Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

IDENTIFIKASI DIMENSI SKILL LULUSAN PENDIDIKAN VOKASI DENGAN KEBUTUHAN KETERAMPILAN KERJA DI INDUSTRI ISNANDAR, ISNANDAR; MULIADI, MULIADI; NURMALASARI, RIANA; MAULA, PUTRINDA INAYATUL
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i2.2903

Abstract

Economic development strategies often target high-skill, high-wage industries and jobs. However, the relationship between skills and wages is not always balanced. The skills needed by workers in industry today include dimensions of skills for the benefit of the industry in the future. The aim of this research is to analyze the dimensions of workers' current skills related to the competencies they possess and the position they occupy so that the relationship between the two is known. This research was conducted by doctoral education students majoring in vocational education. The method used is quantitative to understand the dimensions of skills possessed by vocational education graduates who are currently working in industry. The results of this research show that all of these competency dimensions are very much needed because all workers, managers and positions within the company agree 66.7% that these dimensions are very important and needed in the future. Dimensions of competency in individuals such as task skills, task management skills, contingency management skills, job role environment skills and transfer skills are very important for employees and workers in industry to have. ABSTRAKStrategi pembangunan ekonomi seringkali menyasar industri dan pekerjaan yang berketerampilan dan berupah tinggi. Namun hubungan antara keterampilan dan upah tidak selalu seimbang. Keterampilan yang dibutuhkan oleh pekerja di industri saat ini mencakup dimensi keterampilan untuk kepentingan industri dimasa depan. Tujuan penelitian  ini adalah menganalisis dimensi keterampilan pekerja saat yang berkaitan dengan kompetensi yang dimiliki dan jabatan yang diduduki sehinga diketahui keterkaitan antara keduanya. Penelitian ini dilakukan oleh mahasiswa pendidikan doktor jurusan pendidikan vokasi. Metode yang digunakan adalah kuantitatif untuk memahami dimensi skill yang dimiliki lulusan pendidikan kejuruan yag sedang bekerja di industri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semua dimensi kompetensi tersebut sangat dibutuhkan karena semua pekerja dan pegawai manager maupun posisi jabatan dalam perusahaan setuju 66,7% bahwa dimensi tersebut sangat penting dan dibutuhkan dimasa depan. Dimensi kompetensi dalam individu seperti task-skills, task management skills, contingency management skills, job role environment skills dan transfer skill sangat penting untuk dimiliki oleh pegawai maupun karyawan di industri.
Teaching Factory Learning Program at Telkom Malang Vocational High School During the Pandemic Maula, Putrinda Inayatul; Patmanthara, Syaad; Elmunsyah, Hakkun
Teknologi dan Kejuruan: Jurnal Teknologi, Kejuruan, dan Pengajarannya Vol 44, No 2: September 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v44i22021p124-130

Abstract

Teaching factory is a learning concept that adapts the learning conditions in school to those in the industry. But the problem in vocational education today is the lack of absorbed practicum learning caused by the Covid-19 pandemic. Therefore, the focus of this research is the teaching factory learning program at Telkom Malang Vocational High School (TMVHS) during the pandemic. This research method uses a qualitative approach. The location of this research is in TMVHS. The results from the study showed that the preparation carried out by TMVHS was done by finding an industry that was following the competence of students' expertise as partners. The implementation of the teaching factory at TMVHS is the teacher becomes the primary instructor in helping students because learning is completely done online. In addition, there are inhibitory factors during the teaching factory learning process, especially in the pandemic season, namely reduced interaction between students and industry. But these inhibitory factors can be overcome by students who have the enthusiasm and high learning motivation.
Strategi Inovasi dalam Mengintegrasikan Literasi Digital pada Pendidikan Kejuruan Maula, Putrinda Inayatul; Hadi, Syamsul
EDUTIC Vol 11, No 1: November 2024
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/edutic.v11i1.23355

Abstract

Pendidikan kejuruan telah mengalami perubahan signifikan seiring dengan kemajuan teknologi digital. Literasi digital menjadi unsur yang sangat penting dalam mempersiapkan siswa kejuruan untuk sukses dalam dunia kerja yang semakin terdigitalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis strategi inovasi untuk mengintegrasikan literasi digital dalam kurikulum dan pengajaran; (2) menganalisis implementasi inovasi literasi digital dalam pendidikan kejuruan; dan (3) menganalisis keefektifan inovasi literasi digital terhadap kualitas pendidikan kejuruan. Penelitian ini menggunakan metode descriptive content analysis study yang bertujuan untuk menggambarkan isi dari artikel ilmiah yang dikaji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi inovasi literasi digital di pendidikan kejuruan, melibatkan penggunaan e-learning, proyek berbasis industri, pelatihan guru, dan kurikulum terkini, terbukti efektif meningkatkan kualitas pembelajaran. Implementasi inovasi literasi digital dengan pelatihan siswa dan kerjasama industri membuktikan keberhasilannya dalam mempersiapkan siswa menghadapi tantangan teknologi dunia kerja. Evaluasi inovasi dampak positif literasi digital menunjukkan peningkatan profesionalisme guru, kondisi pembelajaran yang lebih baik, dan peran krusial dalam pengembangan keterampilan abad ke-21, serta menegaskan pentingnya terus memprioritaskan literasi digital dalam pendidikan kejuruan.
Manajemen Kecelakaan di Area Kerja Pembelajaran Praktik melalui Pelatihan K-3 bagi Guru di SMK Sore Tulungagung Yoto, Yoto; Nurhadi, Didik; Suyetno, Agus; Mawangi, Puteri Ardista Nursisda; Effendi, Muhammad Idris; Maula, Putrinda Inayatul
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 4 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i4.2880

Abstract

Pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan salah satu intervensi strategis untuk meningkatkan kompetensi guru produktif dalam mengelola lingkungan praktik yang aman dan sesuai standar industri di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan dan dampak pelatihan K3 bagi guru di SMK Sore Tulungagung, Jawa Timur. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis kebutuhan mitra dengan kombinasi teori dan praktik melalui ceramah, diskusi kasus, dan simulasi penggunaan alat pelindung diri (APD) serta alat pemadam api ringan (APAR). Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam aspek manajemen keselamatan kerja. Keberhasilan pelatihan juga didukung oleh kolaborasi aktif antara tim pengabdian, pihak sekolah, dan pemangku kepentingan lain. Program ini selaras dengan teori manajemen keselamatan, pedagogi vokasional, dan regulasi Permenaker No. 5 Tahun 2018. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan K3 yang terstruktur dan kontekstual efektif dalam membentuk budaya keselamatan di lingkungan pendidikan vokasi. Diharapkan program ini dapat direplikasi dan dikembangkan secara berkelanjutan untuk memperkuat kesiapan guru dan siswa dalam menghadapi tantangan dunia kerja.
V-Lab sebagai Sarana Pembelajaran Inovatif pada Pembelajaran Praktikum Fiber Optic Sa’adah, Nurul Laili; Putra, Muhammad Trio Maulana; Maula, Putrinda Inayatul; Putra, Emdi Ramadana
EDUTIC Vol 12, No 1: 2025
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/edutic.v12i1.29394

Abstract

Laboratorium Virtual (V-Lab) sebagai solusi inovatif untuk meningkatkan keterampilan praktik serat optik di sekolah menengah kejuruan (SMK), khususnya di program Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ). Dengan sumber daya fisik yang terbatas di banyak sekolah, V-Lab menawarkan alternatif yang efektif dengan mensimulasikan tugas-tugas serat optik seperti instalasi, pemeliharaan, dan pemecahan masalah dalam lingkungan virtual. Metodologi tinjauan literatur yang sistematis digunakan, memanfaatkan analisis konten deskriptif dari artikel akademis yang relevan. Temuan ini menyoroti manfaat V-Lab, termasuk fleksibilitas, efektivitas biaya, dan keamanan, yang memungkinkan siswa untuk berlatih dengan kecepatan mereka sendiri. Namun, tantangan dalam mengadopsi V-Lab, seperti literasi digital guru dan kesiapan sekolah, juga dibahas. Hasil dari penelitian ini adalah pada pendidikan kejuruan V-Lab dapat mempersiapkan siswa untuk menghadapi dunia kerja yang berbasis teknologi, dan merekomendasikan peningkatan pelatihan guru dan pengembangan infrastruktur untuk mengoptimalkan penggunaannya