Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Manajemen Sarana dan Prasarana untuk Meningkatkan Mutu dalam Pembelajaran MZ, Yusuf
TANZHIMUNA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2022): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.542 KB) | DOI: 10.54213/tanzhimuna.v2i02.187

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan perencanaan sarana dan prasarana di Madrasah Aliyyah Pembangunan (MAP.) Plus Ketrampilan Mandirancan Kuningan, (2) mendeskripsikan pengadaan sarana dan prasarana di Madrasah Aliyah Pembangunan (MAP.) Plus Ketrampilan Mandirancan Kuningan (3) mendeskripsikan penggunaan sarana dan prasarana di Madrasah Aliyyah Pembangunan (MAP.) Plus Ketrampilan Mandirancan Kuningan (4) mendeskripsikan penghapusan sarana dan prasarana di Madrasah Aliyah Pembangunan (MAP.) Plus Ketrampilan Mandirancan Kuningan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dan rancangan dalam penelitian ini menggunakan studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, perencanaan sarana dan prasarana di sekolah ini dilakukan melalui Wakil Kepala Madrasah Bagian Kurikulum (sebagai penanggung jawab sarana prasarana). Perencanaan sarana dan prasarana dimulai dari analisis kebutuhan yang dilakukan oleh Staff Wakil Kepala Kurikulum bagian Sarpras kemudian diajukan kepada Waka Kurikulum. Pengadaan sarana dan prasarana dilakukan berdasarkan pada analisis kebutuhan yang diajukan oleh Wakil Kepala Kurikulum, kemudian direkap kebutuhan mana yang lebih diprioritaskan. Penggunaan sarana dan prasarana dilakukan sesuai dengan standart operational procedure (SOP). Berbeda barang yang digunakan maka berbeda pula prosedur yang dilakukan. Penghapusan dilakukan karena barang tersebut mengalami rusak berat dan tidak dapat diperbaiki lagi dan seandainya diperbaiki, perbaikan tersebut memerlukan biaya yang cukup besar, sehingga pengadaan barang baru menjadi keputusan pihak sekolah dari pada memperbaikinya.
Pendekatan Etika Manajemen Berbasis Kearifan Pesantren Di Era Disrupsi: Model Dan Implementasi MZ, Yusuf; Sapari, Sapari
Al-Wajih: The Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2025): Islamic Studies
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/alwajih.v2i1.669

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model etika manajemen berbasis kearifan pesantren dalam menghadapi tantangan era disrupsi. Di tengah perubahan teknologi yang cepat dan lingkungan bisnis yang dinamis, pesantren memiliki peran penting dalam memberikan landasan etika yang kuat bagi pengelolaan organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang melibatkan beberapa pesantren yang ada di lingkungan Pondok Buntet Pesantren Cirebon. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen untuk mengeksplorasi nilai-nilai kearifan lokal pesantren dalam membentuk prinsip-prinsip etika manajemen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model etika manajemen pesantren menekankan pada nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, keadilan, dan keberlanjutan, yang diterapkan secara integratif dalam praktik manajemen sehari-hari. Implementasi model ini membantu pesantren menjaga integritas dan reputasi di tengah perubahan sosial dan teknologi, serta berkontribusi dalam menciptakan lingkungan organisasi yang etis dan berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model etika manajemen pesantren dapat menjadi inspirasi bagi organisasi lain untuk menerapkan pendekatan etis dalam manajemen, khususnya di era disrupsi. Kata Kunci: Etika manajemen, kearifan lokal pesantren, era disrupsi, model manajemen, implementasi
Program Psikoedukasi untuk Meningkatkan Literasi Kesehatan Mental Santri Buntet Pesantren Cirebon Sapari, Sapari; MZ, Yusuf; Mujadid, Muhamad; Basori, Adib Rofiuddin
Dimasejati: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2025)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70095/dimasejati.v7i2.22800

Abstract

Adolescent mental health, particularly among santri  is a critical issue requiring serious attention. This community engagement initiative aimed to enhance mental health literacy at Pondok Buntet Pesantren using a Participatory Action Research (PAR) approach, comprising three main phases: initial assessment, psychoeducation, and counseling guidance. Thirty-six participants completed pre- and post-test evaluations using standardized instruments, specifically the Satisfaction with Life Scale and the Mental Health Literacy Scale. The results indicated a significant increase in students' life satisfaction following the intervention. Although improvements in positive emotions and mental health literacy were not statistically significant, the observed positive trends suggest the program's effectiveness in deepening understanding, reducing stigma, and serving as a crucial preventive measure for maintaining students' mental well-being.
Kontekstualisasi Prinsip Al-Jarh wa Al-Ta'dil dalam Verifikasi Kredibilitas Fatwa Digital Abbas, Faiz Musthofa; Mz, Yusuf
Al-Wajih: The Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 2 (2025): Islamic Studies
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/14pfch12

Abstract

Pesatnya perkembangan media sosial telah mengakibatkan diseminasi fatwa digital yang masif, namun sering kali tidak bersumber dari otoritas yang kredibel. Fenomena ini mendesak perlunya mekanisme verifikasi yang ketat terhadap sumber informasi keagamaan. Artikel ini bertujuan untuk mengontekstualisasikan prinsip Al-Jarh wa Al-Ta'dil—yang secara tradisional digunakan dalam ilmu hadis—sebagai instrumen modern untuk memverifikasi kredibilitas pemberi fatwa di ruang digital. Menggunakan metode studi literatur dan analisis kualitatif, penelitian ini menelaah relevansi indikator "jarh" (kritik/celaan) dan "ta'dil" (pujian/validasi) dalam menilai otoritas akun atau figur publik di media sosial. Hasil kajian menunjukkan bahwa kontekstualisasi prinsip ini sangat relevan sebagai standar uji validitas fatwa yang diterima masyarakat, meskipun penerapannya menghadapi tantangan teknis seperti anonimitas pengguna dan bias algoritma. Oleh karena itu, diperlukan integrasi antara prinsip klasik ini dengan edukasi literasi digital serta kolaborasi kelembagaan untuk memastikan penyaringan fatwa yang efektif dan akurat
Integrating Islamic Counseling and Guidance (BK Islami) Curriculum into Madrasah Aliyah Management System: Problem or Solution? Faiz Musthofa Abbas; Sapari Sapari; Yusuf MZ
Lentera Peradaban: Journal on Islamic Studies Vol. 1 No. 3 (2025)
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/lpi.v1i3.109

Abstract

The discourse on integrating Islamic values into Guidance and Counseling (BK) services at Madrasah Aliyah often encounters a structural dilemma: the transcendental vision is not accompanied by an adequate managerial system. The Islamic BK curriculum is adopted normatively, but it often remains symbolic and detached from the institution's policy architecture. This study aims to examine how the madrasah management system internalizes Islamic values into the planning, implementation, and evaluation of BK services. The research uses a qualitative approach with a single case study design at an Islamic-based Madrasah Aliyah. Data collection techniques include in-depth interviews, participatory observation, and institutional document analysis. The results show that the integration of the Islamic BK curriculum is partial and lacks a systemic managerial strategy. The dominance of an administrative approach, weak leadership roles, and the absence of a value-based evaluation mechanism are the main factors hindering the internalization of Islamic values in BK services. This study recommends a reformulation of Islamic educational management policies that position BK services as a transformative, rather than merely procedural, instrument.
Rethinking Broken Homes: Teachers' Perceptions and Their Implications for Islamic Education Counseling Sapari; Yusuf MZ; Khorotul Anizah; Salsabila Nabila; Laila Nur Sa’adah
Lentera Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Islam Vol. 2 No. 1 (2026)
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/lpki.v2i1.71

Abstract

This qualitative study examines educators' perceptions of the meaning of Broken Home and its impacts at SMA Negeri 1 Astanajapura Cirebon. Employing interviews and documentation studies with five teachers, the research reveals that Broken Home is perceived not merely as parental divorce, but encompasses broader family dysfunctions including disharmony, parental loss, and lack of affection. The observed educational impacts involve juvenile delinquency, learning disengagement, declining academic performance, social withdrawal, and intense jealousy. Consequently, the study underscores the necessity for a holistic Islamic guidance and counseling approach, prioritizing emotional support and spiritually-grounded interventions.