Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penyuluhan remaja dengan tema “sejahterakan kesehatan fisik dan jiwa dengan adab berpakaian muslim” Sulistyoningtyas, Sholaikhah; Widiyati
Hasil Karya 'Aisyiyah untuk Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): April
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/hayina.3648

Abstract

Edukasi merupakan salah satu cara yang digunakan untuk meningkatkan pengetahuan dan memperbaiki perilaku pada seseorang, khususnya pada remaja. Dimasa masa remaja merupaakn masa transisi sehingga memerlukan edukasi terkait kesehatan reproduksi untuk menjaga kesejahteraan dalam kehidupan remaja. Tujuan diberikan edukasi adalah untuk meningkatkan pengetahuan remaja terkait tentang kesehatan reproduksi dan adab berpakaian secara islam. Metode yang diberikan adalah dengan memberikan penyuluhan pada remaja di SMA negeri 1 Godean. Penyuluhan yang dilakukan dihadiri oleh semua siswi keputren di SMA N I Godean dengan natusian dan para remaja aktif dalam diskusi tanya jawab mencerminkan bahwa mereka antusias dan memahami apa yang telah ddisampaiakn. Diharapkan dengan edukasi yang diberikan remaja putri dapat lebih memperhatikan terkait kesehatan reproduksi ada remaja meliputi fisik maupun psikologisnya dan menjaga diri dengan cara memperhatikan adab dalam berpakaian untuk mencegah munculnya kejadian yang tidak diinginkan pada remaja-remaja tersebut.
Pengenalan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Berbasis Digital dengan Metode Scan Barcode di Kelurahan Muara Fajar Timur Yazid, Muhammad; Kumala Sari, Dina; Anisa Pertiwi, Umi; Rahman, Joya; Ningsih, Julia; Nadila, Lili; Amelia, Winanda; Toyibah, Umi; Widiyati; Lubis, Holijah; Rizki Yani, Fadila; Dewinta, Intan; Akhmad Sabda Maulana, Nur; Roby, Muhammad; Anggraini, Ayu
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v3i2.516

Abstract

Dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah program pengabdian masyarakat yang memiliki peran penting dalam pengenalan dan penerapan ilmu pengetahuan dalam Masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk memperkenalkan pendekatan digital dalam memanfaatkan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) melalui metode scan barcode di Kelurahan Muara Fajar Timur. Ada 10 jenis tanaman TOGA diidentifikasi dan dipasang barcode di Kelurahan Muara Fajar Timur. Adapun jenis tanaman tersebut seperti Temulawak (Curcuma zanthorrhiza), Terong ungu (Solanum melongena), Kunyit (Curcuma longa L.), Kunyit putih (Curcuma zedoaria), Jahe (Zingiber officinale), Jahe merah (Zingiberofficinale.Rosc.Var.Rubrum), Kencur (Kaempferia galanga), Serai (Cymbopogon citratus), Lengkuas (Alpinia galanga), Kumis kucing (Orthosiphon aristatus), Sirih merah (Piper ornatum), dan Daun bawang (Allium fistulosum L.). Aplikasi mobile yang dibuat berhasil digunakan oleh masyarakat setempat untuk mengenali tanaman dan memahami manfaatnya. Hasil survei menunjukkan bahwa pendekatan ini berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat tentang TOGA.
ANALISIS PERENCANAAN STRATEGI BISNIS DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS SWOT DAN MPSK (Studi Kasus pada Perusahaan Rokok Harapan Sejati Nganjuk) Widiyati; Yuli Minartiwi
CYBER-TECHN Vol. 15 No. 01 (2021): CYBER-Techn
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan berkembangnya kemajuan teknologi dan informasi belakangan ini, perusahaan dituntut untuk mampu menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Perusahaan dirasa perlu merencanakan dan menyusun strategi bisnis apa yang sebaiknya diambil oleh perusahaan Rokok Harapan Sejati berdasarkan evaluasi faktor-faktor lingkungan perusahaan dan bagaimana menerapkan strategi tersebut ke dalam perusahaan. Dengan metode penelitian menggunakan matrik SWOT (Stenghts, Weakness, Oppurtunities, Threat) dan matrik MPSK (Matrik Perencanaan Strategi Kuantitatif) diharapkan dapat memberikan suatu langkah penyelesaian yang kongkret sehingga perencanaan strategis dalam mengambil suatu keputusan pada level top manajemen dapat terjawab dan terealisasi langsung dalam perusahaan. Terjadap 7(tujuh) faktor lingkungan eksternal dan 9 (sembilan) faktor lingkungan internal yang mempengaruhi Perusahaan Rokok Harapan Sejati secara signifikan. Masing-masing faktor lingkungan dievaluasi dalam matrik evaluasi faktor eksternal dan internal. Setelah memformulasikan alternatif strategi dengan mengkombinasikan masing-masing faktor kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman. Maka terdapat 7 (tujuh) alternatif strategi, dimana dari hasil penilaian masing-masing alternatif strategi ini kita dapatkan bahwa alternatif strategi yang paling tinggi penilaiannya adalah alternatif strategi selalu meningkatkan kualitas dan variasi produk.
Unveiling Digital Religious Phenomenology: the Negotiation of Literacy, Ethics, and Islamic Character Building among University Students Jimi Harianto; Vetty Febriana; Roliyah; Widiyati
GAJIE: Global Journal of Islamic Education Vol. 2 No. 01 (2026): GAJIE: Global Journal of Islamic Education
Publisher : FTIK Program Magister PAI Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/gajie.v2i01.4644

Abstract

The pervasive integration of social media into university students' daily lives has created a complex digital-religious landscape, necessitating a deeper understanding of how Islamic values are negotiated online. This is particularly critical in Islamic teacher education, where future educators must embody and teach these values. This study aimed to investigate the phenomenological experience of Muslim student-teachers as they negotiate digital literacy, ethical practices (adab), and the construction of Islamic character within their social media ecosystems. A qualitative study employing Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) was conducted. Data were collected through digital ethnography (observation of 9 WhatsApp/Telegram groups), in-depth phenomenological interviews with 24 students from teacher education programs (PGSD, PGPAUD, Penjaskesrek), and analysis of digital artifacts over 4 months. Three central themes emerged: (1) the contextual compartmentalization of adab, where students applied distinct ethical norms across different digital spaces; (2) strategic value negotiation, employing methods such as silence, private confirmation, or polite confrontation to resolve ethical dilemmas; and (3) a performative-internalization dialectic, where curated displays of piety on public platforms contrasted with more instrumental communication in private groups. Social media functions as a significant pedagogical space for the moral development of Muslim student-teachers, characterized by active negotiation rather than passive reception of norms. The findings underscore the necessity for educational strategies in Islamic higher education that foster critical digital religious literacy, moving beyond normative instruction to support reflective ethical reasoning in digital contexts.