Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Analisis Implementasi dan Kualitas Pendidikan pada Kebijakan Zonasi di Kota Blitar Meritasari, Dini Putri Ratna; Dhulhijjahyani, Firdausi; Rahman, Abdul; Untari, Sri
Journal of Education Research Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i2.1094

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mendiskripsikan implemetasi, kualitas pendidikan dan faktor penghambat pelaksanaan PPDB dengan sistem zonasi pada jenang SMP di Kota Blitar. Latar belakang dari artikel ini yaitu adanya kesenjangan yang cukup serius antar SMP di Kota Blitar yang menyebabkan perbandingan yang signifikan dalam proses pembelajaran pada sekolah favorit dan yang tidak favorit. Selain itu, guna mewujudkan kualitas pendidik yang lebih baik maka dengan melaksanakan kebijakan PPDB akan meningkatkan kualitas pembelajaran di dalam kelas. Kajian ini menggunakan penelitian dengan jenis kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus, dimana data didapat dari Dinas Pendidikan dan artikel jurnal terkait. Proses analisis data dengan menggunakan analisis Pattern Matching dari Robert K Yin yang terdiri dari tiga tahapan yaitu, expected outcomes as a pattern, rival explanation as patterns dan simpler patterns. Hasil studi ini yaitu implementasi kebijakan yang didasarkan pada teori kebijakan Goerge C. Erdwar yang terdiri dari empat dimensi yaitu: komunikasi antar kebijakan aktor, sumber daya, disposisi implementor, dan struktur birokrasi. Dampak dari adanya PPDB terhadap kualitas pendidikan masih belum maksimal karena masih terdapat pengelompokkan peserta didik berprestasi yang melakukan proses pendidikannya di sekolah yang tergolong favorit saja. Faktor penghambat dari pelaksanan kebijakan yaitu terdiri dari faktor internal : dukungan, informasi dan faktor eksternal, subtansi kebijakan, struktur birokrasi.
MERITA STRATEGY IN PRESERVING WASTRA IN LEARNING MEDIA AS A FORM OF LOCAL CULTURE TOWARDS SOCIO-CULTURAL RESILIENCE AT SMAN 1 MALANG CITY Meritasari, Dini Putri Ratna; Supriyono; Sukriono, Didik
JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL Vol. 17 No. 1 (2025): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL) JUNE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jupiis.v17i1.65020

Abstract

This study examines strategies for preserving traditional wastra as a learning medium. The strategy used is the “MERITA” strategy, which consists of local content, evaluation, reaction, and integration of augmented reality (AR). This study was conducted at SMAN 1 Kota Malang with the research subjects being 10th grade students. The research method used was a qualitative approach with sources from primary and secondary sources. Primary source were obtained through interviews with students, educational media developers, and educational facilitators. Secondary sources were obtained from journals and online articels related to the topic. Data analysis was conducted using the Miles & Huberman model, which includes the stages of data collection, data reduction, and drawing conclusions. Data validity was checked through source triangulation. The research findings were as follow : first, there has been ongoing development over time regarding Wastra Nusantara, which continues to exist to this day; second, the implementation of the “MERITA” strategy in the use of Wastra educational media actively involves students in the learning process. The “MERITA” strategy is not only a learning strategy but also one of the strategies used to provide students with direct learning and practical experiences, incorporating the integration of cutting-edge technology such as augmented reality. Third, wastra media can foster social and cultural resilience through active preservation and emotional connection among students. The success of the “MERITA” strategy research on the formation of socio-cultural resilience was proven by a knowledge test on traditional wastra , namely a pre-test and post-test, with an average pre-test score of 49.55 and an average post-test score of 78.97. There was an increase in students scores after undergoing Pancasila and Citizenship Education using the “MERITA” learning strategy, which incorporates local wisdom from traditional wastra.
KONSERVASI KAWASAN HERITAGE MELALUI URBAN TOURISM: TANTANGAN DAN PELUANG KEBERLANJUTAN Putri Sakina, Fadhila; Pratama, Andhika Yudha; Wijaya, Daya Negri; Larasati, Adinda Dwi; Meritasari, Dini Putri Ratna
Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara Vol 9 No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/mediasosian.v9i2.6520

Abstract

Kawasan heritage memiliki keunikan dan karakter yang dapat membentuk identitas kota. Bagian dari ruang publik yang bernilai sejarah ini, perlu dilestarikan keberadaannya. Pembangunan perkotaan harus memperhitungkan keberadaan kawasan heritage, supaya tidak merusak dan mengurangi nilai sejarah dan budayanya. Pembangunan urban tourism, dapat menjadi strategi untuk menyinergikan kawasan heritage ke dalam arah pembangunan perkotaan. Peluang ekonomi baru dapat tercipta melalui aktivitas wisata yang berpusat di kawasan heritage. Namun, resiko seperti komodifikasi, perubahan nilai dan identitas kawasan heritage perlu diperhitungkan dalam pembangunan urban tourism. Penelitian ini mengkaji dinamika peluang dan tantangan konservasi kawasan heritage melalui urban tourism. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara kepada Komunitas Historia Van Madioen sebagai komunitas pecinta sejarah Kota Madiun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peluang dari sisi dukungan kebijakan dan keberadaan komunitas masyarakat yang mendukung konservasi kawasan heritage. Namun, tantangan berupa potensi komersialisasi kawasan heritage yang berlebih dapat merusak prinsip konservasi. Keberhasilan konservasi kawasan heritage di berbagai kota di dunia dapat menjadi contoh bagaimana pengelolaan yang bijaksana dapat menjaga sekaligus memanfaatkan kawasan heritage.
Pendampingan Digitalisasi Blogspot E-commerce “ToLinJo” pada Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) Desa Sumberjo Sanankulon Kabupaten Blitar Meritasari, Dini Putri Ratna; Prastowo, Devina Safira; Dhulhijjahyani, Firdausi; Pangestu, Hafidah Putri; Untari, Sri
Abdimas Mandalika Vol 4, No 1 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v4i1.26051

Abstract

Abstract:  The Family Hope Program (PKH) is one of the policies issued by the central government which aims to alleviate poverty. The aim of implementing the service is to improve welfare, increase insight into digitalization and empower PKH beneficiary families in Sumberjo Village. The method used is the Participatory Rural Appraisal (PRA) approach proposed by Chambers in 1996 which has 5 stages, namely initial socialization, initial planning, mentoring, implementation and evaluation. The results of the service carried out by the service team are increasing economic independence by digitizing e-commerce, increasing insight into the concept of entrepreneurship and improving the quality of human resources through empowerment. It is hoped that this service activity with community empowerment can continue to be carried out in collaboration ith policy and the government to solve the problem of poverty in Indonesia.Abstrak: Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan salah satu kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat yang bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan. Tujuan dari pelaksanaan pengabdian yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan, meningkatkan wawasan tentang digitalisasi serta pemberdayaan keluarga penerima manfaat PKH Desa Sumberjo. Metode yang digunakan yaitu dengan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang dikemukakan oleh Chambers pada tahun 1996 yang memiliki 5 tahapan yaitu sosialisasi awal, perencanaan awal, pendampingan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil dari pengabdian yang dilakukan oleh tim pengabdian adanya peningkatan kemandirian ekonomi dengan digitalisasi e-commerce, peningkatan wawasan tentang konsep kewirausahaan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemberdayaan. Harapannya kegiatan pengabdian dengan pemberdayaan masyarakat ini dapat terus dilakukan dengan berkolaborasi dengan kebijakan dan pemerintah untuk menyelesaikan masalah kemiskinan di Indonesia.
Analisis Implementasi dan Kualitas Pendidikan pada Kebijakan Zonasi di Kota Blitar Meritasari, Dini Putri Ratna; Dhulhijjahyani, Firdausi; Rahman, Abdul; Untari, Sri
Journal of Education Research Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i2.1094

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mendiskripsikan implemetasi, kualitas pendidikan dan faktor penghambat pelaksanaan PPDB dengan sistem zonasi pada jenang SMP di Kota Blitar. Latar belakang dari artikel ini yaitu adanya kesenjangan yang cukup serius antar SMP di Kota Blitar yang menyebabkan perbandingan yang signifikan dalam proses pembelajaran pada sekolah favorit dan yang tidak favorit. Selain itu, guna mewujudkan kualitas pendidik yang lebih baik maka dengan melaksanakan kebijakan PPDB akan meningkatkan kualitas pembelajaran di dalam kelas. Kajian ini menggunakan penelitian dengan jenis kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus, dimana data didapat dari Dinas Pendidikan dan artikel jurnal terkait. Proses analisis data dengan menggunakan analisis Pattern Matching dari Robert K Yin yang terdiri dari tiga tahapan yaitu, expected outcomes as a pattern, rival explanation as patterns dan simpler patterns. Hasil studi ini yaitu implementasi kebijakan yang didasarkan pada teori kebijakan Goerge C. Erdwar yang terdiri dari empat dimensi yaitu: komunikasi antar kebijakan aktor, sumber daya, disposisi implementor, dan struktur birokrasi. Dampak dari adanya PPDB terhadap kualitas pendidikan masih belum maksimal karena masih terdapat pengelompokkan peserta didik berprestasi yang melakukan proses pendidikannya di sekolah yang tergolong favorit saja. Faktor penghambat dari pelaksanan kebijakan yaitu terdiri dari faktor internal : dukungan, informasi dan faktor eksternal, subtansi kebijakan, struktur birokrasi.
Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Laboratorium Sosial pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila di SMK Negeri 3 Malang Delfina, Dinda; Pratama, Andhika Yudha; Larasati, Adinda Dwi; Sakina, Fadhila Putri; Meritasari, Dini Putri Ratna
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 3 (2025): September - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.3.2025.7262

Abstract

Urgensi dari penelitian ini yaitu untuk meningkatkan keaktifan dan sikap kritis bagi siswa SMK yang berbasis dengan pengalaman supaya lebih mudah dalam memahami isu-isu kebangsaan dan kenegaraan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran berbasis laboratorium sosial pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di SMK Negeri 3 Malang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan (Research and Development) yang menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Metode ini dipilih karena mampu menghasilkan produk pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik sekaligus menguji efektivitasnya. Subjek dari penelitian ini adalah kelas XII Jurusan Tata Boga. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi sebagai tahapan analisis kebutuhan, wawancara kepada guru Pendidikan Pancasila, siswa dan wakil kurikulum. Penyebaran angket dan kuesioner yang bertujuan untuk mengetahui kebutuhan pengguna dan penilaian kelayakan modul serta dokumentasi sebagai data dukung penelitian. Media berupa modul ini dilakukan validasi kepada ahli media pembelajaran dengan persentase 95%, ahli pembelajaran dengan persentase 92,3% dan uji kepraktisan kepada guru Pendidikan Pancasila SMK Negeri 3 Malang sebesar 94%. Hasil validasi menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan masuk dalam kategori sangat valid, baik dari segi isi, tampilan, maupun keterbacaan. Modul ini juga dinilai efektif dalam meningkatkan partisipasi aktif siswa dan pemahaman terhadap materi kewarganegaraan melalui pendekatan kontekstual dan aplikatif yang dibuktikan dengan pelaksaan pretest dengan rata-rata skor 49,7 dan posttest dengan skor 77,3. Uji efektivitas dilakukan dengan uji paired sample t test dengan hasil p = 0.0000189 yang mana p<0.05 dinyatakan efektif untuk digunakan dan diimplementasikan sebagai media pembelajaran. Dengan demikian, modul pembelajaran berbasis laboratorium sosial ini dapat dijadikan sebagai alternatif bahan ajar inovatif dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila  di tingkat SMK.
Pembelajaran Bentang Budaya Nusantara dalam Karya Wastra Terintegrasi Web Learning Lokawastra untuk Pendalaman Elemen Bhinneka Tunggal Ika di MAN 2 Kota Malang Al Atok, A Rosyid; Pratama, Andhika Yudha; Wahyudi, Deny Yudo; Meritasari, Dini Putri Ratna
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 3 (2025): September - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.3.2025.7263

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan mendesak untuk menghadirkan media pembelajaran yang mampu mengintegrasikan nilai budaya lokal dengan teknologi digital agar pendidikan karakter dan multikultural dapat diwujudkan secara relevan bagi generasi masa kini. Kajian ini bertujuan untuk menciptakan suatu pembelajaran yang dapat menambahkan pemahaman siswa MAN 2 Kota Malang serta mendalami nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika dan pemanfaatan berupa keanekaragaman budaya Indonesia dalam bentuk karya wastra (kain tradisional) yang diintegrasikan ke dalam media digital berbasis Web-Learning Lokawastra. Lokawastra sebagai media pembelajaran merupakan inovasi yang mengintegrasikan budaya Jawa Timur melalui wastra (kain batik tradisional) dengan teknologi digital untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan kontekstual bagi siswa. Pengembangan web learning Lokawastra berangkat dari permaasalahan kebutuhan penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran didalam kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa MAN 2 Kota Malang. Pengembangan media ini menggunakan metodologi Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari Analysis, Design, Desiminate, Implementation dan Evaluation.  Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui tiga teknik utama, yaitu observasi, wawancara, dan angket (kuisioner). Lokawastra menjadi lebih dari sekadar media digital, melainkan jembatan antara pengetahuan budaya, nilai-nilai keberagaman, dan teknologi pembelajaran di era digital. Hasil dari penelitian dilakukan dengan melakukan uji validasi kepada ahli media pembelajaran yang menghasilkan presentase 97,5% dengan keterangan valid dan hasil validasi materi pembelajaran menghasilkan presentasi 95%. Kemudian dalam pelaksanaan implementasi dan diseminasi dilakukan pretest dan posttest yang kemudian diuji keefektifannya dengan skor signifikan (sig) sebenar 0.004 yang menunjukkan bahwa web-learning Lokawastra efektif untuk digunakan sebagai media pembelajaran.