Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analysis of the Beginning of Political Dynamics in the Era After the Death of the Prophet Muhammad Basri, Muhammad; Manullang, Annisa Zakhra; Siregar, Riska Anita; Suseno, Raihan Nazrey
EDUCTUM: Journal Research Vol. 3 No. 1 (2024): EDUCTUM: Journal Research
Publisher : Lembaga Riset Mutiara Akbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56495/ejr.v3i1.433

Abstract

This study delves into the life history of Prophet Muhammad through a qualitative literature review approach. The research focuses on his childhood, youth, revelation, significant historical events, social and moral contributions, as well as his legacy and influence. The theoretical review encompasses key aspects such as Islamic theology, moral teachings, social concepts, and the role of women in Islam. Through the collection and analysis of data from various literary sources, this research aims to provide a profound understanding of the values of Islamic teachings inherited from Prophet Muhammad, his contributions to shaping society, and the impact on Islamic civilization.
Pembelajaran dan Konstruktivis Sosial Nasution, Fauziah; Siregar, Zuhrona; Siregar, Riska Anita; Manullang, Annisa Zakhra
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 1, No 12 (2024): Madani, Vol. 1 No. 12 2024
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10465606

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendalam konsep konstruktivisme sosial dan menganalisis implementasinya dalam metode pengajaran. Metode penelitian bersifat konseptual dengan pengumpulan data sekunder dari berbagai sumber terpercaya. Hasilnya menunjukkan bahwa konstruktivisme sosial, sebagai teori yang dikembangkan oleh Jerome Bruner dan Lev Vygotsky, menekankan peran bahasa, budaya, dan interaksi sosial dalam pembentukan pengetahuan siswa. Penerapan prinsip konstruktivisme sosial dalam pengajaran melibatkan diskusi kelas, pembelajaran kelompok kecil, dan partisipasi aktif siswa. Dengan menggabungkan dimensi kognitif dan sosial, pendekatan ini menciptakan lingkungan pembelajaran yang dinamis dan inklusif. Kesimpulannya, konstruktivisme sosial memandang pembelajaran sebagai kegiatan sosial yang melibatkan semua peserta didik sebagai aktor utama dalam pembentukan pengetahuan mereka.
Hubungan Antara Kecerdasan Visual-Spasial Dengan Kemampuan Kognitif Anak Usia Dini Nasution, Fauziah; Hasibuan, Afrah Nadhilah; Pitriana, Eka Riski; Lubis, Khoiriyah Anggina Br; Siregar, Riska Anita; Hasibuan, Yuli Anisah
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 2, No 12 (2025): July 2025
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Visual-spatial intelligence is one of the important aspects of early childhood cognitive development that involves the ability to perceive, process, and think in visual as well as spatial forms. Children with good visual-spatial intelligence are capable of accurately recognizing shapes, colors, spaces, and patterns, as well as having high imagination and creativity. This study aims to examine the relationship between visual-spatial intelligence and early childhood cognitive abilities, particularly in terms of problem solving, understanding of spatial concepts, and creativity. Study results show that visual-spatial intelligence plays a significant role in supporting children’s cognitive abilities, including in the learning process and understanding of visual and abstract material. The development of this intelligence can be done through a variety of activities such as drawing, playing puzzles, and exploring the environment that stimulate the child’s visual imagination. Thus, strengthening visual-spatial intelligence can improve a child’s overall cognitive ability.
Peran Penting Tari Dalam Perkembangan Kecerdasan Kinestetik Anak Usia Dini Lubis, Hilda Zahra; Pitriana, Eka Riski; Siregar, Riska Anita; Hasibuan, Yuli Anisah
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 2, No 12 (2025): July 2025
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecerdasan kinestetik merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan anak usia dini yang berkaitan dengan kemampuan menggunakan tubuh untuk mengekspresikan ide, perasaan, dan menyelesaikan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran tari sebagai media pembelajaran dalam mengoptimalkan perkembangan kecerdasan kinestetik pada anak usia dini. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode observasi dan studi literatur, penelitian ini mengkaji bagaimana aktivitas tari dapat merangsang berbagai aspek kecerdasan kinestetik anak, meliputi koordinasi motorik kasar dan halus, keseimbangan tubuh, ritme dan tempo, serta ekspresi kreatif. Tari sebagai bentuk seni gerak yang terstruktur memberikan stimulasi komprehensif terhadap perkembangan neurologis anak melalui gerakan yang melibatkan seluruh anggota tubuh. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran tari memberikan dampak positif signifikan terhadap peningkatan kecerdasan kinestetik anak usia dini. Anak-anak yang rutin mengikuti aktivitas tari menunjukkan peningkatan dalam hal koordinasi mata-tangan, keseimbangan dinamis, fleksibilitas tubuh, dan kemampuan mengikuti instruksi gerakan kompleks. Selain itu, tari juga berkontribusi pada pengembangan kepercayaan diri, disiplin, dan kemampuan bekerja sama dalam kelompok.
Cara Membentuk Karakter Anak Berdasarkan Nilai-Nilai Islam Dalam Keluarga Masganti, Masganti; Ritonga, Ade Nurcahyani; Dermawan, Anugrah Satria; Siregar, Riska Anita
Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jkip.v5i1.1305

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis nilai-nilai Islam dalam pembentukan karakter anak di lingkungan keluarga melalui pendekatan studi literatur. Kajian dilakukan terhadap sumber-sumber ilmiah nasional yang relevan dalam rentang tahun 2020–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa keluarga berperan sebagai agen utama internalisasi nilai-nilai Islam, terutama kejujuran (ṣidq), amanah, kasih sayang (raḥmah), disiplin, dan tanggung jawab, yang ditanamkan secara efektif melalui keteladanan orang tua (uswah hasanah), pembiasaan ibadah, serta komunikasi spiritual yang konsisten. Temuan juga mengungkap bahwa tantangan era digital menuntut pola pengasuhan Islami yang adaptif, khususnya melalui integrasi literasi digital berbasis nilai moral dan pengawasan edukatif terhadap media digital anak. Kontribusi utama penelitian ini terletak pada sintesis konseptual yang menegaskan keterkaitan antara pendidikan karakter Islami tradisional dan kebutuhan pengasuhan keluarga Muslim di era modern, yang selama ini masih dibahas secara terpisah dalam kajian-kajian sebelumnya. Dengan demikian, penelitian ini memperkuat posisi keluarga sebagai madrasah pertama yang tidak hanya religius secara normatif, tetapi juga relevan secara kontekstual dalam membentuk karakter anak berakhlak mulia dan berintegritas.   This This study aims to analyze the strategic role of Islamic values in shaping children’s character within the family environment through a literature review approach. The review examines relevant national scholarly sources published between 2020 and 2025. The findings indicate that the family functions as the primary agent for the internalization of Islamic values, particularly honesty (ṣidq), trustworthiness (amānah), compassion (raḥmah), discipline, and responsibility, which are most effectively instilled through parental role modeling (uswah ḥasanah), habituation of religious practices, and consistent spiritual communication. The study also reveals that the challenges of the digital era necessitate adaptive Islamic parenting models, especially through the integration of value-based digital literacy and educational supervision of children’s media use. The main contribution of this study lies in its conceptual synthesis that bridges traditional Islamic character education with the contemporary realities of Muslim family life, an area that has largely been addressed in a fragmented manner in previous studies. Thus, this research reinforces the position of the family as the first madrasah, not only normatively religious but also contextually relevant in fostering children’s moral integrity and character in modern society.