Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Andragogi: Adaptasi Pembelajaran Orang Dewasa Pada Era Digitalisasi saputra, ade saputra; fahrezi, Dewi wulandari; Afriza, Afriza
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584) Vol 4 No 02 (2024): Al-Mikraj, Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almikraj.v4i02.4528

Abstract

It is these facilities that can help individuals become more willing to do new things, to be bold and brave, to be able to try new things with new people, and to be willing to share new information that has been learned, making them essential learning environments. Generating a kesalahan is not impossible when learning something new, but the kesalahan and kekeliruan itself are aspects that are understandable in education. Eventually, the old people became disillusioned with their goals and joined a learning group. Those in their later years frequently have the desire to express their kelebihan and kekurangannya. For this reason, it is very important for groups to work together in a comprehensive manner to conduct joint evaluations that can be used as reflective materials. This will enable groups to evaluate each other based on the opinions of other people. The field of education is seeing rapid changes, one of which is the rise of online learning. Digital literacy is declining.
Andragogi: Adaptasi Pembelajaran Orang Dewasa Pada Era Digitalisasi saputra, ade saputra; fahrezi, Dewi wulandari; Afriza, Afriza
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol. 4 No. 02 (2024): Al-Mikraj, Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almikraj.v4i02.4528

Abstract

It is these facilities that can help individuals become more willing to do new things, to be bold and brave, to be able to try new things with new people, and to be willing to share new information that has been learned, making them essential learning environments. Generating a kesalahan is not impossible when learning something new, but the kesalahan and kekeliruan itself are aspects that are understandable in education. Eventually, the old people became disillusioned with their goals and joined a learning group. Those in their later years frequently have the desire to express their kelebihan and kekurangannya. For this reason, it is very important for groups to work together in a comprehensive manner to conduct joint evaluations that can be used as reflective materials. This will enable groups to evaluate each other based on the opinions of other people. The field of education is seeing rapid changes, one of which is the rise of online learning. Digital literacy is declining.
Implementasi dan Evaluasi Kebijakan Pendidikan Zuanda, Sary; Fahrezi, Dewi Wulandari; Rised, Gilang Fabiola; Syaifuddin, Muhammad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi dan evaluasi kebijakan pendidikan, dan mengetahui sejauh mana kebijakan-kebijakan yang telah ditetapkan dapat diterapkan dengan efektif di lapangan dan mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat atau mendukung pelaksanaan kebijakan tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah metode kualitatif dengan fokus pada tinjauan pustaka. Proses pemilihan artikel dilakukan dengan teliti untuk memastikan literatur yang digunakan memenuhi kriteria tersebut. Data dikumpulkan dari database Jurnal Sinta dan Garuda Ristek Dikti. Pencarian artikel difokuskan pada topik implementasi dan evaluasi kebijakan pendidikan, menggunakan query pencarian melalui Google Scholar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi dan evaluasi kebijakan pendidikan menekankan pentingnya perencanaan matang, sosialisasi efektif, pelaksanaan tepat, dan evaluasi cermat. Aspek utama yang ditekankan meliputi Kurikulum Merdeka, peningkatan kualitas tenaga pendidik, dan pembaruan sarana prasarana. Kerjasama erat antara semua pihak diperlukan dalam proses implementasi, sementara evaluasi komprehensif membantu mengidentifikasi keberhasilan, tantangan, dan dampak kebijakan. Inisiatif seperti metode pembelajaran berbasis proyek dan penggunaan teknologi dalam pembelajaran menunjukkan peningkatan kualitas dan prestasi siswa, tetapi juga mengungkapkan tantangan seperti kurangnya sumber daya dan kesenjangan antar sekolah. Kesimpulannya, implementasi dan evaluasi kebijakan pendidikan adalah proses dinamis dan kompleks yang penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan, dengan temuan evaluasi membantu memperbaiki dan melanjutkan inisiatif yang berhasil.