Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Experimental Analysis of Mechanical and Thermal Properties of Sugar Palm Fiber-Plastic Composite Roofs Wijianto, Agus; Ma'a, Mustaza; Yanda Zaira, Jupri; Rizkyana, Rizkyana; Arif Sitinjak, Bherry
Journal of Ocean, Mechanical and Aerospace -science and engineering- Vol 69 No 3 (2025): Journal of Ocean, Mechanical and Aerospace -science and engineering- (JOMAse)
Publisher : International Society of Ocean, Mechanical and Aerospace -scientists and engineers- (ISOMAse)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36842/jomase.v69i3.553

Abstract

This research aims to enhance the performance of Palm Sugar Fiber (PSF) or Ijuk roofing by combining it with recycled High Density Polyethylene (HDPE) plastic as a binder and outer protective layer. The method was used an experimental study with several variations in fiber form and mass, followed by performance testing on temperature, noise, and mechanical properties (tensile, compressive, and impact strength). The results showed that the 40-gram long fiber variation provided the most optimal performance. The indoor temperature beneath the PSF roof was recorded at 38.2°C. The absolute thermal conductivity value was calculated at 0.23 W/m·K. In noise reduction tests, the PSF roof recorded 39.6 dB compared to 74.2 dB for zinc roofing. In terms of strength, the palm fiber roof achieved a tensile strength of 13.24 MPa and the impact strength of 3.16 Joules. Thus, the fiber (fiber) composite roof with HDPE binder demonstrates superior thermal and sound insulation capabilities, as well as sufficient mechanical strength, making it a promising environmentally friendly alternative for modern roofing materials.
Distribusi Panas pada Mesin Pengering Biji Kakao Berbasis Simulasi CFD dengan Variasi Sudut Ventilasi dan Kemiringan Corong Ma'a, Mustaza; Olvaries, Rahmat; Pratama, Raffi Putra; By Haqy, Ahmad Jheant
Aptek Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 18, No. 01, Desember 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v18i1.4126

Abstract

Pengeringan biji kakao merupakan tahap pasca panen yang sangat penting dan sangat mempengaruhi kualitas akhir produk, namun proses pengeringan konvensional masih menghadapi masalah distribusi panas yang tidak merata yang mempengaruhi kualitas dan efisiensi energi. Studi ini menganalisis pengaruh variasi sudut ventilasi dan kemiringan corong terhadap distribusi suhu dan pola aliran udara dalam mesin pengering biji kakao. Metode yang digunakan adalah simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD) berdasarkan analisis transfer panas dan aliran fluida dengan variasi sudut ventilasi 45°, 60°, dan 80°, serta sudut kemiringan corong 104°, 115°, dan 121°. Sudut ventilasi 45° menghasilkan distribusi temperatur paling merata akibat aliran udara panas yang menyilang dan waktu tinggal udara yang lebih panjang di dalam ruang pengering dan kemiringan corong 104° disarankan karena dapat menghasilkan aliran udara yang stabil dan distribusi suhu yang lebih seragam. Temuan ini menunjukkan bahwa mengoptimalkan geometri ventilasi dan corong secara signifikan meningkatkan kinerja termal mesin pengering, sehingga meningkatkan efisiensi proses dan kualitas pengeringan biji kakao.
KARAKTERISASI KINERJA TERMAL BRIKET TEMPURUNG KELAPA MELALUI PENGUJIAN KADAR AIR, NILAI KALOR, DAN LAJU PEMBAKARAN Hidayat, Alvilailatul; Ma'a, Mustaza; Akhyan, Amnur; Akbar Irdam, Fortinov
SINERGI POLMED: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Februari
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/sinergipolmed.v7i1.2671

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja termal briket bioarang berbahan dasar tempurung kelapa sebagai sumber energi alternatif. Fokus pengujian pada parameter kadar air, nilai kalor, dan laju pembakaran. Metode yang digunakan adalah studi eksperimental melalui pembuatan briket dengan dua variasi desain yakni 1 lubang dan 2 lubang. Setiap variasi diuji sebanyak lima kali pengujian dan hasilnya dievaluasi kesesuaiannya terhadap parameter Standar Nasional Indonesia (SNI 01-6235-2000). Hasil pengujian menunjukkan  bahwa nilai kadar air terendah mencapai 9% pada variasi 1 lubang. Sedangkan nilai kalor tertinggi yang didapatkan adalah 26,129 kal/g pada beberapa sampel di kedua variasi. Untuk laju pembakaran variasi 1 lubang mencatatkan nilai sebesar 0,582 g/menit. Berdasarkan data tersebut kualitas briket yang dihasilkan baik dari segi kadar air maupun nilai kalor belum memenuhi standar mutu SNI 01-235-2000. Oleh karena itu direkomendasikan agar penelitian selanjutnya lebih mengontrol tingkat kelembaban udara selama proses pengeringan dan penyimpanan, serta mengoptimalkan kerapatan adonan briket guna menekan kadar air dan meningkatkan nilai kalor secara maksimal.