Sabiily, M. Arsyada
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Kemampuan Guru PAI dan Guru Kelas dalam Penyusunan Strategi Program Tahunan Pengembangan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Sabiily, M. Arsyada; Ratnaningrum, Ika
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i1.6406

Abstract

Program Tahunan adalah suatu perencanaan yang mengalokasikan waktu selama satu tahun untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan, seperti Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD). Penelitian ini bertujuan untuk menyediakan informasi tentang usaha meningkatkan keterampilan guru dalam merancang strategi program tahunan. Metode yang digunakan oleh peneliti adalah pendekatan deskriptif kualitatif yang dipadukan dengan proses analisis data. Hasil penelitian ini melibatkan penyusunan strategi program tahunan untuk pengembangan kurikulum Merdeka di sekolah dasar sesuai dengan pedoman yang berlaku. Penting bagi guru untuk mempersiapkan dan mengembangkan program tahunan sebelum tahun ajaran dimulai. Proses penyusunan program tahunan perlu mencakup penyusunan materi yang logis, sistematis, dan hierarkis; alokasi waktu yang tepat; mendorong proses pembelajaran; serta memfasilitasi guru dalam menetapkan target pembelajaran
Upaya Meningkatkan Kemampuan Guru PAI dan Guru Kelas dalam Penyusunan Strategi Program Tahunan Pengembangan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Sabiily, M. Arsyada; Ratnaningrum, Ika
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i1.6406

Abstract

Program Tahunan adalah suatu perencanaan yang mengalokasikan waktu selama satu tahun untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan, seperti Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD). Penelitian ini bertujuan untuk menyediakan informasi tentang usaha meningkatkan keterampilan guru dalam merancang strategi program tahunan. Metode yang digunakan oleh peneliti adalah pendekatan deskriptif kualitatif yang dipadukan dengan proses analisis data. Hasil penelitian ini melibatkan penyusunan strategi program tahunan untuk pengembangan kurikulum Merdeka di sekolah dasar sesuai dengan pedoman yang berlaku. Penting bagi guru untuk mempersiapkan dan mengembangkan program tahunan sebelum tahun ajaran dimulai. Proses penyusunan program tahunan perlu mencakup penyusunan materi yang logis, sistematis, dan hierarkis; alokasi waktu yang tepat; mendorong proses pembelajaran; serta memfasilitasi guru dalam menetapkan target pembelajaran
INTERVENSI PENERAPAN TEORI BELAJAR BEHAVIORISME DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI TINGKAT SEKOLAH DASAR Sabiily, M. Arsyada; Ratnaningrum, Ika
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 3 (2024): Volume 09, No. 03, September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i3.14967

Abstract

This article focuses on research which aims to investigate the intervention of behaviorist learning theory in the learning process at the elementary school level for students in class IV at SDN Beringin 02. The aim of this research is to find out; (1) how the disciplinary character of students has been formed so far in class IV SDN Beringin 02, (2) what is the behavior and characteristics of students in learning, (3) what is the role of students and teachers/educators in behaviorist learning theory, (4) how the role of students and teachers/educators in behaviorist learning theory, (4) how to intervene in the application of behaviorist learning theory in learning in class IV with aspects of the disciplined character of students raised in it. This research will help understand the importance of teacher intervention in improving student learning based on behaviorist learning theory. Using a qualitative descriptive approach including interviews, observation and documentation, this research was conducted during break times, namely 10:00 AM - 11:00 AM at SDN Beringin 02. This program succeeded in improving teachers' abilities in implementing interventions to apply behaviorist learning theory in learning. The intervention process begins with identifying types of learning styles, identifying types/factors of student learning behavior, planning (preparing programs, preparing instruments), implementing (direct intervention, through media, through methods, peer tutoring, parent involvement, remedial, and enrichment). ), as well as evaluation and follow-up.
Implementasi Model STAD dengan Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Pemahaman Peserta Didik Kelas IV SD Pancasila Imeldania, Pranisma Salsa; Sabiily, M. Arsyada; Qurrota’Ayun, Sekar Nova Juan Qurrota’Ayun; Widodo, Susilo Tri; Wahyuni, Nur Indah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan upaya penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dimulai dari jenjang pendidikan dasar. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik peserta didik reguler dan berkebutuhan khusus, serta solusi dalam masalah pembelajaran Pendidikan Pancasila di kelas IV SD Pancasila Kota Semarang. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara, observasi, dan microteaching. Peneliti menemukan peserta didik memiliki karakteristik yang beragam, seperti menghadapi tantangan komunikasi, pengendalian emosi, dan dukungan belajar di rumah. Strategi ini melibatkan media digital serta pendekatan berbasis pengalaman. Pembelajaran menggunakan model STAD dan pendekatan berdiferensiasi terbukti meningkatkan pemahaman dan keterlibatan siswa. Penelitian ini menekankan pentingnya pembelajaran inklusif dengan fasilitas yang memadai, metode inovatif, dan kolaborasi antara sekolah dan keluarga untuk mendukung perkembangan peserta didik. Hasil penelitian ini penting untuk pengembangan pendidikan inklusi di sekolah dasar.
Implementasi Teori Behaviorisme Berdasarkan Perspektif “Gema 5S” Untuk Memodifikasi Karakter (Studi Kasus: Siswa Kelas VB SDN Kradenan 01 Kota Pekalongan Sabiily, M. Arsyada; Prasetyaningtyas, Fitria Dwi
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i1.13751

Abstract

Abstract: This study aims to describe the effectiveness of the Gema 5S habituation program, consisting of Smile, Greeting, Salute, Politeness, and Courtesy, in shaping polite behavior among elementary school students. A qualitative approach was employed using observation, interviews, and documentation to obtain data on behavioral changes that emerged throughout the habituation process. The findings indicate an improvement in both affective and psychomotor aspects. The affective aspect developed through students’ willingness to use polite language, better emotional control, and growing empathy toward peers. The psychomotor aspect improved through more orderly morning routines, disciplined body posture, and active participation in classroom activities. Teachers played a key role by providing consistent stimuli and reinforcement, allowing habituation to proceed systematically and produce more stable behavioral patterns. Support from the school environment and parents strengthened the internalization of values, enabling students to maintain positive behaviors across various contexts. The study demonstrates that character habituation implemented systematically and repeatedly has a significant impact on the development of polite behavior in elementary school students. Keywords: character, habituation, student behavior, Gema 5S, elementary school. Abstrak: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan efektivitas pembiasaan Gema 5S yang meliputi Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun dalam membentuk perilaku santun siswa sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh data mengenai perubahan perilaku yang muncul selama proses pembiasaan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan perilaku positif pada ranah afektif dan psikomotorik. Ranah afektif berkembang melalui kemauan siswa menggunakan bahasa santun, kemampuan mengendalikan emosi, dan tumbuhnya empati terhadap teman. Ranah psikomotorik meningkat melalui kedisiplinan baris pagi, sikap tubuh yang lebih tertib, dan partisipasi aktif dalam kegiatan kelas. Guru berperan penting sebagai pemberi stimulus dan penguatan yang konsisten sehingga pembiasaan berjalan terarah dan membentuk perilaku yang lebih stabil. Lingkungan sekolah dan dukungan orang tua turut memperkuat proses internalisasi nilai sehingga kebiasaan positif dapat diterapkan secara berkelanjutan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pembiasaan karakter yang dilakukan secara sistematis dan berulang berpengaruh signifikan terhadap perkembangan perilaku santun siswa sekolah dasar. Kata kunci: karakter, pembiasaan, perilaku siswa, Gema 5S, sekolah dasar.