Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

POTENSI PANAS LAUT SEBAGAI ENERGI BARU TERBARUKAN DI PERAIRAN KEPULAUAN NUSA TENGGARA TIMUR DENGAN METODE OCEAN THERMAL ENERGY CONVERSION (OTEC) Fadllillah, Ahmad Arif Zulfan; Sanjaya, Kadek Valerina Kitana; Arkananta, Muhammad Zaky; Darmawan, Yahya
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 5, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2024.22080

Abstract

Energi terbarukan merupakan solusi terbaik untuk memenuhi kebutuhan energi listrik demi keberlangsungan hidup manusia. Mengingat peningkatan yang terus menerus dalam kebutuhan energi listrik dan energi fosil juga semakin menipis, diperlukan inovasi baru dalam menghasilkan energi terbarukan yang ramah lingkungan. Salah satu metode yang digunakan adalah Ocean Thermal Energy Conversion (OTEC), yang menggunakan perbedaan temperatur antara laut dalam dan permukaan dengan selisih minimal 20 °C untuk menghasilkan energi listrik melalui mesin kalor. Kepulauan Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki kekurangan pasokan listrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi pemanfaatan OTEC di perairan Kepulauan NTT. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data suhu air laut dalam dan permukaan di perairan sekitar Kepulauan Nusa Tenggara Timur, yang diperoleh dari World Ocean Atlas 2013. Data tersebut kemudian diolah menggunakan perangkat lunak analisis data dan Ocean Data View (ODV). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perairan kepulauan Nusa Tenggara Timur memiliki potensi yang tinggi dengan tingkat efisiensi carnot > 7 % dengan potensi listrik yang dapat dihasilkan dari OTEC di wilayah kepulauan NTT adalah sekitar 2.527,4 GWh per tahun.
Strategi Mitigasi Non-Struktural Bencana Hidrometeorologi Berbasis Edukasi dan Teknologi Informasi bagi Masyarakat Pesisir Sanur Maheswara, I Dewa Gede Loka; Putri, Intan Bryliana; Gotama, I Made Prabawa Sandhi; Pratama, Putu Aldi Tusan; Syah, Muhammad Jouhar; Taruna, I Wayan Jyesta Jaya; Cahya, Shintia Dwi; S. A, John Pieter; Zaman, Azra Haiza; Temuju, Gede Galang; Buti, Delfiana Yoventa; Sanjaya, Kadek Valerina Kitana; Mulsandi, Adi; Mustamu, Abraham Frederik; Gunawan, Dodo
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/4ekjje90

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu sarana penerapan ilmu pengetahuan secara langsung untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dalam rangka Kuliah Kerja Nyata (KKN) STMKG Unit 13, dilaksanakan tiga kegiatan pengabdian di kawasan Pantai Kelurahan Sanur sebagai respons terhadap tingginya kerentanan wilayah pesisir Denpasar Selatan di Provinsi Bali terhadap bencana hidrometeorologi. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi sosialisasi hidrometeorologi, pelatihan penggunaan aplikasi SICUPEL, serta pemasangan plang informasi prakiraan cuaca maritim dan tinggi gelombang di wilayah Pantai Semawang. Metode yang diterapkan mengutamakan diskusi interaktif dua arah antara tim penyuluh dan nelayan, yang memungkinkan konfirmasi silang antara informasi prakiraan resmi BMKG dengan pengetahuan empiris nelayan di lapangan. Pendekatan ini terbukti efektif dalam membangun penerimaan peserta terhadap materi yang disampaikan, sekaligus memvalidasi fenomena hidrometeorologi lokal seperti angin kencang dari awan cumulonimbus yang selama ini hanya dipahami secara empiris oleh nelayan. Ketiga kegiatan yang dirancang berkontribusi dalam memperkuat literasi kebencanaan dan kesiapsiagaan masyarakat nelayan pesisir pantai Kelurahan Sanur terhadap potensi bencana hidrometeorologi.