Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGARUH METODE PROJECT BASED LEARNING TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SENI BUDAYA DAN KETERAMPILAN Putri, Triana
JIPD (Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar) Vol. 7 No. 2 (2023): JIPD (Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar)
Publisher : PGSD UNIKA SANTU PAULUS RUTENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36928/jipd.v7i2.1887

Abstract

Tujuan saya membuat penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode project based learning terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran seni budaya dan keterampilan. Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui apakah model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan prestasi belajar seni budaya dan keterampilan. Ini, karena pada saat ini guru lebih sering dengan menggunakan metode segmentasi dimulai dengan membagi aktivitas dalam kelas menjadi lima tahap, yaitu, pembelajaran, tugas membaca, latihan menulis, diskusi, dan analisis diskusi. Model pembelajaran project based learning ini bagus di gunakan untuk mata pelajaran seni budaya dan keterampilan. Dalam mata pelajaran ini banyak di temukan masalah-masalah yang berkaitan dengan materi pembelajaran. Dengan memilih metode pembelajaran project based learning, sehingga siswa bisa memecahkan permasalahan dalam belajar, serta lebih bisa menyelesaikan kegitan pembelajaran yang lebih efektif.
Analisis Linguistik dan Pragmatik Kata Ganti Subjek dan Objek dalam Bahasa Arab-Melayu Suryani, Irma; Amisa, Siti; Putri, Triana
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 3 No 6 (2024): Anthor 2024
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v3i6.366

Abstract

Bahasa Arab-Melayu merupakan warisan budaya yang memiliki nilai historis dan linguistik yang penting. Salah satu aspek tata bahasanya yang menarik untuk dikaji adalah sistem kata ganti (dhamir), yang mencakup jenis kata ganti subjek dan objek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan dan fungsi kata ganti dalam bahasa Arab-Melayu, khususnya dhamir bāriz (kata ganti yang tampak) dan dhamir mustatir (kata ganti tersembunyi). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis konten. Data diperoleh dari studi pustaka terhadap naskah-naskah, dokumen, dan sumber literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kata ganti dalam bahasa Arab-Melayu diklasifikasikan berdasarkan gender (muzakkar/mu'annats) dan jumlah (mufrad, mutsanna, jamak). Kata ganti juga terbagi ke dalam dhamir muttasil (kata ganti bersambung) dan dhamir munfasil (kata ganti terpisah). Penggunaannya dipengaruhi oleh faktor gramatikal, semantik, dan sosial-budaya. Fungsi utama kata ganti meliputi efisiensi komunikasi, kejelasan makna, dan kohesi teks. Kesimpulannya, sistem kata ganti dalam bahasa Arab-Melayu tidak hanya memiliki fungsi linguistik, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai sosial dan budaya masyarakat penggunanya. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami sistem kata ganti dalam bahasa Arab-Melayu serta relevansinya dalam pelestarian bahasa dan budaya.
Efektifitas Iklan YouTube: Korelasi antara Kredibilitas Tasya Farasya dengan Ulasan Produk Maybelline Putri, Triana; Rayhan, Muhammad; Marta, Rustono Farady; Ahmad, Rosmalia; Harliyono, Maria
Jurnal Ilmiah Multimedia dan Komunikasi JIMK Vol. 9 No. 1, June 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Multi Media "MMTC" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56873/jimk.v9i1.307

Abstract

Influencers can strengthen the effectiveness of advertising by consumers when they are considered to have good credibility, so they buy the product. The aim of the research is to determine the relationship between Tasya Farasya's credibility and the effectiveness of Maybelline product reviews as marketing communication strategy.  Previous study of Credibility Theory by Hovland & Weiss found that audiences tend to give a higher level of approval when the source has a high reputation. There are two variables that will be measured, namely source credibility and review effectiveness. Source credibility is measured using the dimensions of attractiveness, trustworthiness, and expertise. Also, advertising effectiveness is measured using the dimensions of personal engagement and interactive engagement. The research used a survey-based explanatory quantitative approach by distributing questionnaires to 100 consumers of Maybelline products. The data obtained was processed using SPSS version 27 software, and analyzed by correlation. Research findings show that there is a significant and strong relationship between Tasya Farasya's credibility and the effectiveness of Maybelline product advertising. Therefore, it can be concluded that Tasya Farasya's credibility is able to strengthen the effectiveness of Maybelline product advertising.
Analisis Linguistik dan Pragmatik Kata Ganti Subjek dan Objek dalam Bahasa Arab-Melayu Suryani, Irma; Amisa, Siti; Putri, Triana
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 3 No 6 (2024): Anthor 2024
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v3i6.366

Abstract

Bahasa Arab-Melayu merupakan warisan budaya yang memiliki nilai historis dan linguistik yang penting. Salah satu aspek tata bahasanya yang menarik untuk dikaji adalah sistem kata ganti (dhamir), yang mencakup jenis kata ganti subjek dan objek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan dan fungsi kata ganti dalam bahasa Arab-Melayu, khususnya dhamir bāriz (kata ganti yang tampak) dan dhamir mustatir (kata ganti tersembunyi). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis konten. Data diperoleh dari studi pustaka terhadap naskah-naskah, dokumen, dan sumber literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kata ganti dalam bahasa Arab-Melayu diklasifikasikan berdasarkan gender (muzakkar/mu'annats) dan jumlah (mufrad, mutsanna, jamak). Kata ganti juga terbagi ke dalam dhamir muttasil (kata ganti bersambung) dan dhamir munfasil (kata ganti terpisah). Penggunaannya dipengaruhi oleh faktor gramatikal, semantik, dan sosial-budaya. Fungsi utama kata ganti meliputi efisiensi komunikasi, kejelasan makna, dan kohesi teks. Kesimpulannya, sistem kata ganti dalam bahasa Arab-Melayu tidak hanya memiliki fungsi linguistik, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai sosial dan budaya masyarakat penggunanya. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami sistem kata ganti dalam bahasa Arab-Melayu serta relevansinya dalam pelestarian bahasa dan budaya.
Motivasi Siswa Kelas IV Dan V Dalam Mengikuti Senam Indonesia Hebat Di UPT SD N 13 Sembilan Koto Kabupaten Dharmasraya Putri, Triana; Oktavani, Lucy; Sepriadi, Sepriadi; Zulbahri, Zulbahri
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v5i3.6326

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan motivasi intrinsik dan ekstrinsik siswa kelas IV dan V dalam mengikuti Senam Anak Indonesia Hebat di UPT SD Negeri 13 Sembilan Koto, Kabupaten Dharmasraya. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Populasi berjumlah 109 peserta didik, sedangkan sampel terdiri atas 38 siswa kelas IV dan V yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket motivasi berskala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis dengan persentase. Hasil menunjukkan bahwa motivasi keseluruhan berada pada kategori baik; 32 siswa (84,21%) berkategori baik dan 6 siswa (15,79%) sangat baik. Motivasi intrinsik mencakup 1 siswa (2,63%) berkategori cukup, 33 siswa (86,84%) baik, dan 4 siswa (10,53%) sangat baik. Motivasi ekstrinsik mencakup 18 siswa (47,37%) berkategori baik dan 20 siswa (52,63%) sangat baik. Tidak terdapat siswa berkategori kurang atau kurang sekali. Guru dan sekolah perlu mempertahankan motivasi melalui arahan, penguatan positif, kegiatan menarik, dan sarana yang memadai dan sesuai dengan karakteristik siswa. This study aimed to describe the intrinsic and extrinsic motivation of fourth- and fifth-grade students participating in Senam Anak Indonesia Hebat at UPT SD Negeri 13 Sembilan Koto, Dharmasraya Regency. A quantitative descriptive survey design was used. The population comprised 109 students, while the sample consisted of 38 fourth- and fifth-grade students selected through purposive sampling. Data were collected using a validated and reliable Likert-scale questionnaire and analyzed using percentages. Overall motivation was classified as good; 32 students (84.21%) were in the good category and 6 students (15.79%) were in the very good category. Intrinsic motivation included 1 student (2.63%) in the fair category, 33 students (86.84%) in the good category, and 4 students (10.53%) in the very good category. Extrinsic motivation included 18 students (47.37%) in the good category and 20 students (52.63%) in the very good category. No students were classified as poor or very poor. Teachers and schools should maintain motivation through clear guidance, positive reinforcement, engaging activities, and adequate facilities.