Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

The Effectiveness Of Peer Teaching In Achieving Student Understanding In The Subject Of Milling Techniques Yusuf, Arya; Wulida, Siti Nursipa; Dzal Yahya, Muhammad Yusri
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol. 24 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/mbq7ba12

Abstract

Education is one of the important human needs that cannot be separated in everyday life. Differences in individual understanding cannot be ignored at every level of human education. Therefore, teachers are required to design learning methods that are able to increase the effectiveness of the individual needs of learnersThe method used in designing this research is quasi experiment. the population in this study amounted to 36 students who were divided into two groups in one class at SMK Negeri 1 Nanggulan. The experimental design used is post test only control group design, which consists of a control class and an experimental class, each of which has a value. The average value on the understanding of the experimental class post-test results shows a value of 82.444 higher than the mean value of the control class. Nmax the experimental class showed 96.50 and Nmin of 72.50. Meanwhile, the Nmax of the control class showed 76.00 and Nmin of 64.00.  The Pvalue of homogeneity (Levene's) >0.05 is 0.081 which indicates that the data is normally distributed. Then the normality test Pvalue results are below <0.05 which is 0.040 (experimental), 0.019 (control) by comparing the significance level Pvalue <0.05 then H0 is rejected and H1 is accepted. Peer teaching research proves that it is effective for improving student understanding in the subject of milling techniques of multilevel milling material.
INOVASI JAM PINTAR TERINTEGRASI IoT SEBAGAI TEKNOLOGI NAVIGASI SEARCH AND RESCUE DI GUNUNG RINJANI Khosyiati, Nur Evirda; Wulida, Siti Nursipa; Yusuf, Arya; Biworo, Muhamad; Andrian, Sultan Hulio
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 1 No. 3 (2024): Vol. 1 No. 3 Edisi Juli 2024
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v1i3.198

Abstract

Keindahan alam menjadikan daya tarik utama pada wisata indonesia. Hal itu memberikan keunggulan berupa kekayaan sumber daya alam yang melimpah, salah satunya ialah pegunungan. Selain itu, Indonesia merupakan negara dengan jumlah pegunungan berapi mencapai 400 bahkan 100 diantaranya masuk kategori aktif. Dengan banyaknya jumlah pegunungan tersebut menjadikan Indonesia sebagai negara vulkanis yang sebagian besar masyarakatnya bekerja pada sektor pariwisata. Salah satunya adalah Gunung Rinjani yang berada di Pulau Lombok. Optimalisasi pemanfaatan gunung berapi sebagai objek wisata ini berpotensi besar untuk dikembangkan dikarenakan tingginya minat dalam mendaki hingga 75%. Berdasarkan data tahun 2023 dari April hingga Desember total pendaki mencapai 62.486 yang terdiri atas pendaki lokal maupun mancanegara. Masalah yang sering dialami pendaki adalah keadaan kesehatan. Pada tahun 2020 merupakan presentase kecelakaan terbesar hingga 0,093% dimana 0,012% disebabkan oleh kasus kesehatan ditambah juga permasalahan lainnya seperti rawan pendaki hilang atau tersesat dan sulitnya evakuasi oleh tim SAR. Berdasarkan permasalahan tersebut, kami memiliki inovasi Smowatch yaitu jam pintar berbasis sistem lora (long range) terintegrasi iot sebagai teknologi navigasi dan explorer search and rescue di gunung Rinjani. Metode penelitian ini menggunakan studi literatur dengan merancang teknologi navigasi yang akan membantu pendaki ketika berada dalam keadaan darurat selama berada di Gunung Rinjani. Smowatch dibuat dalam bentuk jam tangan guna mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) point ke 9.
INOVASI MESIN PENGOLAHAN PAVING BLOCK DARI SAMPAH PLASTIK GUNA MEWUJUDKAN GREEN ECONOMY DALAM SDGs 2030 Wulida, Siti Nursipa; Khosyiati, Nur Evirda; Yusuf, Arya; Biworo, Muhamad; Andrian, Sultan Hulio
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 1 No. 3 (2024): Vol. 1 No. 3 Edisi Juli 2024
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v1i3.199

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan dengan populasi penduduk mencapai lebih dari 270 juta jiwa. Peningkatan jumlah penduduk berdampak pada meningkatnya produksi sampah setiap tahun. Masalah sampah plastik, terutama dari barang sekali pakai yang menjadi isu krusial selama 15 tahun terakhir. Provinsi Nusa Tenggara Barat tepatnya di Lombok, bergantung pada sektor pariwisata terutama pantai. Namun perkembangan pariwisata ini memicu masalah sampah di kawasan pantai khususnya sampah plastik. Sampah plastik yang sulit terurai mengancam ekosistem laut dan menurunkan daya tarik wisatawan. Penulis mengusulkan inovasi mesin Macoving sebagai solusi untuk mengatasi masalah sampah plastik di kawasan pantai Lombok. Mesin ini mampu mengolah sampah plastik menjadi paving block bernilai ekonomis, menawarkan solusi ramah lingkungan, dan membuka peluang pekerjaan baru bagi masyarakat. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan studi pustaka relevan. Paving block ini dijual lebih murah dan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk bisa mengelola sampah. Inovasi ini diharapkan dapat mengurangi jumlah sampah, mencegah kerusakan lingkungan, dan mendukung ekonomi hijau. Hal ini sejalan dengan fokus Indonesia pada transisi energi baru terbarukan dan pembangunan berkelanjutan guna mencapai Sustainable Development Goals (SDGs) 2030.
OPTIMALISASI MESIN PENCACAH PUPUK DALAM MEWUJUDKAN EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI PENGOLAHAN LIMBAH ORGANIK Yusuf, Arya; Purnomo, Edy; Ladayya, Azka Bima; Biworo, Muhamad; Andrian, Sultan Hulio
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.31284

Abstract

Kompetensi pada SMK merupakan hal yang menjadi penentu dalam menciptakan lulusan yang siap kerja. Salah satu dari kompetensi tersebut adalah bidang peternakan. Permasalahan yang sering timbul dalam peternakan adalah pengolahan limbah kotoran hewan atau limbah organik. Proses pengolahan limbah organik merupakan salah satu hal penting dalam mengatasi permasalahan penumpukan limbah di Indonesia. Limbah organik terdiri dari kotoran hewan, kulit buah, dan sejenisnya. Limbah organik harus dimanfaatkan secara maksimal dalam mendukung pemanfaatan sumber daya lingkungan. Salah satu cara efektif yang dilakukan untuk memanfaatkan limbah organik yaitu proses pencacahan dengan mesin. Mesin pencacah pupuk dari limbah organik yang terdapat di jurusan peternakan SMK Negeri 1 Nanggulan belum menghasilkan hasil yang efektif dan efisien. Metode yang digunakan pada pengabdian ini yaitu Asset, Based, Community, and Development (ABCD). Pengabdian dilakukan dengan pendekatan IDMTE yang terdiri dari Identification, Design, Manufacture, Trial, dan Evaluation. Terdapat hasil uji coba terkait kapasitas dan efisiensi produksi pada mesin pada kotoran kambing 83,36% dan kulit kacang 61,42% . Pengabdian ini menunjukkan hasil survey bahwa 90,52% responden merasa puas terkait peningkatan kinerja mesin dan hasil cacahan.
Felerchine Inovasi Mesin Sayur Portabel Bertenaga Surya Sebagai Teknologi Ketahanan Pangan Pasca Panen Yusuf, Arya; Wulida, Siti Nursipa; Khosyiati, Nur Evirda; Andrian, Sultan Hulio; Biworo, Muhamad
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 3 No 06 (2024): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v3i06.1218

Abstract

Indonesia sebagai negara agraris memiliki lahan pertanian yang luas dengan luas mencapai 7,4 juta hektar. Sektor pertanian memegang peran penting sebagai prioritas dalam setiap tahap pembangunan, menyumbang sekitar 30% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan mempekerjakan lebih dari 50% tenaga kerja. Sayuran merupakan produk dengan hasil tinggi yang mencapai produksi tahunan sebesar 14,80 juta ton terutama yang bersumber dari daerah pegunungan seperti Magelang, Boyolali, dan Wonosobo. Terdapat tantangan pada sifat sayuran yang mudah rusak, terutama sayuran hijau karena penanganan pasca panen yang kurang optimal dan penyimpanan yang tidak memadai. Oleh karena itu, penulis menawarkan sebuah gagasan yang berjudul Felerchine. Konsep ini merupakan sebuah mesin sayuran bertenaga surya portabel, mudah dibuat dan praktis. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif menggunakan studi literatur dari data dan informasi relevan. Diterapkannya alat ini sebagai solusi yang menjanjikan untuk memperpanjang umur sayuran selama distribusi.
Webinar Karya Tulis Ilmiah untuk Meningkatkan Kompetensi Menulis Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Negeri Yogyakarta Yusuf, Arya
Jurnal Pengabdian KOLABORATIF Vol. 4 No. 1 (2026): January
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/kolaboratif.v4i1.13037

Abstract

Writing skills are an essential ability that students must master, as they will be useful in participating in lecture activities. Writing can be a means of conveying ideas in a creative and innovative manner. The purpose of this activity is to improve the scientific writing skills of new students enrolled in 2025 at the Faculty of Social and Political Sciences, Yogyakarta State University (FISIP UNY). This activity was conducted online via Zoom meeting using the lecturer and discussion methods. This activity was joined by more than 200 new undergraduate students from the faculty. This activity was organized by the Research Student Activity Unit “Screen” FISIP UNY. It was seen that the participants were enthusiastic and excited to take part in this activity. This activity was carried out successfully and received positive responses from the participants. This activity helps students to understand the rules of writing scientific papers and is able to fosters student interest and enthusiasm in bringing up creative and innovative ideas.
AI-Based Teacher Guidance in Vocational Schools:A Systematic Review on Generative AI for Holistic Student Development and Administrative Support Dymyati, Ria; Siswantoyo , Siswantoyo; Sudira, Putu; Fadlullah, Yanuar Agung; Maulana, Muhamad Riyan; Yusuf, Arya; Syahria, Yoga
Journal of Vocational and Career Education Vol. 11 No. 2 (2026): December 2026
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jvce.v11i2.45441

Abstract

Generative artificial intelligence (GenAI) has emerged as a revolutionary technology in education, yet little is known about how GenAI can be specifically utilized to support teacher guidance and holistic student development, particularly in the context of vocational education. Evidence on how GenAI technology can enhance holistic student development in vocational schools, reduce administrative burdens, and support teacher guidance systems is explored in this systematic review. A synthesis of 45 peer-reviewed articles from the Scopus, Web of Science, and ERIC databases, published between 2020 and 2025 in accordance with PRISMA-ScR guidelines, was conducted. Five main thematic areas were identified through thematic analysis: (1) GenAI's function as a pedagogical assistant for individualized teacher support; (2) administrative automation that reduces teacher workload by thirty to forty percent; (3) natural language processing for qualitative analysis of student data; (4) comprehensive student development through career and character guidance; and (5) implementation challenges, including ethical issues, digital literacy gaps, and institutional readiness. These findings highlight GenAI's significant potential in addressing the teacher workload crisis, with approximately 40% of teachers' time spent on administrative tasks, while improving the quality of student guidance. However, its implementation still depends on resolving equity issues, developing robust institutional policies, and adopting human-centered pedagogical approaches. This review provides valuable insights for education practitioners, policymakers, and researchers seeking to implement sustainable AI-based guidance systems in vocational education. Recommendations include structured professional development programs, ethical frameworks for GenAI usage, and context-specific adaptation models for vocational schools, particularly in developing educational contexts.