Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

GAMBARAN EFEK SAMPING OBAT KEMOTERAPI PASIEN KANKER PAYUDARA DI RSUD Dr. PIRNGADI KOTA MEDAN Ilmi Widya Sari; Kiki Rawitri; Dalimunthe, Gabena Indrayani; Nasution, Haris Munandar
FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS, dan KESEHATAN Vol. 4 No. 1 (2024): FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS dan KESEHATAN
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/farmasainkes.v4i1.3352

Abstract

Di seluruh dunia, 40 kasus baru kanker payudara terdeteksi per 100.000 wanita setiap tahun, dengan tingkat kematian 21,5% dan tingkat deteksi kasus baru 30,5%. Kemoterapi, yang bekerja dengan membunuh sel kanker satu per satu, merupakan salah satu pilihan pengobatan. Pada tahun 2021 dan 2023, pasien yang menjalani kemoterapi kanker payudara di RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan akan menjadi subjek penelitian ini. Metode penelitian pada penelitian ialah penelitian observasional cross-sectional. Pengumpulan data dilakukan secara retrospektif mulai tahun 2021 hingga 2023. Sebanyak 70 pasien memenuhi kriteria inklusi, dan besar sampel ditentukan dengan menggunakan probability sampling dengan prosedur simple random sampling. Di antara efek samping kemoterapi yang paling umum, menurut penelitian ini, adalah sebagai berikut: mual dan muntah pada 46 pasien (30,1%), alopecia pada 43 pasien (28,1%), anemia pada 29 pasien (19,0%), nyeri pada 18 pasien (11,8%), neutropenia pada 12 pasien (7,8%), konstipasi pada 3 pasien (2,0%), hipersensitivitas kulit, dan sesak napas pada 1 pasien (0,7%). Penelitian menemukan bahwa di antara pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi, mual dan muntah merupakan efek samping yang paling sering dilaporkan.
Edukasi Pemanfaatan Tanaman Obat Tradisional sebagai Upaya Peningkatan Daya Tahan Tubuh Kiki Rawitri; Wahyuni, Sri; Rani, Zulmai; Ginting, Ovalina Sylvia Br.
Jurnal Bakti Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): Jurnal Bakti Nusantara
Publisher : Pustaka Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63763/jbn.v1i3.46

Abstract

Musim pancaroba menyebabkan terjadinya perubahan suhu dan tekanan udara yang berakibat pada penurunan imunitas tubuh secara drastis. Imunitas tubuh yang lemah menyebabkan beberapa penyakit mudah masuk kedalam tubuh. Penyakit yang muncul dapat dieliminasi dengan mengkonsumsi obat herbal tradisonal. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan memberikan edukasi terkait manfaat obat tradisional di sekitar lingkungan masyarakat yang dapat digunakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Pemberian edukasi dan penyuluhan dilakukan dengan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab kepada masyarakat sekitar Apotek Farmasi UMN Al-Washliyah. Beberapa jenis tanaman yang disosialisasikan adalah jahe, kunyit, sereh, lengkuas, meniran, dan daun kelor, karena tanaman ini mempunyai kandungan kimia yang memiliki aktivitas farmakologi sebagai imunostimulan. Penilaian tingkat pengetahuan dilakukan menggunakan kuesioner yang berisi materi sebelum dan sesudah edukasi (pre dan post test). Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman mengenai jenis tanaman obat yang mampu meningkatkan daya tahan tubuh.
Strategi Sosialisasi Pendidikan Anti Narkoba, Psikotropika dan Zat Adiktif (NAPZA) di Era Modern : Studi Kasus Pada SMPN 1 Tebing Syahbandar Sri Wahyuni; Kiki Rawitri; Bella Novia Sumantri; Devi Lola Viana; Karmida, Karmida; Khairil Azhari Nasution; Sofi Ayu
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 2: Januari 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v3i2.2746

Abstract

This research aims to evaluate the impact of anti-drug socialization activities held by Tebing Syahbandar District Community Service (KKN) students at SMPN 1 Tebing Syahbandar. A qualitative approach was used to gain an in-depth understanding of student and teaching staff participation, responses to various outreach activities, and the impact felt after implementing the activities. A preliminary study was conducted to collect information about school policies regarding drug abuse and understand the context of student life at SMPN 1 Tebing Syahbandar. The design of socialization activities involves identifying workshops, seminars and anti-drug campaigns, with adjustments to the activity design according to the needs and characteristics of students and teaching staff. The research results showed a high level of participation from students and teaching staff, with a positive response to the outreach activities. Interactive workshops, seminars with expert speakers, and creative campaigns have succeeded in providing relevant information, changing attitudes, and creating an environment of open dialogue in schools. Interviews with students and teachers revealed positive changes in knowledge, attitudes, and motivation to be actively involved in drug abuse prevention. Data analysis highlights the success of outreach activities in creating positive impacts, including increasing understanding and changing attitudes towards drugs. This research contributes to further understanding of the effectiveness of socialization strategies in the school environment and provides a basis for the development of similar activities in other educational institutions. The implication is that this approach can be adopted to increase awareness and prevent drug abuse among teenagers.
Edukasi Penggunaan Obat dan Perawatan Luka Pasca Khitanan Massal di Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang Damanik, Ferina Septiani; Sri Wahyuni; Cut Intan Annisa Puteri; Kiki Rawitri
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v4i4.1917

Abstract

Khitan merupakan prosedur bedah minor yang umum dilakukan sebagai bagian dari tradisi agama dan budaya di Indonesia. Namun, praktik ini tetap memiliki risiko komplikasi, terutama apabila perawatan luka pasca-prosedur tidak dilakukan dengan benar. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua atau wali dalam penggunaan obat dan perawatan luka pasca-khitan pada kegiatan khitanan massal di Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Metode pelaksanaan meliputi pemberian paket obat-obatan, penyuluhan, serta demonstrasi praktik perawatan luka kepada 30 peserta khitan dan orang tua pendamping. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mayoritas peserta berusia 8–10 tahun, sehingga peran orang tua menjadi krusial dalam mendukung penyembuhan luka. Edukasi yang diberikan berhasil meningkatkan pemahaman orang tua mengenai dosis dan cara penggunaan obat, teknik pembersihan luka, prinsip asepsis, serta tanda-tanda infeksi yang harus diwaspadai. Evaluasi lisan menunjukkan adanya peningkatan rasa percaya diri orang tua dalam melakukan perawatan luka di rumah. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model edukasi yang efektif untuk diterapkan pada kegiatan khitanan massal di komunitas lainnya guna meminimalkan risiko komplikasi pasca-khitan.