Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Validasi E-Modul Berbasis Mobile Learning dalam Pembelajaran Inovatif Pendidikan Kewarganegaraan Milanti, Ajeng Ayu; Lasambouw, Carolina M.; Maulana, M. Yunus
Journal of Education Research Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i4.482

Abstract

Penerapan metode pembelajaran konvensional seperti ceramah menjadi kontradiktif dengan perkembangan media pembelajaran saat ini. Pada era globalisasi dan digitalisasi, pembelajaran harus beradaptasi dengan perubahan untuk tetap relevan dan efektif. Pembelajaran digital merupakan solusi tepat melihat perubahan tersebut. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui hasil validasi para ahli terhadap pengembangan media pembelajaran e-modul Pendidikan Kewarganegaraan berbasis mobile learning serta hasil uji coba media sehingga tepat digunakan oleh mahasiswa dengan trend teknologi saat ini. Dengan memanfaatkan teknologi mobile, diharapkan mahasiswa dapat mengakses konten pembelajaran kapan saja dan di mana saja, memberikan fleksibilitas yang lebih besar dalam proses pembelajaran. Media e-modul ini dirancang untuk menyajikan materi pembelajaran secara visual, interaktif, dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa. Subjek yang terlibat adalah tiga orang ahli, terdiri dari ahli materi, ahli media dan ahli bahasa serta enam puluh enam orang mahasiswa Politeknik Negeri Bandung. Metode yang digunakan pada penelitian adalah metode Research and Development. Adapun metode pengumpulan data validasi ahli dan hasil uji coba mahasiswa diberikan melalui kuisioner offline dan online. Hasil penilaian tersebut kemudian diolah dan disesuaikan dengan rubrik penilaian.  Diperoleh hasil rata-rata validasi ketiga ahli sebesar delapan pula lima koma delapan puluh tiga persen menunjukkan bahwa media e-modul berbasis mobile learning sangat layak untuk dimanfaatkan. Selanjutnya media e-modul ini juga diuji cobakan kepada enam puluh enam mahasiswa dengan hasil prosentasi delapan puluh koma sebelas persen pada kategori sangat layak. Dari itu, seluruh penilaian ahli dan mahasiswa menunjukan bahwa e-modul Pendidikan Kewarganegaraan berbasis mobile learning layak digunakan. Sehingga dapat digunakan pada proses pembelajaran di Perguruan Tinggi.
Validasi E-Modul Berbasis Mobile Learning dalam Pembelajaran Inovatif Pendidikan Kewarganegaraan Milanti, Ajeng Ayu; Lasambouw, Carolina M.; Maulana, M. Yunus
Journal of Education Research Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i4.482

Abstract

Penerapan metode pembelajaran konvensional seperti ceramah menjadi kontradiktif dengan perkembangan media pembelajaran saat ini. Pada era globalisasi dan digitalisasi, pembelajaran harus beradaptasi dengan perubahan untuk tetap relevan dan efektif. Pembelajaran digital merupakan solusi tepat melihat perubahan tersebut. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui hasil validasi para ahli terhadap pengembangan media pembelajaran e-modul Pendidikan Kewarganegaraan berbasis mobile learning serta hasil uji coba media sehingga tepat digunakan oleh mahasiswa dengan trend teknologi saat ini. Dengan memanfaatkan teknologi mobile, diharapkan mahasiswa dapat mengakses konten pembelajaran kapan saja dan di mana saja, memberikan fleksibilitas yang lebih besar dalam proses pembelajaran. Media e-modul ini dirancang untuk menyajikan materi pembelajaran secara visual, interaktif, dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa. Subjek yang terlibat adalah tiga orang ahli, terdiri dari ahli materi, ahli media dan ahli bahasa serta enam puluh enam orang mahasiswa Politeknik Negeri Bandung. Metode yang digunakan pada penelitian adalah metode Research and Development. Adapun metode pengumpulan data validasi ahli dan hasil uji coba mahasiswa diberikan melalui kuisioner offline dan online. Hasil penilaian tersebut kemudian diolah dan disesuaikan dengan rubrik penilaian.  Diperoleh hasil rata-rata validasi ketiga ahli sebesar delapan pula lima koma delapan puluh tiga persen menunjukkan bahwa media e-modul berbasis mobile learning sangat layak untuk dimanfaatkan. Selanjutnya media e-modul ini juga diuji cobakan kepada enam puluh enam mahasiswa dengan hasil prosentasi delapan puluh koma sebelas persen pada kategori sangat layak. Dari itu, seluruh penilaian ahli dan mahasiswa menunjukan bahwa e-modul Pendidikan Kewarganegaraan berbasis mobile learning layak digunakan. Sehingga dapat digunakan pada proses pembelajaran di Perguruan Tinggi.
Literasi Hukum Aplikatif sebagai Penguatan Legalitas Usaha UMKM Desa Cigugurgirang Susanti, Ita; Putra, Tarekh Febriana; Juniarti, Cahaya; Nurasman, Muhammad Syaiful; Hazma, Hazma; Milanti, Ajeng Ayu; Sumiyati, Sumiyati; Lasambouw, Carolina M.
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i1.8210

Abstract

Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masih menghadapi tantangan dalam pemenuhan legalitas usaha akibat rendahnya literasi hukum, keterbatasan pemahaman prosedural, serta minimnya pendampingan UMKM yang bersifat aplikatif. Kondisi ini ditemukan pada pelaku UMKM yang masih menjalankan usaha informal di Desa Cigugurgirang, Kabupaten Bandung Barat, sehingga menghambat kesiapan mereka dalam mengelola legalitas usaha secara mandiri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung penguatan legalitas usaha UMKM melalui edukasi literasi hukum aplikatif sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi lokal. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, meliputi identifikasi kebutuhan mitra melalui diskusi kelompok terfokus dan kuesioner awal, penyusunan materi edukasi berbasis praktik, pelaksanaan edukasi literasi hukum melalui diskusi interaktif, serta pendampingan awal terkait prosedur dasar dan dokumen legalitas usaha. Kegiatan ini melibatkan 17 pelaku UMKM sebagai mitra utama. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai legalitas usaha, jenis dokumen hukum usaha, serta prosedur dasar perizinan usaha. Berdasarkan perbandingan kuesioner pra dan pascakegiatan, tingkat literasi hukum peserta meningkat sekitar 35%. Selain itu, sebagian besar peserta menunjukkan kesiapan awal untuk mulai mengurus legalitas usaha secara bertahap sesuai dengan kapasitas usahanya.Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi literasi hukum aplikatif yang disertai pendampingan UMKM berkontribusi positif dalam memperkuat legalitas usaha serta mendukung pemberdayaan ekonomi lokal di tingkat masyarakat.