Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Kepemimpinan Rasulullah Dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam Aminudin S, Muh. Dzihab; Sasmita, Mitra; Haerudin, Haerudin; Rahma Dilla Zainuri; Al-Amin, Al-Amin
Jurnal Ilmiah Global Education Vol. 5 No. 2 (2024): JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION, Volume 5 Nomor 2, Juni 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/jige.v5i2.2810

Abstract

The biggest crisis in the world today is the crisis of example or uswah. The need for a leader who has character like the Prophet Muhammad is very necessary because many people who serve as leaders do not have the character that a leader should have in terms of educational leadership. Leadership is the characteristic of a leader in assuming formal moral and legal responsibility for all the implementation of his authority which has been delegated to the people he leads. As an exemplary leader who is an ideal model of leadership, Rasulullah was gifted with four main characteristics, namely: Sidiq, Amanah, Tablighi and Fathonah. Sidiq means honest in words and deeds, amanah means being trustworthy in maintaining responsibilities, tablig means conveying all kinds of goodness to the people and fathonah means being intelligent in managing society
Peran Mahasiswa PLP Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Melalui Media Inovatif Untuk Menumbuhkan Semangat Siswa Pitri, Ima Widya; Cintami, Cintami; Marini, Noviyanti; Sasmita, Mitra
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 1 (2025): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v5i1.2910

Abstract

Mahasiswa dituntut menjadi lebih kreatif dan inovatif termasuk mahasiswa program studi pendidikan yang sedang melaksanakan pengenalan lapangan persekolahan karena mereka perlu menyiapkan perangkat yang akan mendukung pembelajaran, salah satunya media. Menentukan media sendiri bukan hal yang mudah karena jika salah dalam menentukan maka akan membuat siswa tidak nyaman dalam belajar yang berdampak pada kebosanan. Sesuai dengan permasalahan yang terjadi di SMK Jayabeka 01 Karawang yang setelah peneliti melakukan observasi di kelas khususnya kelas XI banyak siswa yang tidak serius dalam belajar. Permasalahan tersebut disebabkan oleh guru yang jarang menciptakan proses pembelajaran yang menarik seperti tidak menggunakan media yang sesuai. Untuk mengatasi permasalahan tersebut peneliti menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode deskriptif dengan memusatkan suatu pengamatan terhadap fenomena aktual yang benar-benar terjadi. Adapun hasil penelitian yang diperoleh setelah peneliti mengimplementasikan media inovatif tersebut yaitu siswa banyak memberikan respon positif dengan menunjukan antusiasme dalam mengikuti pembelajaran.
THE RELEVANCE OF ISLAMIC EDUCATION (PAI) LESSON PLANNING TO THE ENHANCEMENT OF STUDENTS' CHARACTER Masruroh, Siti; Sasmita, Mitra; Zainuri, Rahma Dilla; Rahmatiani, Lusiana; Ali, Agus
Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 8 No. 02 (2025): Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/im.v8i02.7703

Abstract

The purpose of this study on the relevance of Islamic Education (PAI) lesson planning to the enhancement of students' character is to foster students' awareness of the importance of character values embedded within themselves. This research employs field research methodology, which involves collecting data directly from the research location. To support the success of the study, a relevant approach was used, specifically a qualitative descriptive method for this analysis.The findings indicate that the overall PAI learning system at SMK Jayabeka 01 Karawang demonstrates a strong relevance between the planning, implementation, and objectives of the lessons with students' character values. This alignment supports the achievement of students with exemplary character, well-prepared to face the professional world. In conclusion, PAI lesson planning plays a crucial role in instilling faith, piety, and character values in students, aligning with educational goals and the school's vision and mission. By designing structured syllabi, lesson plans, methods, and evaluations, PAI teachers contribute to shaping students with noble character, confidence, independence, and curiosity. The learning process is enhanced through innovative approaches, such as interactive media and group discussions, creating an effective and enjoyable learning environment. Supporting factors include students' freedom to express opinions, relevant learning media, and good communication between teachers and students. However, challenges such as uneven religious understanding and Qur'an reading abilities require additional intervention from teachers and parental support.
Integrasi Pendekatan Spiritual dan Psikologis dalam Menjaga Kesehatan Mental Remaja: Study Deskriptif Kualitatif Pada SMK Jayabeka 01 Karawang Sasmita, Mitra; Suryadi, Iyadh; Helmawati
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i4.1753

Abstract

Masalah kesehatan mental pada remaja semakin meningkat seiring dengan tekanan sosial dan akademik di era globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pendekatan spiritual dan psikologis dalam menjaga kesehatan mental remaja di SMK Jayabeka 01 Karawang. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap siswa, guru, kepala sekolah, serta orang tua, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan spiritual seperti shalat berjamaah, membaca Al-Qur’an, dzikir, dan doa bersama, serta layanan konseling memberikan pengaruh positif terhadap kesejahteraan mental peserta didik. Sebanyak 92% siswa merasa lebih tenang dan 93% mengalami perubahan positif dalam kesehatan mental mereka. Pendekatan ini terbukti efektif membangun ketenangan batin, meningkatkan resiliensi emosional, dan memperkuat karakter religius remaja. Penelitian ini berkontribusi dalam memperluas pemahaman tentang integrasi nilai-nilai spiritual dan psikologis dalam pendidikan, serta merekomendasikan penerapan program serupa di lembaga pendidikan lain.
Model-model Pembelajaran Inovatif sebagai Implementasi Kurikulum PAI yang Responsif terhadap Perubahan Zaman Zainuri, Rahma Dilla; Khadijah, Ifah; Haerudin, Haerudin; Sasmita, Mitra
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4700

Abstract

Perubahan zaman yang ditandai oleh perkembangan teknologi digital, globalisasi, dan dinamika sosial menuntut Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk beradaptasi melalui kurikulum dan strategi pembelajaran yang inovatif. Kurikulum PAI tidak hanya berfungsi sebagai pedoman materi ajar, tetapi juga sebagai instrumen pembentukan karakter, sikap religius, dan kompetensi abad ke-21 peserta didik. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji berbagai model pembelajaran inovatif sebagai bentuk implementasi kurikulum PAI yang responsif terhadap tuntutan perubahan zaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan, meliputi kajian kurikulum PAI, teori pembelajaran inovatif, serta praktik pembelajaran PAI di era digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan model-model pembelajaran inovatif, seperti pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning), pembelajaran berbasis masalah (Problem-Based Learning), blended learning, dan pembelajaran kolaboratif, mampu meningkatkan keterlibatan aktif peserta didik, pemahaman nilai-nilai keislaman, serta integrasi antara aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Selain itu, model pembelajaran inovatif mendorong peserta didik untuk berpikir kritis, kreatif, dan berakhlak mulia dalam menghadapi tantangan kehidupan modern. Dengan demikian, implementasi model-model pembelajaran inovatif dalam kurikulum PAI menjadi strategi penting untuk mewujudkan pembelajaran yang relevan, kontekstual, dan berorientasi pada penguatan karakter Islami di tengah perubahan zaman.