Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Local Community Perception Analysis in Border Dispute Settlement: A Study in Central Maluku, Indonesia Suat, Hatty; Borut, Muhammad; Talakua, Jeane
Jurnal Studi Ilmu Pemerintahan Vol. 4 No. 1 (2023): JSIP: Jurnal Studi Ilmu Pemerintahan
Publisher : Department of Government Studies, Universitas Muhammadiyah Buton.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/jsip.v4i1.3084

Abstract

This study analyzes the local community's perception in settling the border dispute between Central Maluku Regency and West Seram Regency in Indonesia, specifically in the Elpaputih district which includes Samasuru, Sahulau, and Paulohi villages. The research focuses on two main issues: the constitutional implications and the implementation of regional autonomy in defining the administrative and governance boundaries in the Elpaputih district. The theoretical framework employed in this research includes analysis, perception, conflict, and border theory. The qualitative analysis process includes data reduction, data summary, and drawing conclusions. The study finds that both parties need to prepare themselves for reconciliation by acknowledging the conflict's reality and the interests of the other party. They also need to organize their interests clearly and agree on the rules of the game that will guide their relationship and interaction. This research provides valuable insights into the local community's perception in settling border disputes, which can be beneficial for policymakers and other stakeholders in resolving similar conflicts in other regions.
Kebijakan Pendataan Administrasi Pemerintahan Desa Pasca Konflik Tapal Batas Di Kabupaten Seram Bagian Barat Latuconsina, Muhammad Jen; Suat, Hatty; Borut, Muhammad
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i1.2025.332-337

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis  Kebijakan Pendataan Administrasi Pemerintahan Desa Pasca Konflik Tapal Batas di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). Teknik pengumpulan data yang digunakan indepth interviu dengan bantuan panduan wawancara. Penelusuran dokumen dilakukan secara langsung sambil mengamati, membaca dan memahami konsep, untuk memperoleh data sekunder pada laporan kerja, peraturan perundang-undangan, peraturan partai, dan surat keputusan, brosur berkaitan dengan masalah yang dihadapi. Data hasil penelitian ini dianalisis menggunakan teknik analisis kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pasca konflik tapal batas di Kecamatan Elpaputih, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) SBB melakukan pengelolaan administrasi desa secara tertib. Namun ada kendala, sebagian warga mengakui bukan warga SBB. Sedangkan pasca konflik tapal batas Pemkab SBB mengintegrasikan pelayanan administrasi desa ke Pemkab SBB, dimana tidak ada kendala. Dalam penataan administrasi pasca konflik di Kecamatan Elpaputih didukung tersedianya SDM aparatur per tingkatan pemerintahan, dimana berjalan sukses. Begitu juga ada sinergi antar pemerintahan per tingkatannya dalam memberikan pelayanan administrasi desa langsung kepada warga pasca konflik tapal batas.
Kebijakan Pendataan Administrasi Pemerintahan Desa Pasca Konflik Tapal Batas Di Kabupaten Seram Bagian Barat Latuconsina, Muhammad Jen; Suat, Hatty; Borut, Muhammad
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i1.2025.332-336

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis  Kebijakan Pendataan Administrasi Pemerintahan Desa Pasca Konflik Tapal Batas di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). Teknik pengumpulan data yang digunakan indepth interviu dengan bantuan panduan wawancara. Penelusuran dokumen dilakukan secara langsung sambil mengamati, membaca dan memahami konsep, untuk memperoleh data sekunder pada laporan kerja, peraturan perundang-undangan, peraturan partai, dan surat keputusan, brosur berkaitan dengan masalah yang dihadapi. Data hasil penelitian ini dianalisis menggunakan teknik analisis kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pasca konflik tapal batas di Kecamatan Elpaputih, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) SBB melakukan pengelolaan administrasi desa secara tertib. Namun ada kendala, sebagian warga mengakui bukan warga SBB. Sedangkan pasca konflik tapal batas Pemkab SBB mengintegrasikan pelayanan administrasi desa ke Pemkab SBB, dimana tidak ada kendala. Dalam penataan administrasi pasca konflik di Kecamatan Elpaputih didukung tersedianya SDM aparatur per tingkatan pemerintahan, dimana berjalan sukses. Begitu juga ada sinergi antar pemerintahan per tingkatannya dalam memberikan pelayanan administrasi desa langsung kepada warga pasca konflik tapal batas
Pendampingan Bantuan Hidup Dasar Bagi Nelayan Dan Masyarakat Pesisir Suat, Hatty; Haulussy, Rais Rahman; Rieuwoassa, Sarmalina; Khairunnisa, Atikah; Borut, Muhammad
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Coastal communities, especially fishermen, are at high risk of emergency conditions such as drowning, respiratory arrest, and cardiac arrest. Lack of knowledge and skills in providing first aid can worsen the victim's condition. This community service program aims to improve the knowledge and skills of fishermen and coastal communities in performing Basic Life Support (BLS). The method used was a participatory educational approach through counseling, demonstrations, and hands-on practice. The activity involved coastal community members with a practice-based training approach. Evaluation was conducted using pre-test and post-test as well as skill observation. The results showed an increase in participants’ knowledge from an average score of 52.3 to 85.7. In addition, participants’ skills in performing Basic Life Support improved significantly after the training. In conclusion, Basic Life Support training is effective in improving the capacity of coastal communities in handling emergency situations. Keywords: Basic Life Support, fishermen, coastal community, emergency, community service ABSTRAK Masyarakat pesisir, khususnya nelayan, memiliki risiko tinggi terhadap kejadian kegawatdaruratan seperti tenggelam, henti napas, dan henti jantung. Kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam memberikan pertolongan pertama menjadi salah satu faktor yang dapat memperburuk kondisi korban. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan nelayan serta masyarakat pesisir dalam melakukan Bantuan Hidup Dasar (BHD). Metode yang digunakan adalah edukatif-partisipatif melalui penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung. Kegiatan ini melibatkan masyarakat pesisir sebagai peserta dengan pendekatan pelatihan berbasis praktik. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test serta observasi keterampilan peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dari nilai rata-rata 52,3 menjadi 85,7. Selain itu, keterampilan peserta dalam melakukan Bantuan Hidup Dasar meningkat secara signifikan setelah pelatihan. Kesimpulan menunjukkan bahwa pendampingan Bantuan Hidup Dasar efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat pesisir dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan. Kata Kunci: Bantuan Hidup Dasar, nelayan, masyarakat pesisir, kegawatdaruratan, pengabdian masyarakat