Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Desain Kurikulum Outcome Based Education(Obe) Dalam Pengembangan Media Pendidikan Agama Islam Di Perguruan Tinggi Umum Masruroh, Siti; Zainuri, Rahma Dilla; Ali, Agus; Fitriyani, Dewi; Ansori, Siti Fathya
Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 7 No. 01 (2024): Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/im.v7i01.5972

Abstract

Desain pembelajaran adalah proses untuk menentukan metode pembelajaran yang paling baik untuk dilaksanakan agar timbul perubahan pengetahuan dan keterampilan pada diri mahasiswa kearah yang lebih baik sesuai dengan tujuan pembelajaran. Peran Pendidikan Agama islam (PAI ) di Perguruan Tinggi Umum (PTU) bisa dijadikan rujukan pandangan hidup untuk mempelajari, mendalami, mengamalkan isi kandungan ajaran Islam sebagai landasan pembentukan kepribadian mahasiswa di PTU. Oleh karena itu pengembangan materi PAI di PTU sangat di perlukan bukan hanya ajaran yang bersifat dogmatis tetapi harus disesuaikan dengan kebutuhan program studi. Tujuan penelitian tentang desain kurikulum Outcome Based Education (OBE) terhadap pengembangan media PAI di PTU yaitu menerapkan kurikulum OBE untuk mengembangkan media pembelajarn PAI di PTU. Pengembangan media PAI di PTU melalui Kurikulum OBE Pertimbangan peneliti menggunakan metode kualitatif karena peneliti ingin memahami (how to understand) secara mendalam yang diteliti bukan menjelaskan (how to explain) sebab akibat sebagaimana yang dilakukan peneliti kuantitatif. 
THE RELEVANCE OF ISLAMIC EDUCATION (PAI) LESSON PLANNING TO THE ENHANCEMENT OF STUDENTS' CHARACTER Masruroh, Siti; Sasmita, Mitra; Zainuri, Rahma Dilla; Rahmatiani, Lusiana; Ali, Agus
Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 8 No. 02 (2025): Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/im.v8i02.7703

Abstract

The purpose of this study on the relevance of Islamic Education (PAI) lesson planning to the enhancement of students' character is to foster students' awareness of the importance of character values embedded within themselves. This research employs field research methodology, which involves collecting data directly from the research location. To support the success of the study, a relevant approach was used, specifically a qualitative descriptive method for this analysis.The findings indicate that the overall PAI learning system at SMK Jayabeka 01 Karawang demonstrates a strong relevance between the planning, implementation, and objectives of the lessons with students' character values. This alignment supports the achievement of students with exemplary character, well-prepared to face the professional world. In conclusion, PAI lesson planning plays a crucial role in instilling faith, piety, and character values in students, aligning with educational goals and the school's vision and mission. By designing structured syllabi, lesson plans, methods, and evaluations, PAI teachers contribute to shaping students with noble character, confidence, independence, and curiosity. The learning process is enhanced through innovative approaches, such as interactive media and group discussions, creating an effective and enjoyable learning environment. Supporting factors include students' freedom to express opinions, relevant learning media, and good communication between teachers and students. However, challenges such as uneven religious understanding and Qur'an reading abilities require additional intervention from teachers and parental support.
IT-Based Learning Media Training for Islamic Religious Education Teachers in Karawang Regency, Indonesia Masruroh, Siti; Zainuri, Rahma Dilla; Rahmatiani, Lusiana
Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Nyiur-Dimas) Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/nyiur.v5i1.1603

Abstract

This community service activity aimed to enhance the competence of Islamic Religious Education (PAI) teachers in Karawang Regency in utilizing information and communication technology (ICT) for learning. The training, conducted by the Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Buana Perjuangan Karawang, focused on developing IT-based learning media that are interactive, innovative, and aligned with the needs of 21st-century education. A total of 80 teachers participated in the one-day workshop, which included lectures, practical sessions, and collaborative workshops. The results demonstrated significant improvement in teachers’ digital literacy, motivation, and ability to design interactive learning media, leading to enhanced teaching quality in PAI classes.
Pemikiran Islam tentang Teknologi Modern: Tinjauan Etika terhadap Penggunaan AI dalam Kehidupan Manusia Zainuri, Rahma Dilla; Suryadi, Iyad; Helmawati, Helmawati
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i4.2209

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Meskipun menawarkan efisiensi dan kemudahan, penggunaan AI juga menimbulkan tantangan etis, khususnya dalam konteks keadilan, privasi, dan tanggung jawab moral. Dalam Islam, teknologi tidak dipandang sebagai sesuatu yang netral, tetapi harus diarahkan sesuai dengan nilai-nilai syariah dan maqashid al-syariah (tujuan hukum Islam). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji etika penggunaan AI dalam kehidupan manusia berdasarkan perspektif pemikiran Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan (library research), dengan sumber utama Al-Qur’an, hadis, dan literatur etika teknologi dalam Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan AI harus sejalan dengan prinsip-prinsip keadilan, kemaslahatan, dan tidak menimbulkan kerusakan (mafsadah). Teknologi yang tidak mempertimbangkan nilai-nilai tersebut berisiko membawa dampak negatif, baik secara individu maupun sosial. Oleh karena itu, AI harus dikembangkan dan digunakan secara bertanggung jawab, transparan, dan beretika dalam kerangka nilai-nilai Islam.
Model Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Era Modern Samita, Mitra; Khadijah, Ifah; Suherman, Usep; Zainuri, Rahma Dilla; Haerudin, Haerudin
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4699

Abstract

Research on Islamic Religious Education (PAI) curriculum and learning is a strategic instrument in encouraging innovation in Islamic education amidst the dynamics of scientific and technological developments and social change. This article aims to analyze the concept of developing PAI curriculum and learning research, identify key issues faced in educational practice, and formulate a relevant and applicable research development model. The study results indicate that the development of PAI curriculum and learning research needs to be directed at integrating revealed values with modern pedagogical approaches in a systematic and sustainable manner. This concept positions Islamic Religious Education (PAI) not only as a means of transferring religious knowledge, but also as a process of character formation, strengthening faith, and fostering social responsibility in students. The main problems faced in developing Islamic Religious Education (PAI) curriculum and teaching include low innovation in learning methods, limited competency and resources of educators and researchers, a lack of relevance of the material to technological developments and social contexts, and a lack of research based on the real needs of students.  Therefore, this article recommends a model for developing Islamic Religious Education curriculum and learning research that combines Research and Development (R&D), Design-Based Research (DBR), and Action Research approaches with Islamic educational principles. Implementation of this model is carried out through stages of trial and error, reflection, and continuous evaluation. Thus, Islamic Religious Education curriculum and learning research is expected to improve learning effectiveness, encourage educational innovation, and realize the goals of Islamic education in developing knowledgeable, faithful, and morally upright individuals.
Model-model Pembelajaran Inovatif sebagai Implementasi Kurikulum PAI yang Responsif terhadap Perubahan Zaman Zainuri, Rahma Dilla; Khadijah, Ifah; Haerudin, Haerudin; Sasmita, Mitra
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4700

Abstract

Perubahan zaman yang ditandai oleh perkembangan teknologi digital, globalisasi, dan dinamika sosial menuntut Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk beradaptasi melalui kurikulum dan strategi pembelajaran yang inovatif. Kurikulum PAI tidak hanya berfungsi sebagai pedoman materi ajar, tetapi juga sebagai instrumen pembentukan karakter, sikap religius, dan kompetensi abad ke-21 peserta didik. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji berbagai model pembelajaran inovatif sebagai bentuk implementasi kurikulum PAI yang responsif terhadap tuntutan perubahan zaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan, meliputi kajian kurikulum PAI, teori pembelajaran inovatif, serta praktik pembelajaran PAI di era digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan model-model pembelajaran inovatif, seperti pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning), pembelajaran berbasis masalah (Problem-Based Learning), blended learning, dan pembelajaran kolaboratif, mampu meningkatkan keterlibatan aktif peserta didik, pemahaman nilai-nilai keislaman, serta integrasi antara aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Selain itu, model pembelajaran inovatif mendorong peserta didik untuk berpikir kritis, kreatif, dan berakhlak mulia dalam menghadapi tantangan kehidupan modern. Dengan demikian, implementasi model-model pembelajaran inovatif dalam kurikulum PAI menjadi strategi penting untuk mewujudkan pembelajaran yang relevan, kontekstual, dan berorientasi pada penguatan karakter Islami di tengah perubahan zaman.