Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGARUH REBUSAN DAUN MANGGA MANALAGI (Mangifera indica L. var. Manalagi) TERHADAP KADAR MDA MENCIT PUTIH Elis Susilawati; Agus Sulaeman; Bagus Fauzan Nuur
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 4, No 1 (2023): Januari
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v4i1.9901

Abstract

Kulit mangga pada penelitian sebelumnya menunjukkan peningkatan aktivitas antioksidan yang dapat memperbaiki hiperglikemia pada hewan diabetes, sehingga dalam penelitian tersebut akan dilakukan penelitian pada daun mangga manalagi.  Tujuan penelitian untuk mengetahui efek  rebusan daun Mangga Manalagi dalam mempengaruhi kadar gula darah dan malondialdehid serta dosis efektifnya. Metode penelitian ini dilakukan secara kuratif menggunakan model hewan diabetes defisiensi insulin yang diinduksi Aloksan dosis 200 mg/kgBB. Hewan uji yang digunakan yaitu mencit jantan galur Swiss Webster yang dibagi enam kelompok yaitu, kontrol negatif, kontrol positif, kontrol pembanding Glibenklamid 0,65 mg/kgBB, rebusan daun Mangga Manalagi dosis 100 mg/kgBB, dosis 200 mg/kgBB, dan dosis 400 mg/kgBB. Pemberian terapi selama 14 hari, kadar glukosa darah diukur pada hari ke-7, dan ke-14. Kemudian dilakukan pengukuran Malondialdehid menggunakan Spektrofotometer UV-Vis. Hasil dari penelitian menunjukan dosis 400 mg/kgBB menghasilkan penurunan terbesar yaitu pada kadar glukosa darah sebesar 56,76 % dan pada Kadar Malondialdehid diperoleh rata-rata terkecil sebesar 0,471 nmol/L. Kesimpulan dari penelitian ini rebusan daun Mangga Manalagi dapat menurunkan kadar glukosa darah sehingga mempengaruhi kadar malondialdehid dengan dosis efektifnya 200 mg/kgBB karena dosis tersebut tidak menyebabkan hipoglikemia.
PENINGKATAN KESEHATAN REMAJA MENYONGSONG KELUARGA SEHAT DAN ZERO STUNTING DENGAN YUK CAFÉ DI DESA CIKAHURIPAN Yanyan Mulyani; Elis Susilawati; Denni Fransiska Helena; I Gusti Agung Ayu Hari Triandini; Herlina Husein
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.14625

Abstract

ABSTRAKStunting merupakan bentuk kegagalan pertumbuhan (growth faltering) akibat defisiensi nutrien kronis yang berlangsung selama sejak anak berada dalam kandungan hingga usia anak 24 bulan. Faktor risiko stunting antara lain pernikahan dini dan kurangnya gizi pada calon ibu. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan terhadap risiko bahaya pernikahan dini tersebut yang menjadi salah satu faktor penyebab stunting serta memberikan informasi pentingnya konsumsi tablet Fe untuk pencegahan anemia pada 22 orang remaja putri di Desa Cikahuripan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu ceramah meliputi penyuluhan atau sosialisasi pencegahan pernikahan dini untuk mencegah stunting serta pentingnya konsumsi Fe dilanjutkan dengan demonstrasi mengkonsumsi bersama tablet Fe oleh remaja wanita dengan mempopulerkan konsep Yuk CaFe (Yuk Cegah Anemia dengan Tablet Fe). Kegiatan pengabdian masyarakat berhasil meningkatkan pengetahuan remaja terhadap risiko bahaya pernikahan dini tersebut yang menjadi salah satu faktor penyebab stunting dan dapat mengajak remaja untuk teratur mengkonsumsi tablet Fe untuk mencegah anemia. Seluruh peserta kegiatan telah mengetahui pentingnya konsumsi tablet Fe dan ikut berpartisipasi aktif dalam mengkonsumsi tablet Fe untuk pencegahan anemia. Diperlukan kegiatan sejenis yang dapat menarik perhatian remaja dalam menyongsong generasi bebas stunting ke depannya. Kata kunci: stunting; pernikahan dini; keluarga; Yuk CaFe. ABSTRACTStunting is a form of growth failure (growth faltering) due to chronic nutrient deficiency which lasts from the time the child is in the womb until the child is 24 months old. Risk factors for stunting include early marriage and malnutrition in expectant mothers. The purpose of this community service activity is to increase knowledge of the risks of the early marriage which is one of the factors causing stunting and to provide information on the importance of consuming Fe tablets to prevent anemia in 22 young women in Cikahuripan Village. The method used in this activity was lectures including counseling or socialization on prevention of early marriage to prevent stunting and the importance of Fe consumption followed by demonstrations of consuming Fe tablets together by young women by popularizing the concept of Yuk CaFe (Let's Prevent Anemia with Fe Tablets). Community service activities have succeeded in increasing adolescents' knowledge of the dangers of early marriage which is one of the factors causing stunting and can encourage adolescents to regularly consume Fe tablets to prevent anemia. All activity participants knew the importance of consuming Fe tablets and actively participated in consuming Fe tablets to prevent anemia. Similar activities are needed that can attract the attention of adolescents in welcoming the future generation free from stunting. Keywords: stunting; early marriage; family; Yuk cafe
PENINGKATAN LITERASI GIZI UNTUK MENGURANGI KONSUMSI SUGAR SWEETENED BEVERAGES PADA SISWA SMA Yakobus Sinaga; Elis Susilawati; Reza Pratama; Rany Yulianie; Neneng Elviana
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/emass.v5i2.145

Abstract

Sekitar 49,5% dari Siswa SMA di Kota Bandung memiliki tingkat literasi gizi yang rendah. Di sisi lain, ditemukan juga bahwa pada kebanyakan siswa/i memiliki kebiasaan untuk mengkonsumsi Sugar Sweetened Beverages (SSB) atau minuman dengan kandungan gula yang tinggi. Kedua hal ini dapat merupakan faktor resiko yang dapat menuntun kepada banyak penyakit kronis di masa depan. Oleh karena itu tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah berkolaborasi dengan SMA Advent Naripan dan SMA 4 Muhammdiyah untuk meningkatkan literasi gizi dan mengurangi konsumsi SSB. Kegiatan ini telah dilakukan di kedua sekolah tersebut pada tanggal 14 dan 18 November diikuti oleh total 352 siswa. Berdasarkan hasil pretest dan posttest melalui kuesioner yang diberikan kepada partisipan diketahui bahwa siswa/i memiliki peningkatan yang signifikan dalam hal nilai literasi gizi (t319 = 17,727, p < 0.01). Di sisi lain, konsumsi SSB para peserta kegiatan ini memiliki perubahan yang signifikan (Z = -3,508; p < 0,01) dimana 41,9% siswa/i sudah mengurangi konsumsi SSB setiap minggunya. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini telah meningkatkan literasi gizi dan juga mengurangi konsumsi SSB pada partisipan yang hadir. Oleh karena itu disarakan juga agar kegiatan seperti ini dapat dilakukan pada sekolah-sekolah lain agar dapat mendidik sisaw/i kepada pola makan yang jauh lebih sehat.
PENINGKATAN KETAHANAN PANGAN DAN PEMENUHAN GIZI KELUARGA DI MASA PANDEMI COVID 19 Elis Susilawati; Sri Lestari kartikawati; Agus Sulaeman; Marita kaniawati; Supriyatini Kartadarma
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v1i2.645

Abstract

Ketahanan pangan dan permasalahan pemenuhan gizi di masa pandemik COVID-19 menjadi masalah baru di masyarakat karena masyarakat diharuskan melakukan physical distancing agar penyebaran virus tersebut dapat dikurangi. Tujuan pengabdian masyarakat adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mengenai ketahanan pangan dan pemenuhan gizi keluarga di masa pandemic COVID 19. Metode yang dilakukan dalam ketahanan pangan yaitu dengan gerakan menanam pada lahan kosong yang terbengkalai dan pekarangan rumah menggunakan polybag serta pembuatan video mengenai pemenuhan gizi dengan menghemat pengeluaran tetapi tetap memenuhi syarat menu 4 bintang. Hasil kegiatan gerakan menanam sayuran diperoleh hasil yang sudah dirasakan warga dengan adanya pembagian hasil bercocok tanam i dan penyuluhan audio visual tentang tentang pemberian makan bayi, anak dan seluruh keluarga dengan selogan satu menu untuk satu keluarga dilakukan di RT 03 dan RT 04 RW 17 Desa Cibiru Wetan Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung. Gerakan menanam melibatkan seluruh warga dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, sedangkan penyuluhan pemenuhan gizi keluarga dengan belibatkan ibu-bu yang terlibat di pos yandu serta ibu-ibu yang memiliki balita. Kegiatan diharapakan akan terus berlangsung meskipun kegiatan pengabdian masyarakatnya sudah selesai dan memberikan manfaat dalam kondisi pandemik COVID 19.