improve student learning outcomes in Islamic religious education learning.
Dampak Westernisasi terhadap Gaya Komunikasi dan Praktik Berbahasa Generasi Z M. Rizky Saputra; Muhammad Zainuddin Nawi; Yuslaini
Tanwiruna: Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 2 No. 1 (2026): Tanwiruna: Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan (Januari)
Publisher : CV. Jalan Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65793/j.tanwiruna.2026.34

Abstract

Westernisasi melalui arus media global dan budaya populer berkontribusi pada perubahan gaya komunikasi dan penggunaan bahasa di kalangan Generasi Z, terutama dalam pemilihan kosakata, bentuk ekspresi, dan pola interaksi digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak westernisasi terhadap gaya komunikasi dan bahasa Generasi Z serta menjelaskan faktor pendorong dan bentuk manifestasinya dalam praktik komunikasi sehari-hari, baik luring maupun daring. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi fenomenologis. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi pada interaksi di media sosial, dan telaah dokumentasi berupa jejak percakapan digital yang relevan. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola dominan, variasi konteks, serta makna sosial yang menyertai penggunaan bahasa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan penggunaan campur kode (khususnya bahasa Inggris–Indonesia), adopsi slang dan ungkapan populer, kecenderungan komunikasi ringkas berbasis simbol (emoji, meme), serta perubahan norma kesantunan menjadi lebih egaliter dalam konteks tertentu. Temuan juga mengindikasikan bahwa identitas, kebutuhan afiliasi sosial, dan algoritma platform memperkuat penyebaran pola bahasa tersebut. Studi ini berkontribusi pada pemahaman sosiolinguistik kontemporer tentang dinamika bahasa remaja dan memberikan implikasi bagi pendidikan literasi bahasa, etika komunikasi digital, serta strategi penguatan bahasa Indonesia tanpa menafikan kompetensi global Generasi Z.