ABSTRAK Desa Tianyar di Kabupaten Karangasem memiliki potensi mangga dan jambu mete yang belum diolah optimal serta menghadapi masalah anemia dan gizi buruk tinggi. Melalui program PM-BEM 2025, sinergi Kelompok Tani Taman Sari dan kader posyandu dilakukan untuk mengolah potensi lokal menjadi pangan fungsional Kukis Mangga Mete dan Granola Mangga Mete guna meningkatkan ekonomi dan kesehatan masyarakat, mewujudkan Karangasem GEMILANG yang sehat, produktif, dan berdaya saing. Memberdayakan masyarakat Desa Tianyar melalui sinergi Kelompok Tani Taman Sari dan kader posyandu dalam mengolah potensi lokal mangga dan mete menjadi produk pangan fungsional Kukis Mangga Mete dan Granola Mangga Mete guna meningkatkan nilai ekonomi hasil tani serta mendukung pencegahan anemia dan gizi buruk di Kabupaten Karangasem. Program dilaksanakan dengan pendekatan edukatif-partisipatif melalui observasi awal dan FGD, edukasi gizi dan pangan fungsional, pelatihan produksi olahan mangga–mete, diskusi kelompok, serta evaluasi melalui pre–post test dan observasi praktik. Program Karangasem GEMILANG meningkatkan pengetahuan peserta tentang pangan fungsional dari 6,5% menjadi 85,2%, serta keterampilan produksi, pengemasan, dan pemasaran produk MangMete Cookies dan MangMete Bar mencapai lebih dari 80%. Sinergi kelompok tani dan kader posyandu efektif memberdayakan masyarakat dalam pengolahan pangan lokal berbasis mangga dan mete, meningkatkan ekonomi desa, serta mendukung pencegahan anemia dan gizi buruk di Kabupaten Karangasem. Kata Kunci: Anemia, Gizi Buruk, Pangan Fungsional, Mangga, Mete. ABSTRACT Tianyar Village in Karangasem Regency has great potential in mango and cashew cultivation; however, these local resources have not been optimally processed, while the community faces high rates of anemia and malnutrition. Through the PM-BEM 2025 program, a synergy between the Taman Sari Farmers Group and Posyandu health cadres is established to transform local agricultural products into functional foods Mango Cashew Cookies (MangMete Cookies) and Mango Cashew Granola Bars (MangMete Bars) aimed at improving both the community’s economy and health, realizing Karangasem GEMILANG as a healthy, productive, and competitive region. To empower the community of Tianyar Village through collaboration between the Taman Sari Farmers Group and Posyandu cadres in processing local mango and cashew resources into functional food products that enhance agricultural economic value and support anemia and malnutrition prevention in Karangasem Regency. The program was carried out using an educative–participatory approach through initial observation and FGD, nutrition and functional food education, training on mango–cashew product processing, group discussions, and evaluation through pre–post tests and practice observations. The Karangasem GEMILANG program increased participants’ knowledge of functional foods from 6.5% to 85.2%, while skills in production, packaging, and marketing of MangMete Cookies and MangMete Bars improved to over 80%. The synergy between farmer groups and posyandu cadres effectively empowered the community in processing local mango and cashew-based functional foods, improving the village economy and supporting anemia and malnutrition prevention in Karangasem Regency. Keywords: Anemia, Malnutrition, Functional Food, Mango, Cashew.