Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Potensi Wisata Danau Biru Cigaru Di Desa Cigaru, Cisoka, Kabupaten Tangerang, Banten Purwaganda, Achyas Hidayat; Toro, Sahlan; Ritasari, Rd Rita; Akbar, Rully Anggi; Donato, Felix
Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Sains Terapan Pariwisata
Publisher : Politeknik Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56743/jstp.v8i2.265

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi-potensi yang dimiliki Danau Biru Cigaru untuk meningkatkan angka kunjungan wisatawan.Metodologi: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, sedangkan data diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi.Implikasi: Kondisi Danau Biru Cigaru saat ini memerlukan bantuan berupa dana untuk pembangunan-pembangunan serta perawatan fasilitas-fasilitas yang tidak terawat akibat penutupan wisata selama pandemi covid-19.
Model Pelayanan Paket Wisata Ke Turki Di Masa Pandemi Covid 19 Di Golden Rama Tours & Travel Sulistiyowati, Reni; Toro, Sahlan; Kinanti, Putri Sonya; Indriani, Yoshi; Melliany
Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Sains Terapan Pariwisata
Publisher : Politeknik Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56743/jstp.v7i1.331

Abstract

Tahun 2020 akan diingat dalam sejarah sebagai tahun terjadinya wabah flu mematikan berskala global yang melumpuhkan aktivitas perekonomian dunia di awal abad ke-21. Wabah ini disebut Covid 19 (Corona Virus Disease 2019), virus ini menular dengan sangat cepat dan telah menyebar ke hampir semua negara, termasuk Indonesia. Hal ini berdampak buruk bagi perekonomian negara, salah satunya industri pariwisata karena kebijakan pemerintah yang menerapkan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) serta lockdown yang menyebabkan industri pariwisata tidak dapat beroperasional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas pariwisata tetap berjalan selama pandemi Covid 19 dan mengetahui model pelayanan untuk menarik konsumen berwisata dimasa pandemi Covid 19, Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data, mereduksi data, penyajian data dan penyimpulan hasil penelitian. Hasil dari penelitian ini setelah dilakukan wawancara, aktivitas pariwisata tetap berjalan dimasa pandemi Covid 19 dengan menjalankan protokol kesehatan sehingga wisawatawan merasa aman saat berwisata
Event Organizer Management Strategy In Selecting Venues To Increase Visitor Interest: A Case Study Of The Flei Event By Panorama Media Toro, Sahlan; Sulaeman, Eman; Fitriana, Rina; Fauzan, Rahman
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i3.654

Abstract

This study examines the event organizer’s strategic management in venue selection to increase visitor interest, using the Franchise & License Expo Indonesia (FLEI) organized by Panorama Media as a case study. Venue selection plays a crucial role in attracting visitor participation, especially in the increasingly competitive MICE industry. The research employs a descriptive qualitative approach with data collected through in-depth interviews, non-participant observation, and document analysis focusing on two main venues: Jakarta Convention Center (JCC) and Jakarta International Expo (JIExpo). The findings indicate that accessibility, strategic location, market segmentation, and supporting facilities such as parking and venue comfort are dominant factors in venue selection. Data reveals that FLEI 2023 at JCC attracted significantly more visitors than FLEI 2024 at JIExpo, highlighting the impact of venue decisions on event success. This study offers practical implications for event organizers in designing strategies based on audience demographics and preferences to enhance event effectiveness and appeal.
PENGEMBANGAN PARIWISATA BERBASIS MODAL SOSIAL DAN STORYTELLING: STUDI KASUS PROGRAM SELASA WAGEN DI MALIOBORO, YOGYAKARTA Masriah, Imas; Suheryadi, Heru; Toro, Sahlan; Suryantari, Yulita
Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 10 No. 3 (2025): Jurnal Sains Terapan Pariwisata
Publisher : Politeknik Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56743/jstp.v10i3.704

Abstract

Purpose: This study aims to analyze the integration of social capital and storytelling in the Selasa Wagen program in Malioboro, Yogyakarta, focusing on its role in cultural preservation, local economic development, and sustainable tourism management. Research Methods: A qualitative case study approach was employed. Data were collected through semi-structured interviews with 15 informants (government officials, street vendors, community leaders, and tourists), participatory observation, and document review. Data were analyzed thematically using NVivo. Implication: Findings indicate that Selasa Wagen integrates social trust, networks, and norms with cultural narratives, creating an inclusive tourism model. This model not only preserves heritage but also strengthens local identity, enhances visitor experiences, and fosters collaborative governance.  
Peran Museum Zoologi sebagai Sarana Edukasi dan Daya Tarik Wisata Yuniati, Anik; Setiawan, Alex; Mardiyanto, Ari; Yulianti; Toro, Sahlan; Suzana, Yanti
Journal of Social Service and Empowerment Vol. 1 No. 1 (2024): Journal of Social Service and Empowerment (JOSSE)
Publisher : Politeknik Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56743/josse.v1i1.418

Abstract

Indonesia selain kaya akan budaya Indonesia juga kaya akan keanekaragaman fauna, khusunya ikan, terdiri dari 8500 jenis, 1300 jenis hidup di ekosistim air tawar, merupakan 45% dari jumlah jenis global di dunia. Kehilangan habitat adalah ancaman utama bagi kekayaan keanekaragaman hayati Indonesia. Beberapa kawasan alami yang tersisa, baik di dalam kawasan lindung ataupun di luar, menunjukan kondisi yang mengkhawatirkan, bahkan cenderung tidak dapat dipulihkan. Ekosistim perairan air tawar paling banyak mendapat tekanan. Untuk lebih mengetahui kekayaan keanekaragaman ikan, harus banyak belajar dan mencari informasi ilmiah yang lebih intensif. Koleksi sistematik di Museum Zoologi Bogor menyediakan informasi mengenai materi acuan dasar akan inventaris keanekaragaman dan monitoring di Indonesia. Museum Zoologi berperan aktif dalam menyediakan bahan acuan koleksi ilmiah dan dapat diakses, data lain yang terhimpun berupa data habitat, geografi dan lingkungan. Hal tersebut merupakan suatu komponen yang terintegrasi dari strategi konservasi keanekaragaman hayati Indonesia.
Cultural Management as a Tourist Attraction in Indonesia Beautiful Miniature Park (TMII) Imam Ghazali, Muhammad; Maryetti, Maryetti; Toro, Sahlan; FX Setiyo Wibowo; Ritasari
International Journal of Travel, Hospitality and Events Vol. 5 No. 1 (2026): International Journal of Travel, Hospitality and Events
Publisher : The Postgraduate School of Tourism Sahid Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56743/ijothe.v5i1.792

Abstract

Purpose: This study has goals to analyze how cultural management is implemented into tourism attraction at Indonesia beautiful miniature park (TMII) and to identify the challenges encountered in the management process.  Research methods:  This research employs a descriptive qualitative method with data collected through interviews, observations, and documentation. Data analysis applies the Miles and Huberman interactive model, which consists of data reduction, data display, and conclusion drawing with verification. Data validation is strengthened through member checking to ensure that the researcher’s interpretation aligns with the information provided by the informants. Results: The findings reveal that cultural management at TMII is implemented in a structured and collaborative manner through regular cultural performances, active involvement of regional pavilions in presenting authentic local traditions, and digital promotion strategies that target younger audiences. Educational programs for students further enhance the role of TMII as both a recreational and learning space. However, the research also identifies key challenges, including limited participation of younger generations, shortage of local cultural performers, and insufficient supporting infrastructure to maximize visitor experiences. Conclusions: TMII needs to further strengthen cultural sustainability by integrating innovation in cultural performances, expanding the use of digital platforms to attract broader audiences, and involving local communities more actively. Enhancing infrastructure, encouraging intergenerational cultural transmission, and fostering broader collaboration with educational and cultural institutions are essential to maintaining TMII’s relevance as a cultural tourism destination. Contributions: This study recommends the importance of a cross-stakeholder collaboration model, especially community involvement as cultural performers.