Antia, Vindy
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Polynom: Journal in Mathematics Education

Eksplorasi Etnomatematika Pada Tradisi Saparan Pondok Wonolelo Antia, Vindy; Arfinanti, Nurul
Polynom: Journal in Mathematics Education Vol. 4 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matematika menjadi salah satu mata pelajaran yang harus dipelajari pada tingkat dasar hingga menengah. Namun, matematika menjadi pelajaran yang “momok” bagi sebagian besar peserta didik. Matematika dipandang sebagai mata pelajaran yang sulit bagi peserta didik. Pembelajaran matematika yang belum berhubungan dalam kehidupan sehari-hari menyebabkan peserta didik mengalami kesulitan dalam belajar matematika. Oleh karena itu diperlukan pembelajaran matematika yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari yaitu pembelajaran dengan etnomatematika. Pembelajaran matematika berbasis etnomatematika memiliki banyak dampak positif bagi peserta didik. Salah satu obyek budaya etnomatematika yang dapat digunakan yaitu Tradisi Saparan Pondok Wonolelo. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan temuan dari eksplorasi etnomatematika pada tradisi Saparan Pondok Wonolelo. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Subyek penelitian ini adalah tokoh masyarakat setempat di dusun Pondok Wonolelo, sedangkan objek penelitiannya yaitu tradisi Saparan Pondok Wonolelo. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, studi literatur , serta menganalisis semua data yang telah dikumpulkan. Teknik analisis data menggunakan analisis domain, analisis taksonomi, analisis komponensial, dan analisis tema budaya. Hasil penelitian ini yaitu terdapat 4 konsep matematika yang terdapat pada tradisi saparan Pondok Wonolelo, yaitu konsep geometri, operasi aljabar, operasi pembagian, dan perbandingan nilai . Pada gunungan apem terdapat konsep operasi aljabar dan geometri yaitu bangun ruang limas segi empat. Pada Jodang terdapat konsep geometri yaitu bangun ruang limas segi empat dan bangun datar trapesium, segitiga, dan lingkaran. Pada apemnya terdapat konsep perbandingan, operasi pembagian, dan geometri yaitu bangun datar lingkaran.
Penentuan Rute Terpendek Stasiun Lempuyangan ke UIN Sunan Kalijaga dengan Algoritma Dijkstra Antia, Vindy; Indri Dwi Cahyaningtyas; Gading Julio Perkasa; Miranti; Jasmine Nurul Izzah; Burhanuddin Latif
Polynom: Journal in Mathematics Education Vol. 3 No. 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/polynom.2023.32.56-62

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan rute terpendek dari Stasiun Lempuyangan ke UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menggunakan algoritma Dijkstra. Data berupa jarak aktual antar lokasi diambil dari Google Maps dan direpresentasikan dalam bentuk graf berbobot, dengan simpul sebagai lokasi dan sisi sebagai jarak antar lokasi. Algoritma Dijkstra bekerja dengan mencari jarak terpendek dari simpul awal ke simpul lainnya secara iteratif hingga mencapai simpul tujuan. Proses perhitungan dilakukan dengan bantuan aplikasi berbasis VB.Net. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rute terpendek dari Stasiun Lempuyangan ke UIN Sunan Kalijaga adalah melalui A → B → D → E → H → K dengan bobot total 3,45. Implementasi algoritma Dijkstra terbukti efisien dan akurat dalam menentukan jalur terpendek, sehingga dapat menjadi solusi optimal untuk sistem navigasi dan pemetaan