Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Kemampuan Kerja, Lingkungan Kerja dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan yang Berampak pada Kepuasan Kerja Ramadhi, Ramadhi; Desti, Yolanda; Andrefson, Edo; Sarianti, Kiki; Damayanti, Nora
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 4 No. 2 (2024): Artikel Periode Juli 2024
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v4i2.4190

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kemampuan kerja, lingkungan kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening pada PT. Andalan Mitra Prestasi Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian ini menggunakan metode sensus sampling dengan jumlah sampel sebanyak 37 orang responden. Hasil penelitian yang didapatkan berdasarkan Uji Parsial (Uji t) diperoleh: terdapat pengaruh signifikan kemampuan kerja terhadap kepuasan kerja, terdapat pengaruh signifikan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja, terdapat pengaruh signifikan disiplin kerja terhadap kepuasan kerja, terdapat pengaruh signifikan kemampuan kerja terhadap kinerja karyawan, terdapat pengaruh signifikan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan, tidak terdapat pengaruh signifikan penempatan terhadap semangat kerja, kepuasan kerja tidak dapat memediasi pengaruh kemampuan kerja terhadap kinerja karyawan, kepuasan kerja dapat memediasi pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan, kepuasan kerja tidak dapat memediasi pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja karyawan Kata kunci: Kemampuan, Lingkungan, Disiplin, Kinerja, Kepuasan
Adaptive Leadership 5.0: Integration of AI and Emotional Intelligence (EQ) in the Organizational Transformation Process of Bank Muamalat West Sumatra in the Vuca Era Sarianti, Kiki; Rosalina, Desi; Andrefson, Edo
Journal of Economics and Management Scienties Volume 8 No. 1, December 2025
Publisher : SAFE-Network

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/jems.v8i1.285

Abstract

This study explores the role of Adaptive Leadership 5.0, an integrative leadership model combining Artificial Intelligence (AI) and Emotional Intelligence (EQ), in facilitating organizational transformation within Bank Muamalat West Sumatra in response to VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity) challenges. Employing a quantitative method using Structural Equation Modeling Partial Least Squares (SEM-PLS), data were gathered from 85 respondents through online surveys, complemented by qualitative insights from expert interviews. The findings reveal that while AI and EQ do not have a significant direct impact on organizational transformation, both significantly influence VUCA responsiveness. Specifically, adaptive leadership significantly enhances transformation outcomes and reduces VUCA effects. AI has a significant positive impact on VUCA but not directly on transformation, whereas EQ strongly influences VUCA but lacks direct influence on transformation outcomes. These results suggest that technological and emotional capacities function more effectively as mediating mechanisms rather than primary drivers of change. The study contributes theoretically by advancing the concept of Adaptive Leadership 5.0 within the context of Islamic banking and highlights practical implications for leadership development programs that emphasize the ethical integration of digital innovation and emotional intelligence.
Optimalisasi Manajemen Keuangan Usaha Kuliner Minang di Malaysia sebagai Upaya Keberlanjutan UMKM Rosalina, Desi; Damayanti, Nora; Sarianti, Kiki; Desti , Yolanda; Ramadhi, Ramadhi; Andrefson, Edo; Nanda, Syarli Fitria; Fitri, Umma Fadhia; Fikrina, Aulia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1118

Abstract

Usaha kuliner Minang di Malaysia memiliki potensi ekonomi yang besar seiring dengan tingginya minat masyarakat terhadap cita rasa khas Minangkabau. Namun, dalam praktiknya, banyak pelaku usaha masih menghadapi permasalahan dalam pengelolaan keuangan, seperti pencatatan keuangan yang belum tertib, pencampuran keuangan pribadi dan usaha, serta lemahnya perencanaan dan pengendalian arus kas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan manajemen keuangan pada usaha kuliner Minang di Malaysia melalui pelatihan, pendampingan, dan praktik langsung pengelolaan keuangan usaha. Metode yang digunakan meliputi presentasi dan diskusi, workshop pencatatan keuangan sederhana, serta pendampingan dan konsultasi penerapan manajemen keuangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran pelaku usaha terhadap pentingnya manajemen keuangan yang terstruktur dan sistematis. Pelaku usaha menjadi lebih mampu melakukan pencatatan keuangan secara tertib, mengelola arus kas dengan lebih baik, serta memisahkan keuangan pribadi dan keuangan usaha. Dengan demikian, optimalisasi manajemen keuangan melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme, keberlanjutan, dan daya saing usaha kuliner Minang di Malaysia. 
Disengagement in the Digital Era: Unpacking the Mediating Role of Technostress Between Job Insecurity, Digital Workload, Boreout, and Digital Presenteeism Damayanti, Nora; Ramadhi, Ramadhi; Andrefson, Edo
Journal of Enterprise and Development (JED) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Faculty of Islamic Economics and Business of Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/jed.v8i1.14723

Abstract

Purpose: This study examines how digital workload and job insecurity affect employee disengagement—operationalized as boreout and digital presenteeism—by assessing technostress as a mediating mechanism in digital-intensive workplaces.Method: A quantitative, correlational survey design was employed. Data were collected from 421 employees across multiple industries using voluntary sampling. The proposed direct and indirect relationships among digital stressors, technostress, and disengagement outcomes were tested using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM).Result: Digital workload significantly increased technostress, whereas job insecurity emerged as a strong predictor of digital presenteeism. Technostress had a significant positive effect on boreout but did not significantly predict digital presenteeism. Mediation analysis showed that technostress did not mediate the relationship between digital workload and boreout; however, digital workload exerted an indirect effect on digital presenteeism via technostress.Practical Implications for Economic Growth and Development: By elucidating how digital stressors undermine employee engagement and productivity, this study provides evidence-based guidance for designing healthier digital work systems. Interventions aimed at reducing technostress, optimizing digital workload, and mitigating job insecurity may enhance workforce efficiency, strengthen organizational performance, and support broader economic growth in digitally transforming economies.Originality/Value: The study demonstrates that distinct digital stressors produce different forms of disengagement: digital workload is more strongly associated with boreout, whereas job insecurity is more closely linked to digital presenteeism, with technostress functioning as a selective mediating pathway.