Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : The World of Financial Administration Journal

PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2019 – 2021 Kartini, Titin; Aulia, Silvi; Pibriani, Thalia
The World of Financial Administration Journal Volume 5 Issue 2, Desember 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/wfaj.v5i2.1882

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh kinerja keuangan terhadap Return saham yang dilakukan oleh perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2021. Variabel independen dalam penelitian ini adalah Current Ratio, Debt to Equity Ratio, dan Return On Asset. Sedangkan Variabel dependen dalam penelitian ini adalah Return Saham. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 32 perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari periode 2019-2021. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria meliputi: Perusahaan Perbankan yang go public di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari tahun 2019 sampai dengan 2021, menyediakan data Laporan keuangan dari tahun 2019 sampai dengan 2021 dan sampel yang digunakan memiliki data lengkap. Data diperoleh dari situs resmi BEI (www.idx.co.id). Teknik analisis yang digunakan adalah statistik deskriftif dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian dengan analisis regresi berganda menunjukkan bahwa hasil analisis koefisien korelasi berganda R (multiple corelation) menggambarkan cukup kuatnya hubungan antara variabel Current Asset(CR), Debt to Equity Ratio(DER) dan Return on Asset(ROA) secara bersama-sama terhadap variabel return saham. Dan juga berdasarkan analisis koefisien regresi linier berganda menunjukkan bahwa Current Ratio mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Return Saham. Sedangkan Debt to Equity Ratio(DER) dan Retun on Asset(ROA) mempunyai pengaruh yang tidak signifikan terhadap Return Saham. Kata kunci : Return Saham, Current Ration, Debt To Equity Ratio (DER) dan Return on Asset (ROA) Abstract This study was conducted to examine the effect of financial performance on stock returns conducted by banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2019-2021 period. The independent variables in this study are Current Ratio, Debt to Equity Ratio, and Return On Asset. While the dependent variable in this study is Stock Return. The sample in this study consisted of 32 banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange from the 2019-2021 period. The sampling technique used is purposive sampling with criteria including: Banking companies that went public on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2019 to 2021, provide financial statement data from 2019 to 2021 and the samples used have complete data. Data collected from the official IDX website (www.idx.co.id). The analysis technique used is descriptive statistics and multiple linear regression analysis. The results of the study with multiple regression analysis show that the results of the multiple correlation coefficient analysis R (multiple corelation) illustrate the strong enough relationship between the variables Current Asset (CR), Debt to Equity Ratio (DER) and Return on Asset (ROA) together on the stock return variable. And also based on multiple linear regression coefficient analysis shows that Current Ratio has a significant effect on Stock Returns. Meanwhile, Debt to Equity Ratio (DER) and Return on Asset (ROA) have an insignificant effect on Stock Returns. Keywords: Stock Return, Current Ratio, Debt to Equity Ratio (DER) and Return on Asset (ROA)
Prosedur Pelayanan Migrasi Listrik Pascabayar Menjadi Prabayar (Token) di PT.PLN ULP Subang Nurwulansari, Haniva; Suparman, Ade; Aulia, Silvi
The World of Financial Administration Journal Volume 6 Issue 2, Desember 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/wfaj.v6i2.qkc1je65

Abstract

Penulisan ini bertujuan untuk (1) menjelaskan prosedur pelayanan migrasi listrik dari pascabayar ke prabayar di PT. PLN (Persero) ULP Subang, dan (2) mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam proses pelayanan migrasi listrik dari pascabayar ke prabayar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Program migrasi listrik prabayar resmi diluncurkan pada tahun 2010 dan mulai diperkenalkan secara masif pada tahun 2011. Program ini bertujuan untuk mengurangi permasalahan yang dihadapi PLN, seperti tunggakan tagihan listrik dan krisis energi, dengan menghadirkan inovasi berupa listrik prabayar. Kendala utama yang dihadapi dalam migrasi ini adalah mindset pelanggan, terutama di kalangan pelanggan yang lebih tua, yang merasa nyaman dengan sistem pascabayar dan enggan beralih ke sistem prabayar karena merasa lebih praktis. Sebaliknya, pelanggan yang lebih muda cenderung lebih terbuka terhadap perubahan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa pelanggan yang enggan bermigrasi memiliki persepsi positif terhadap sistem pascabayar dan tidak merasakan adanya dorongan untuk beralih ke prabayar. Di sisi lain, pelanggan yang memilih migrasi merasa bahwa sistem prabayar memberikan kemudahan dan keuntungan lebih dalam mengelola konsumsi listrik mereka. Proses migrasi melibatkan dua dokumen penting, yaitu dokumen pertama untuk pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) beserta materai, dan dokumen kedua untuk pembayaran akta notaris.
Tinjauan Prosedur Penyaluran Kredit Purna Bhakti Bagi Pensiunan di Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB) TBK Kantor Cabang Subang Putri, Ayu Astia; Gadzali , Silvy Sondari; Rachmat, Iwan Setiawan; Nawawi, Ade; Aulia, Silvi
The World of Financial Administration Journal Volume 7 Issue 2, Desember 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/wfaj.v7i2.2553

Abstract

Abstrak Pensiun merupakan hal yang berat bagi sebagian orang dikarenakan waktu yang biasanya dipakai bekerja menjadi kosong. Maka dari itu biasanya pensiunan mendirikan usaha untuk mengisi waktu kosongnya, masalahnya pensiunan sering mengalami kendala di keuangan. Sejalan dengan permasalahan tersebut bank BJB membuat produk yaitu Kredit Purna Bhakti (KPB) untuk membantu pensiunan mengatasi masalahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur penyaluran KPB agar pensiunan tidak salah ketika mengajukan kredit. Metode yang digunakan oleh penulis yaitu metode kualitatif deskriptif. Untuk pengumpulan data penulis menggunakan studi kepustakaan, observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil studi menunjukkan bahwa dalam prosedur penyaluran kredit KPB dimulai dari mengisi formulir dan melengkapi persyaratannya yang selanjutnya diproses pihak bank dan menghasilkan keputusan disetujui/ditolaknya pengajuan kredit. Adapun hambatan yang terjadi yaitu kurangya pengetahuan masyarakat mengenai prosedur KPB dan penanggung tidak dapat hadir.   Kata Kunci: Kredit Purna Bhakti, Prosedur, Penyaluran     Abstract Retirement is a difficult thing for some people because the time that is usually used for work becomes empty. Therefore, usually retired civil servants set up businesses to fill their free time, the problem of retirees often experiences financial constraints. In line with these problems, bank bjb created a product, namely Purna Bhakti Credit (KPB) to help retirees overcome problems. This study aims to determine the KPB provision procedure so that retirees do not make mistakes when applying for credit. The method used by the author is the Descriptive Method. For data collection, the author uses Literature Study and Field Work Practice which includes observation and interviews. Based on the results of the study, it shows that the KPB provision procedure starts from filling out the form and completing the requirements which are then processed by the bank and produce a decision to approve/reject the credit application. The obstacles that occur are the lack of public knowledge about the KPB procedure and the guarantor cannot be present.   Keywords: Credit Purna Bhakti, Procedure, Distribution