Plantar fasciitis adalah peradangan pada fascia plantaris akibat penguluran berlebihan yang dapat menyebabkan robekan dan iritasi, terutama di bagian antero-medial tuberositas calcaneus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan latihan hold relax pada intervensi kompres es dalam mengurangi nyeri pada pasien calcaneus spur di Poli UKS Institut Kesehatan Helvetia. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre-test dan post-test group. Sebanyak 20 pasien berusia 45–60 tahun dibagi secara acak ke dalam dua kelompok perlakuan: Kelompok I mendapat intervensi kompres es, dan Kelompok II mendapat intervensi kompres es dengan latihan hold relax. Intervensi dilakukan selama 6 minggu, tiga kali seminggu, dengan 10 repetisi setiap sesi. Nyeri diukur menggunakan Visual Analog Scale sebelum dan sesudah intervensi. Kelompok I menunjukkan penurunan skor nyeri dari 6,90 menjadi 3,40 (p<0,004), sementara Kelompok II turun dari 7,10 menjadi 2,80 (p<0,004). Uji Mann-Whitney menunjukkan perbedaan signifikan dalam penurunan nyeri antara kedua kelompok (p<0,05). Simpulan, kombinasi kompres es dan latihan hold relax lebih efektif mengurangi nyeri dibandingkan kompres es saja pada pasien calcaneus spur.