Articles
Kloning dalam Perspektif Iman Kristiani
Pasaribu, Nimrod Faberland;
Pane, Exson;
Nainggolan, Bartholomeus;
Sinaga, Janes
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (234.336 KB)
|
DOI: 10.54371/jiip.v6i3.1693
Tuhan menciptakan manusia sepasang: pria dan Wanita. Mereka diciptakan dalam keberbedaan tetapi satu kesatuan. Pada akhir-akhir ini muncul penelitian tentang kloning, yang diawali kloning pada tumbuhan dan hewan namun belakangan mengarah kloning pada manusia. Manusia kloning merusak tatanan sosial dan pernikahan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana konsep penciptaan mula-mula pada saat Tuhan menciptakan manusia dimana mereka berkuasa di bumi dan beranak cucu dan bertambah banyak, tetapi melalui konsep keluarga yang terdiri dari ayah ibu dan anak, dimana berbeda dengan kloning yang tidak membutuhkan pasangan laki-laki dan perempuan. Penelitian menggunakan metode kualitatif melalui studi pustaka. Meskipun usaha para ilmuwan untuk terus mengembangkan kloning manusia, sebagai orang Kristen kita harus menentukan sikap dalam hal ini. Alkitab mengajarkan Allah sebagai inisiator pertama menciptakan manusia menurut gambar dan rupa Allah dalam hal ini menciptakan manusia, hak dan kewajiban tunggal Tuhan.
Teladan Moral dalam Alkitab: Pendidikan Karakter dari Kehidupan Tokoh Alkitab
Sinambela, Juita;
Sinaga, Janes;
Hutabarat, Bernard Maruli;
Woran, Ramlen;
Siswanto, Daniel
Global Education Journal Vol. 1 No. 3 (2023): Global Education Journal (GEJ)
Publisher : Civiliza Publishing, Indonesia.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59525/gej.v1i3.216
The aims of this study are to: Analyze the character values that can be learned from the stories of Bible characters. Character education has become a major concern in the world of modern education. Along with technological developments and globalization, moral and ethical challenges are increasingly complex, thus giving an urgency to prioritize character education among the younger generation. Character must be continuously formed to make someone with a strong character. Losing character, that means we have lost everything. Thus expressing how important character is in this life. This research will use a qualitative approach through literature studies involving analysis of Bible texts, textbooks on character education, as well as research related to religious and moral education. This research makes a significant contribution to the world of education, especially in developing strategies and character education programs that are more holistic and based on solid moral values. By understanding and applying the moral examples of Bible characters, it is hoped that this will create a generation with strong character and the potential to become leaders with integrity in the future.
Set: Dasar, Memanggil Nama Tuhan
Sinaga, Japolman;
Hutagalung, Stimson;
Ferinia, Rolyana;
Siswanto, Daniel;
Sinaga, Janes
Jurnal Syntax Fusion Vol 2 No 04 (2022): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia
Publisher : CV RIFAINSTITUT
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54543/fusion.v2i04.191
Sebagai umat manusia penting mengetahui siapa yang menciptakannya, sehingga setiap orang datang untuk menyembah penciptanya dengan benar dan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui melalui Set anak dari Adam kita dapat mempelajari dasar penyebutan nama Allah sebagai khalik yang harus disembah. Allah selalu rindu menyatakan diri-Nya agar manusia dapat mengenal dan mengasihi-Nya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan studi kepustakaan dari literatur yang tersedia. Hasil dari penelitian ini adalah keturunan Adam manusia pertama itu adalah selalu memperkenalkan Allah kepada keturunannya, namun ada diantaranya mengenal dengan keliru disaat yang sama masih mempertahankan pengenalan akan Allah dengan benar. Dengan mengenal Allah dengan benar maka akan meuntun kepada penyembahan atau perbaiktian yang benar dari zaman ke zaman hingga masa kini dan masa yang akan datang.
Keimanan Abraham Berdasarkan Ibrani 11
Sinambela, Juita Lusiana;
Sinaga, Janes;
Tinenti, Max Lucky;
Pelawi, Stepanus
SOPHIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Vol. 3 No. 2 (2022): SOPHIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Toraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34307/sophia.v3i2.97
Abstract: The story of the Bible character Abraham is a source of inspiration for every human being living in this world to continue to believe in God. Abraham is listed in Hebrews chapter 11 as a believer or believer. Abraham was an ordinary man and sometimes lived in weakness and doubt in his actions, but his act or obedience to God by accepting his call out of his hometown to a foreign land for him as a promised land for him. Abraham was also called a believer when he obeyed God's command to sacrifice his son Isaac on Mount Moriah as a burnt offering, which was offered to God, although in the end God offered a substitute sacrifice. The story of Abraham states that everyone has the opportunity to be called a believer like Abraham by obeying and believing in God's commands. This research was conducted using a qualitative method by collecting literature data from a bibliography such as the Bible, books and journals, so that it can lead everyone to become a believer like Abraham Abstrak: Kisah tokoh Alkitab Abraham menjadi sumber inspirasi bagi setiap manusia yang hidup di dunia ini untuk tetap percaya kepada Tuhan. Abraham dicatatkan dalam kitab Ibrani pasal 11 sebagai orang percaya atau beriman. Abraham adalah manusia biasa dan kadang kala hidup dalam kelemahan dan keraguan dalam tindakannya, namun tindakan atau penurutannya kepada Allah dengan menyambut panggilannya keluar dari kampung halamannya ke negeri asing baginya sebagai tanah perjanjian baginya. Abraham juga disebut beriman ketika dia menuruti perintah Allah untuk mengorbankan Anaknya Ishak di bukit Moria sebagai korban bakaran, yang dipersembahkan kepada Tuhan, walaupun pada akhirnya Allah memberikan korban pengganti. Kisah Abraham menyatakan kepada setiap orang memiliki kesempatan disebut menjadi orang percaya seperti Abraham dengan menurut dan percaya kepada akan perintah Tuhan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan mengumpulkan data-data literatur dari daftar Pustaka seperti Alkitab, buku-buku dan jurnal, sehingga dapat menuntun setiap orang untuk menjadi orang beriman sebagaimana halnya Abraham.
Konflik Sikap Orang Yang Kerasukan Setan: Menyembah Atau Menolak Kristus-Ilahi Berdasarkan Markus 5:7
Sinaga, Dina Julyanti;
Sinaga, Janes;
Sinambela, Juita
Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 1 (2023): JIMI - JULI
Publisher : PT. PENERBIT TIGA MUTIARA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61404/jimi.v1i1.2
Penelitian ini membahas tentang konflik sikap yang dialami oleh individu yang mengalami kerasukan setan, terutama dalam konteks menyembah atau menolak Kristus-Ilahi. Kuasa roh-roh jahat ada disekeliling umat manusia untuk menjauhkan umat-Nya dari percaya kepada Allah, namu Allah menunjukan bahwa Ia lebih berkuasa yang sanggup menaklukkan setiap kuasa kegelapan. Penelitian ini berfokus pada analisis naratif pada bagian Alkitab dari Markus 5, di mana seorang pria kerasukan setan berhadapan langsung dengan Yesus Kristus. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis teks Alkitab dan pendekatan kualitatif dalam menginterpretasi narasi yang ada. Data dikumpulkan dari teks Alkitab Markus 5 dan kajian literatur lainnya, dengan fokus pada karakteristik dan tindakan individu yang kerasukan setan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik sikap dalam cerita Markus 5 mencerminkan perjuangan internal yang mendalam antara kekuatan spiritual yang bertentangan. Di satu sisi, sikap individu yang kerasukan setan cenderung berupaya untuk menyembah Kristus-Ilahi, yang menunjukkan adanya keinginan untuk dibebaskan dari pengaruh jahat setan. Di sisi lain, terdapat sikap menolak Kristus-Ilahi yang berasal dari kekuatan setan yang berusaha untuk mempertahankan dominasinya atas individu tersebut dan masyarakat sekitar.
Strategi Adaptif Dalam Meredakan Konflik Keluarga
Tendean, Jolf John;
Sinaga, Janes;
Nainggolan, Sarwedy;
Sinambela, Juita Lusiana
Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 2 (2023): JIMI - OKTOBER
Publisher : PT. PENERBIT TIGA MUTIARA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61404/jimi.v1i2.33
This study aims to analyze the role of adaptive strategies in reducing conflict in the family environment. Through a qualitative approach with case studies, researchers investigate how families deal with and overcome conflict responsively and flexibly. These findings indicate that adaptive strategies, such as effective communication, healthy emotional management, respect for differences, and negotiation skills, have a crucial role in reducing family conflict. This strategy not only contributes to conflict resolution, but also to growth and emotional closeness among family members. The implications of this research provide insight into how families can address conflict challenges in a constructive way, promote harmonious relationships, and support collective growth.
Gula dan Kesehatan: Kajian Terhadap Dampak Kesehatan Akibat Konsumsi Gula Berlebih
Sinaga, Janes;
Sinambela, Juita Lusiana;
Purba, Beni Chandra;
Pelawi, Stepanus
Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 1 (2024): JIMI - JANUARI
Publisher : PT. PENERBIT TIGA MUTIARA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61404/jimi.v2i1.84
Excessive sugar consumption has become a major public health problem in recent times. The purpose of this review article is to provide a comprehensive picture of the harmful effects of sugar consumption on human health. The review includes an analysis of various studies and scientific findings conducted over the past few decades. This review examines the impact of excess sugar consumption on a range of health outcomes, including obesity, diabetes, heart disease, and cancer. The study also addresses the mechanisms underlying the link between sugar consumption and the development of such health problems. The results of this study showed that excessive sugar consumption significantly increases the risk of various serious diseases and health problems. That's why it's important for individuals and society to reduce sugar consumption and eat healthier. This overview provides a better understanding of the importance of being aware of the adverse health impacts of sugar consumption and lays the groundwork for efforts to effectively address this issue.
KALEB DAN KARAKTERNYA: OPTIMIS, JUJUR DAN KONSISTEN
Christiawan, Albert;
Sinaga, Janes;
Sinambela, Juita Lusiana
JKP: Jurnal Khasanah Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023): JKP: Jurnal Khasanah Pendidikan, Januari 2023
Publisher : ASIAN PUBLISHER
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58738/jkp.v1i2.145
Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami pentingnya menjadi seorang yang berkarakter walaupun minim akan dukungan komunitasnya, dalam hal ini ditunjukkan oleh tokoh Alkitab bernama Kaleb. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan kajian studi pustaka. Kaleb adalah salah satu pemimpin suku Yehuda yang ditugasi oleh Musa untuk melakukan pekerjaan pengintaian tanah perjanjian/tanah Kanaan. Uniknya Kaleb dan Yosua memberikan pernyataan yang berbeda dibandingkan dengan pernyataan teman-temannya yang lain, sehingga hal ini membawa Bangsa Israel dapat memasuki Tanah Perjanjian. Kaleb, walaupun masih muda mampu melakukan suatu tindakan yang merubah nasib bangsa Israel. Sebagai umat Tuhan tidak akan membatasi dirinya untuk tetap menunjukkan karakternya walaupun dalam situasi sebagai yang terkecil (minoritas), karena kebenaran tetaplah kebenaran.
Pentingnya Memahami Roh Nubuat Di Kalangan Orang Muda Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK)
Beni Chandra Purba;
Sinambela, Juita;
Sinaga, Janes;
Pelawi, Stepanus
JUITAK: Jurnal Ilmiah Teologi dan Pendidikan Kristen Vol. 1 No. 1 (2023): JUITAK - MARET
Publisher : PT. Penerbit Tiga Mutiara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61404/juitak.v1i1.27
Penelitian ini bertujuan untuk mendalami pemahaman roh nubuat di kalangan orang muda Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Dalam konteks masyarakat modern yang dipenuhi dengan perubahan dan tantangan, pemahaman nubuat-nubuat Alkitab memiliki peran yang penting dalam membentuk keyakinan dan praktik keagamaan orang muda. Temuan ini menggambarkan kompleksitas dalam pembentukan pemahaman nubuat dan mengidentifikasi tantangan serta peluang dalam mengajar dan memahami nubuat-nubuat Alkitab. Kesimpulan penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang pentingnya nubuat dalam kehidupan orang muda GMAHK dan menawarkan rekomendasi untuk meningkatkan pendekatan pengajaran dan pendidikan roh nubuat di gereja tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan iman dan keterlibatan orang muda dalam GMAHK.
Nabi Yesaya Teladan Kekuatan Iman dalam Masa Ujian: Menggali Pesan Nabi Yesaya dalam Analisis Makna Puasa dalam Konteks Yesaya 58:6-10
Tamba, Gerbin;
Nainggolan, Sarwedy;
Siswanto, Daniel;
Sinaga, Janes;
Sinambela, Juita Lusiana;
Beni Chandra Purba
JUITAK: Jurnal Ilmiah Teologi dan Pendidikan Kristen Vol. 1 No. 4 (2023): JUITAK - DESEMBER
Publisher : PT. Penerbit Tiga Mutiara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61404/juitak.v1i4.117
This research explores an in-depth understanding of the Prophet Isaiah's message about the strength of faith in facing times of trial, with a focus on analyzing the meaning of fasting in the context described in Isaiah 58:6-10. This research aims to understand how the Prophet Isaiah became an example of the strength of faith through the teachings of fasting, in line with his theological and contextual understanding. Text and context analysis methods are used to detail the meaning and implications of fasting in Isaiah's writings, with the aim of identifying teachings that can empower people to strengthen their faith during times of trial. It is hoped that the results of this research can contribute to practical and theological understanding of the power of faith in the context of trials, especially through understanding the message of the Prophet Isaiah about the meaning of fasting.