Ahdiansyah, M Hafidz
Unknown Affiliation

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : MANGGALI

Parenting dengan Layanan Konseling Keluarga untuk Mewujudkan Keluarga Harmonis dan Ramah Anak Redjeki, Sri; Sayekti, Sri; Ahdiansyah, M Hafidz; Rimayati, Elfi
Manggali Vol 5 No 1 (2025): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v5i1.3656

Abstract

Penerapan pola asuh yang tepat, didukung oleh layanan konseling keluarga, memainkan peran penting dalam mewujudkan keluarga yang harmonis dan ramah anak. Pola asuh demokratis, di mana orang tua memberikan kebebasan kepada anak untuk mengemukakan pendapat sambil tetap memberikan bimbingan, terbukti efektif dalam menanamkan nilai-nilai karakter positif pada anak. Layanan konseling keluarga membantu memperbaiki komunikasi dan hubungan antar anggota keluarga, memungkinkan penyelesaian konflik secara konstruktif, serta meningkatkan pemahaman dan empati antara orang tua dan anak. Dengan demikian, kombinasi antara pola asuh yang tepat dan konseling keluarga dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan anak, membangun keterikatan emosional yang kuat, dan membentuk fondasi yang kokoh untuk menghadapi tantangan hidup, sehingga terwujud keluarga yang harmonis dan ramah anak.
Pelatihan Psikotes dan Wawancara Kerja Pusat Keunggulan Kelas XII SMK Negeri 3 Kendal Ahdiansyah, M Hafidz; Prihandoko, Tri Leksono; Dewi, Widya Novi Angga; Nayazik, Akhmad
Manggali Vol 5 No 1 (2025): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v5i1.3662

Abstract

Banyak fakta menunjukkan bahwa dalam seleksi perusahaan persentase pelamar kerja yang lolos dalam seleksi psikotes dan wawancara tidak sesuai dengan hasil yang dibutuhkan perusahaan. Hal ini menunjukkan bahwa rendahnya kesuksesan dalam lolosnya psikotes dan wawancara kerja. Terdapat banyak pelamar yang gagal dalam job interview karena tidak mampu memberi kesan dan jawaban atas pertanyaan yang diberikan dengan baik. Guru BK SMK Negeri 3 Kendal menyampaikan bahwasanya siswa-siswi di SMK ini masih minim mendapatkan trik dan tips saat menjawab wawancara, sehingga seringkali gagal dalam rekrutmen kerja. Hal ini terjadi karena kurangnya pelatihan akan topik ini. Kegiatan pelatihan ini untuk menaikkan personal branding agar calon lulusan SMK Negeri 3 Kendal, terutama kelas XII yang sekarang ini bisa siap menghadapi dan memasuki dunia kerja, karena mereka nantinya harus melalui tes rekrutmen tenaga kerja yang biasanya berupa tes psikotes dan wawancara. Dimana dengan personal branding ini sifatnya memerlukan pengelolaan dan pengembangan oleh masing-masing individual dan bila berhasil. Metode kegiatan ini berisi kerangka pemecahan masalah, khalayak sasaran, realisasi pemecahan masalah, dan metode serta materi yang digunakan. Dari hasil kegiatan pelaksanaan dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Kegiatan webinar dalam rangka pengabdian masyarakat yang telah dilakukan berjalan lancar dan berhasil. Hal ini dibuktikan dengan keaktifan dan antusias kelas XII SMK Negeri 3 Kendal sebagai peserta pelatihan, (2) Kegiatan pelatihan ini membangun kerjasama yang baik antara Universitas Ivet dengan pihak sekolah SMK Negeri 3 Kendal.
Peran Orang Tua Dalam Menggali dan Mengembangkan Bakat Anak Agar Bisa Mengoptimalkan Prestasinya Haksasi, Banun Sri; Ahdiansyah, M Hafidz; Ratno, Ratno; Marliyah, Lili
Manggali Vol 2 No 2 (2022): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v2i2.3183

Abstract

Bahwa pada dasarnya setiap anak cerdas dan mempunyai bakat yang berbeda-beda, hal ini terbukti ketika selesai menempuh di PAUD dan Taman kanak-kanak, Melihat keadaan ini, kadang orang tua kurang dapat menerima, karena bisa jadi anak yang terbaik di kelasnya (karena nilainya tertinggi pada pembelajaran yang diberikan oleh guru) tidak berprestasi pada suatu pembelajaran atau mata pelajaran tertentu. Oleh karena itu perlu adanya suatu pemahaman kepada orang tua tentang bakat anak, khususnya bagaimana menggali dan mengembangkan bakat anak untuk mengoptimalkan prestasinya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memberikan penyuluhan kepada peran orang tua murid tentang bagaimana menggali dan mengembangkan bakat anak sehingga anak akan mampu berprestasi secara optimal. Metode kegiatan ini berisi kerangka pemecahan masalah, khalayak sasaran, realisasi pemecahan masalah, dan metode serta materi yang digunakan Dari hasil kegiatan pelaksanaan dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Orang tua dapat mengetahui perkembangan anak serta tugas-tugas perkembangannya mulai sejak dini, dan mengetahui bakat anaknya. (2) Orang tua menciptakan susana yang cocok bagi perkembangan bakat anak. (3) Orang tua dapat mengembangkat bakat anak agar dapat mengoptimalkan prestasinya.
Pembinaan Mental dan Spritual Anak-Anak Jalanan yang Dinaungi Yayasan YBK Mofeta Semarang Ahdiansyah, M Hafidz; Ratno, Ratno; Linawati, Ririn; Santosa, Didik Ardi
Manggali Vol 4 No 1 (2024): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v4i2.3435

Abstract

Dewasa ini permasalahan yang cukup krusial di Kota Semarang dalam bidang kesejahteraan sosial berada pada kasus penanganan anak jalanan yang dimana hampir setiap tahunnya jumlah anak jalanan mengalami peningkatan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan membangun mental dan spiritual anak, dan mengetahui anak yang sudah dinaungi di yayasan Yebeka Semarang ini tumbuh menjadi kepribadian yang baik, menjadi anak-anak yang pintar, cerdas, percaya diri dalam kehidupannya dan berguna bagi bangsa. Metode kegiatan ini berisi kerangka pemecahan masalah, khalayak sasaran, realisasi pemecahan masalah, dan metode serta materi yang digunakan. Dari hasil kegiatan pelaksanaan dapat disimpulkan sebagai berikut : (1) Dari hasil wawancara ada 17 anak yang minat mempelajari dan menerapkan mental dan spritual, karena ingin memperbahurui hidup baru, ingin menjadi anak yang pintar, cerdas dan pandangan hidup yang lebih baik dan sukses dalam hidupnya, (2) Ada anak kurang minat atau kurang peduli mempelajari mental dan spritual 5 anak, (3) Ada 3 anak yang tidak minat dan tidak yang mempelajari mental dan spritual. masih utuh ingin menjadi anak jalanan Dalam hal ini adalah faktor dari keadaan dan lingkungan. Apabila anak diberi binaan dan pandangan hidup yang lebih baik dan sukses dalam hidupnya, anak merasa takut dan tidak bisa.