Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

IDENTIFIKASI PENCEMARAN LOGAM BERAT PADA SEDIMEN PESISIR PANTAI BABARINA KECAMATAN WOLO, MENGGUNAKAN METODE SUSEPTIBILITAS MAGNETIK Hasmaul Hidayat; Syamsul Razak Haraty; Pou Anda
Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia Vol 4, No 03 (2022): Edisi Desember JRGI (Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia)
Publisher : Jurusan Teknik Geofisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56099/jrgi.v4i03.28642

Abstract

Telah dilakukan pengukuran menggunakan metode suseptibilitas magnetik untuk mengidentifikasikonsentrasi logam berat pada sedimen di wilayah pesisir Pantai Babarina Kecamatan Wolo Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara. Dengan 5 stasiun pengambilan sampel yang berbeda yaitu di daratan, daerah pasang surut, daerah sungai dan daerah pantai. Analisis sedimen di lakukan di Laboratorium Fakultas Ilmu Teknologi Kebumian dan Laboratorium Geo Gea Groub. Penelitian inibertujuan untuk mendapatkan informasi tentang konsenterasi kandungan logam berat pada sedimensebagai indikator pencemaran. Dalam penenlitian ini dilakukan dengan mengukur nilai suseptibilitasmagnetik dan uji X-Ray Flouresence (XRF). Berdasarkan hasil pengukuran yang dilakukan diperolehnilai suseptibitas magnetik 7,3x10⁻⁸ m³kg⁻¹ sampai dengan 40,5x10⁻⁸ m³kg⁻¹. Dari data hasilpengukuran XRF diketahui bahwa konsentrasi logam berat yang tinggi adalah Fe, Mn dan Ni, denganrentang nilai dimana Fe berkisar antara 41170-62360 ppm, Mn berkisar antara 800-1200 ppm, dan Ni berkisar antara 60-100 ppm. Tingkat pencemaran logam berat pada sedimen berdasarkan nilaisuseptibilitas magnetiknya termasuk dalam tingkat I kategori polusi tercemar rendah.Kata kunci: Sedimen, Suseptibilitas Magnetik, XRF, Logam Berat 
STUDI PENENTU TINGKAT ABRASI DAN AKRESI DI PESISIR TELUK KULISUSU Arfian Arfian; Pou Anda; Muliddin Muliddin
Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia Vol 4, No 02 (2022): Edisi Agustus JRGI (Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia)
Publisher : Jurusan Teknik Geofisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56099/jrgi.v4i02.24960

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui faktor penentu tingkat abrasi maupun akresi di pesisir Teluk Kulisusu dengan menggunakan formula yang dikembangkan oleh Sunamura dan Horikawa. Parameter utama yang dihitung adalah tinggi dan panjang gelombang, ukuran median butiran sedimen dan kemiringan pantai. Peramalan gelombang dilakukan dengan menggunakan data angin tahun 2016 sampai 2020 yang diperoleh dari situs Copernicus ECMWF. Tinggi dan panjang gelombang maksimum ditemukan pada stasiun 1 dengan nilai berturut-turut sebesar 1,921 m dan sebesar 159,13 m untuk fetch dari arah selatan, sedangkan untuk tinggi dan panjang gelombang dengan fetch dari arah barat laut berturut-turut adalah 0,381 m dan 20,44 m. Pada stasiun 2 untuk tinggi gelombang dari arah barat daya sebesar 0,294 m dan panjang gelombang sebesar 27,12 m. Kemiringan pantai stasiun 1 sebesar 5,08o dan ukuran median butir sedimen sebesar 0,15 mm. Sedangkan kemiringan pantai stasiun 2 sebesar 0,42o dan ukuran median butir sedimen sebesar 0,22 mm. Faktor penentu abrasi maupun akresi Cs pada stasiun 1 sebesar 68,42 untuk arah datang gelombang dari selatan dan nilai Cs sebesar 26,71 untuk arah datang gelombang dari barat laut. Sedangkan nilai Cs pada stasiun 2 sebesar 7,40. Berdasarkan kriteria penentu abrasi maupun akresi maka stasiun 1 dikategorikan mengalami abrasi sedangkan stasiun 2 dikategorikan dalam kondisi seimbang.
ANALISIS SUSEPTIBILITAS MAGNETIK PASIR DI AREA PESISIR BATU GONG KECAMATAN LALONGGASUMEETO KABUPATEN KONAWE Ysrawati Ysrawati; Jahidin Jahidin; Syamsul Razak Haraty; Pou Anda; Erzam Sahaluddin Hasan; La Ode Andimbara
Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia Vol 4, No 02 (2022): Edisi Agustus JRGI (Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia)
Publisher : Jurusan Teknik Geofisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56099/jrgi.v4i02.25600

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan tujuan untuk menentukan nilai suseptibilitas magnetik pasir dan jenis mineral magnetik yang terkandung pada pasir di area pesisir Batu Gong. Pengambilan sampel dilakukan secara grid dengan jumlah 63 titik di area pesisir Batu Gong. Panjang keseluruhan lokasi penelitian 2 km, untuk jarak antar titik pengambilan sampel 30 m pada setiap titik dengan kedalaman 30 cm. Pengukuran nilai suseptibilitas magnetik pasir dilakukan dengan menggunakan alat Bartington MS2B. Berdasarkan hasil pengukuran diperoleh nilai suseptibilitas magnetik sampel pasir berada pada rentang nilai 2,7 x 10-8m3/kg – 8 x 10-8m3/kg, dengan kandungan mineral magnetik berupa  pyrite (FeS2) dan biotite (Mg, Fe, AL Silikat), sedangkan hasil pengukuran analisis geokimia X- Ray Diffraction (XRD) diperoleh persentase senyawa quartz berkisar antara 79,48% - 85,60%  dan persentase senyawa mica berkisar antara 14,39% - 19,51%.