Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Penambahan Latihan Hold Relax Pada Kompres Ice Pack Dalam Mengurangi Nyeri Pada Calcanius Spur Baiduri Siregar, Riani; Saputra, Heri; Purwana, Rudi
Journal Healthy Purpose Vol. 3 No. 2: November 2024
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56854/jhp.v3i2.430

Abstract

Plantar fasciitis adalah peradangan pada fascia plantaris akibat penguluran berlebihan yang dapat menyebabkan robekan dan iritasi, terutama di bagian antero-medial tuberositas calcaneus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan latihan hold relax pada intervensi kompres es dalam mengurangi nyeri pada pasien calcaneus spur di Poli UKS Institut Kesehatan Helvetia. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre-test dan post-test group. Sebanyak 20 pasien berusia 45–60 tahun dibagi secara acak ke dalam dua kelompok perlakuan: Kelompok I mendapat intervensi kompres es, dan Kelompok II mendapat intervensi kompres es dengan latihan hold relax. Intervensi dilakukan selama 6 minggu, tiga kali seminggu, dengan 10 repetisi setiap sesi. Nyeri diukur menggunakan Visual Analog Scale sebelum dan sesudah intervensi. Kelompok I menunjukkan penurunan skor nyeri dari 6,90 menjadi 3,40 (p<0,004), sementara Kelompok II turun dari 7,10 menjadi 2,80 (p<0,004). Uji Mann-Whitney menunjukkan perbedaan signifikan dalam penurunan nyeri antara kedua kelompok (p<0,05). Simpulan, kombinasi kompres es dan latihan hold relax lebih efektif mengurangi nyeri dibandingkan kompres es saja pada pasien calcaneus spur.
Pengaruh Program Literasi Kesehatan terhadap Pengetahuan Mahasiswa Mengenai Gaya Hidup Sehat Purwana, Rudi; Novianti, Winda; Asrul, Asrul; Baiduri Siregar, Riani; Saputra, Heri
Journal Healthy Purpose Vol. 3 No. 2: November 2024
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56854/jhp.v3i2.431

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh program literasi kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan mahasiswa mengenai gaya hidup sehat. Literasi kesehatan dianggap sebagai elemen penting dalam mendorong perilaku sehat di kalangan mahasiswa. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pretest-posttest. Sebanyak 100 mahasiswa dari berbagai jurusan di sebuah universitas di Indonesia dipilih sebagai responden melalui teknik random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mengukur tingkat literasi kesehatan dan pengetahuan tentang gaya hidup sehat sebelum dan sesudah program. Hasil analisis statistik menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan mahasiswa setelah mengikuti program literasi kesehatan (p < 0,05). Faktor-faktor seperti akses informasi, pemahaman, dan kemampuan menerapkan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari turut berkontribusi pada hasil tersebut. Kesimpulannya, program literasi kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan mahasiswa mengenai gaya hidup sehat, sehingga diharapkan program serupa dapat diimplementasikan secara lebih luas untuk mendukung kesehatan generasi muda.
Pengaruh Postur Kerja Duduk Didepan Komputer Terhadap Penderita Neck Pain Pada Dosen Institut Kesehatan Helvetia Saputra, Heri; Baiduri Siregar, Riani; Purwana, Rudi; Haryanti Butar Butar, Maria
Journal Healthy Purpose Vol. 3 No. 2: November 2024
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56854/jhp.v3i2.432

Abstract

Pekerjaan yang melibatkan duduk dalam waktu lama, terutama di depan komputer, dapat menyebabkan masalah muskuloskeletal, termasuk Neck Pain, yang sering dialami oleh karyawan kantor. Neck Pain merupakan keluhan yang umum terjadi akibat postur tubuh yang buruk saat melakukan aktivitas seperti mengetik, presentasi, atau kegiatan lainnya yang mengharuskan posisi diam dalam waktu lama. Daerah cervikal dan lumbal menjadi area yang paling banyak mendapat tekanan, terutama saat bekerja di depan komputer atau selama pertemuan yang berlangsung berjam-jam. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari kampus Helvetia dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian melibatkan 20 karyawan berusia 25–40 tahun. Analisis dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman Rank, yang menunjukkan adanya hubungan antara postur kerja duduk dengan keluhan Neck Pain. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,002 (p<0,05), mengindikasikan hubungan yang signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa postur kerja yang tidak ergonomis dapat meningkatkan risiko keluhan Neck Pain. Hal ini penting untuk diperhatikan oleh karyawan dan perusahaan dalam mengelola risiko kerja, seperti dengan menyediakan fasilitas ergonomis atau pelatihan tentang postur tubuh yang benar, guna mengurangi keluhan muskuloskeletal dan meningkatkan kenyamanan kerja.