Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Teladan Moral dalam Alkitab: Pendidikan Karakter dari Kehidupan Tokoh Alkitab Sinambela, Juita; Sinaga, Janes; Hutabarat, Bernard Maruli; Woran, Ramlen; Siswanto, Daniel
Global Education Journal Vol. 1 No. 3 (2023): Global Education Journal (GEJ)
Publisher : Civiliza Publishing, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/gej.v1i3.216

Abstract

The aims of this study are to: Analyze the character values that can be learned from the stories of Bible characters. Character education has become a major concern in the world of modern education. Along with technological developments and globalization, moral and ethical challenges are increasingly complex, thus giving an urgency to prioritize character education among the younger generation. Character must be continuously formed to make someone with a strong character. Losing character, that means we have lost everything. Thus expressing how important character is in this life. This research will use a qualitative approach through literature studies involving analysis of Bible texts, textbooks on character education, as well as research related to religious and moral education. This research makes a significant contribution to the world of education, especially in developing strategies and character education programs that are more holistic and based on solid moral values. By understanding and applying the moral examples of Bible characters, it is hoped that this will create a generation with strong character and the potential to become leaders with integrity in the future.
Konflik Sikap Orang Yang Kerasukan Setan: Menyembah Atau Menolak Kristus-Ilahi Berdasarkan Markus 5:7 Sinaga, Dina Julyanti; Sinaga, Janes; Sinambela, Juita
Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 1 (2023): JIMI - JULI
Publisher : PT. PENERBIT TIGA MUTIARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61404/jimi.v1i1.2

Abstract

Penelitian ini membahas tentang konflik sikap yang dialami oleh individu yang mengalami kerasukan setan, terutama dalam konteks menyembah atau menolak Kristus-Ilahi. Kuasa roh-roh jahat ada disekeliling umat manusia untuk menjauhkan umat-Nya dari percaya kepada Allah, namu Allah menunjukan bahwa Ia lebih berkuasa yang sanggup menaklukkan setiap kuasa kegelapan. Penelitian ini berfokus pada analisis naratif pada bagian Alkitab dari Markus 5, di mana seorang pria kerasukan setan berhadapan langsung dengan Yesus Kristus. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis teks Alkitab dan pendekatan kualitatif dalam menginterpretasi narasi yang ada. Data dikumpulkan dari teks Alkitab Markus 5 dan kajian literatur lainnya, dengan fokus pada karakteristik dan tindakan individu yang kerasukan setan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik sikap dalam cerita Markus 5 mencerminkan perjuangan internal yang mendalam antara kekuatan spiritual yang bertentangan. Di satu sisi, sikap individu yang kerasukan setan cenderung berupaya untuk menyembah Kristus-Ilahi, yang menunjukkan adanya keinginan untuk dibebaskan dari pengaruh jahat setan. Di sisi lain, terdapat sikap menolak Kristus-Ilahi yang berasal dari kekuatan setan yang berusaha untuk mempertahankan dominasinya atas individu tersebut dan masyarakat sekitar.
Pentingnya Memahami Roh Nubuat Di Kalangan Orang Muda Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Beni Chandra Purba; Sinambela, Juita; Sinaga, Janes; Pelawi, Stepanus
JUITAK: Jurnal Ilmiah Teologi dan Pendidikan Kristen Vol. 1 No. 1 (2023): JUITAK - MARET
Publisher : PT. Penerbit Tiga Mutiara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61404/juitak.v1i1.27

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendalami pemahaman roh nubuat di kalangan orang muda Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Dalam konteks masyarakat modern yang dipenuhi dengan perubahan dan tantangan, pemahaman nubuat-nubuat Alkitab memiliki peran yang penting dalam membentuk keyakinan dan praktik keagamaan orang muda. Temuan ini menggambarkan kompleksitas dalam pembentukan pemahaman nubuat dan mengidentifikasi tantangan serta peluang dalam mengajar dan memahami nubuat-nubuat Alkitab. Kesimpulan penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang pentingnya nubuat dalam kehidupan orang muda GMAHK dan menawarkan rekomendasi untuk meningkatkan pendekatan pengajaran dan pendidikan roh nubuat di gereja tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan iman dan keterlibatan orang muda dalam GMAHK.
Pengaruh Pemberian Persembahan terhadap Pelayanan dan Kemajuan Kerohanian Anggota Jemaat Tambunan, Tanjung; Sinaga, Janes; Sinambela, Juita
JUITAK: Jurnal Ilmiah Teologi dan Pendidikan Kristen Vol. 2 No. 2 (2024): JUITAK - JUNI
Publisher : PT. Penerbit Tiga Mutiara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61404/juitak.v2i2.212

Abstract

Discussion of offerings cannot be separated from the Bible. In the Bible there are teachings about offerings that are worthy before God in both the Old and New Testaments, but does the giving of offerings have an effect on the progress of ministry and the spirituality of church members? The aim of the research is to find out, analyze, explore and test the description of the giving of offerings as well as the ministry and the spiritual progress of church members. Obtaining the influence of giving offerings on ministry, as well as the influence of giving offerings and serving on the spiritual progress of church members. This study uses a descriptive qualitative method, by analyzing and explaining the effect of offerings on the progress of ministry and the spirituality of Congregational Members. To be able to carry out effective evangelism, everything must be supported by the power of funding, this can be done through the calling of sacrifice to give offerings. Offerings are a means of funding evangelism to make it more effective. In this case all church members can be involved, and this affects the progress of ministry and spiritual growth.
Naaman dalam Dua Perjanjian: Studi Intertekstual antara 2 Raja-Raja 5 dan Lukas 4:27 tentang Universalitas Anugerah Allah Sinambela, Juita; Sinaga, Janes
JUITAK: Jurnal Ilmiah Teologi dan Pendidikan Kristen Vol. 2 No. 3 (2024): JUITAK - SEPTEMBER
Publisher : PT. Penerbit Tiga Mutiara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61404/juitak.v2i3.393

Abstract

Kisah Naaman, seorang perwira Aram yang disembuhkan dari penyakit kusta dalam 2 Raja-Raja 5, memperoleh makna teologis yang lebih mendalam ketika Yesus menyebutnya dalam Lukas 4:27 sebagai satu-satunya yang disembuhkan pada zaman nabi Elisa. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah hubungan intertekstual antara kedua perikop tersebut melalui pendekatan teologi naratif dan intertekstualitas biblika. Fokus utama diarahkan pada eksplorasi makna teologis dari penyebutan tokoh non-Israel oleh Yesus, sekaligus implikasinya terhadap konsep universalitas anugerah Allah yang melampaui batas etnis, nasional, dan religius. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penyembuhan Naaman bukan sekadar mukjizat fisik, melainkan simbol keterbukaan keselamatan Allah bagi semua bangsa yang bersedia percaya dan taat kepada-Nya. Dengan mengutip kisah Naaman, Yesus menantang eksklusivisme religius yang sering kali membatasi karya Allah hanya pada kelompok tertentu, serta menyatakan inklusivitas misi Kerajaan Allah yang bersifat lintas batas dan transformatif. Narasi ini juga memperlihatkan bahwa karya keselamatan Allah sejak Perjanjian Lama sudah diarahkan pada pemulihan universal, yang mencapai puncaknya dalam pelayanan Yesus Kristus. Dengan demikian, kisah Naaman menegaskan pentingnya gereja masa kini untuk mewujudkan misi yang terbuka, kontekstual, dan inklusif, sebagai respons terhadap kasih karunia Allah yang tidak terbatas oleh kebangsaan, budaya, maupun tradisi keagamaan tertentu.