Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

KANDUNGAN MIKROPLASTIK PADA SALURAN PENCERNAAN GOLDEN SNAPPER (Lutjanus johnii) YANG TERTANGKAP DI PERAIRAN MUARA SEMBILANG KECAMATAN SAMBOJA KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA KALIMANTAN TIMUR Adriyanti, Adriyanti; Rafii, Akhmad; Ghitarina
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 3 No. 2 (2024): Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v3i2.1503

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis, komposisi, kelimpahan mikroplastik, perbandingan jenis, dan pengaruh panjang ikan terhadap mikroplastik pada saluran pencernaan Golden Snapper di Perairan Muara Sembilang, Kecamatan Samboja, Kalimantan Timur. Sampel ikan diambil langsung dari perairan Muara Sembilang dengan menggunakan alat tangkap Belat sebanyak 15 ekor. Proses destruksi terhadap saluran pencernaan ikan dilakukan untuk mengekstraksi mikroplastik. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga jenis mikroplastik yang terdeteksi pada Golden Snapper yaitu fiber dengan kelimpahan 7,8 partikel/ind, fragmen dengan kelimpahan 3,8 partikel/ind dan film dengan kelimpahan sebanyak 2,0 partikel/ind. Analisis statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara ukuran ikan dengan kelimpahan mikroplastik.
JENIS DAN KELIMPAHAN MIKROPLASTIK PADA AIR LAUT DI MUARA SEMBILANG KECAMATAN SAMBOJA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Hasmara, Ghanesa Yhen Pramesti; Rafii, Akhmad; Ghitarina
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 3 No. 2 (2024): Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v3i2.1516

Abstract

Sampah plastik yang terdapat di perairan laut bersumber dari aktifitas manusia yang menjadi salah satu terjadinya pencemaran pada perairan laut. Sampah plastik kemasan dan sampah alat rumah tangga berbahan plastik yang merupakan jenis sampah yang sering dijumpai mengapung di permukaan perairan Muara Sembilang dengan sifatnya yang sulit untuk terdegradasi. Penelitian ini khususnya dilakukan pada perairan laut Muara Sembilang Kecamatan Samboja yang bertujuan untuk mengetahui keberadaan sampah plastik yang berukuran mikro (< 5 mm) di kolom air, mengidentifikasi jenis mikroplastik dan menganalisis kelimpahan antar mikroplastik. Sampel air diambil menggunakan metode purposive sampling dengan 1 titik stasiun yang telah tentukan. Sampel air mikroplastik diambil menggunakan water sampler berkapasitas 5 liter pada kedalaman 0-20 cm dari permukaan air. Analisis data dilakukan untuk mengetahui hubungan antara variabel dengan menggunakan aplikasi SPSS statistik 23. Uji statistika yang digunakan berupa uji Shapiro-Wilk dan menggunakan uji Kruskal Wallis sebagai altenatif untuk menghitung uji normalitas jika kenormalan tidak terpenuhi. Kelimpahan mikroplastik yang teridentifikasi pada sampel air pasang dan sampel air surut yaitu, berjumlah 265 partikel/L pada air pasang dan berjumlah 250 partikel/L saat air surut di laut Muara Sembilang. Hasil analisis uji normalitas Shapiro-Wilk menunjukkan bahwa kelimpahan mikroplastik pada antar jenis saat air pasang menunjukkan hasil yang signifikan dan hasil analisis uji Kruskal Wallis kelimpahan antar jenis fiber, fragmen dan film saat air surut menunjukkan hasil yang signifikan, yaitu (sig ? (0,020) < sig ? 0,05)).
IDENTIFIKASI JENIS DAN KELIMPAHAN MIKROPLASTIK PADA SEDIMEN DI MUARA SEMBILANG KECAMATAN SAMBOJA KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA KALIMANTAN TIMUR Novita; Rafii, Akhmad; Ghitarina
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 3 No. 2 (2024): Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v3i2.1527

Abstract

Sampah plastik adalah salah satu pencemar yang memberikan dampak negatif terhadap perairan. Sampah plastik dapat memasuki sistem perairan dalam bentuk partikel kecil yang disebut mikroplastik. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi jenis dan kelimpahan mikroplastik pada sedimen di perairan Muara Sembilang. Preparasi sampel sedimen dilakukan di Laboratorium Kualitas Air Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Sampel sedimen diambil menggunakan Ekman Grab dengan metode purposive sampling pada 5 stasiun pengamatan dengan 4 kali pengulangan. Uji statistik terhadap data kelimpahan menggunakan Kruskal Wallis. Jenis mikroplastik yang teridentifikasi meliputi fragmen, film, dan fiber. Jenis mikroplastik yang mendominasi yaitu fragmen dengan komposisi sebesar 41%. Kelimpahan total mikroplastik yang ditemukan pada sedimen adalah 1613 partikel/kg. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kelimpahan jenis fragmen, fiber, dan film dengan nilai Sig ? (0,371) > Sig ? (0,05).
IDENTIFIKASI JENIS DAN KELIMPAHAN SAMPAH LAUT (MARINE DEBRIS) DI WILAYAH PESISIR PANTAI SAMBERA KECAMATAN MUARA BADAK KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA KALIMANTAN TIMUR Nurdiana, Dwi; Ghitarina, Ghitarina; Rafii, Akhmad; Eryati, Ristiana; Yasser, Muhammad MF
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v1i1.469

Abstract

Sampah laut merupakan salah satu material padat hasil aktivitas manusia yang menyebabkan kerusakan lingkungan. Sampah laut sangat mudah ditemukan di wilayah pesisir Kalimantan Timur karena penambahan jumlah yang terus meningkat setiap tahunnya setiap aktivitas manusia meningkat dan menghasilkan sampah. Penyebaran sampah laut dapat disebabkan oleh musim hujan, angin, dan arus. Penelitian sampah laut di kawasan Pantai Sambera dilakukan untuk mengetahui keberadaan makro-debris (ukuran 2,5 cm – 1 m), mengidentifikasi jenis, dan menganalisis rata-rata sampah laut di tiga zona. Transek (5 m x 5 m) dan sub transek (0,5 m x 0,5 m) ditempatkan pada zona supratidal, intertidal, dan subtidal dengan 5 petak. Sampel sampah laut diambil dari permukaan (horizontal) hingga kedalaman 30 cm (vertikal). Plastik merupakan jenis yang paling banyak ditemukan di ketiga zona tersebut dengan total 84 item, disusul dua jenis lainnya yaitu logam 2 item dan kaca 2 item. Pada zona supratidal ditemukan jenis marine debris paling sedikit yaitu 1 buah kain. Tidak ada perbedaan signifikan pada rata-rata sampah laut di zona supratidal, intertidal, dan subtidal.
KELIMPAHAN MAKROPLASTIK DI WILAYAH PERAIRAN MUARA SEMBILANG SAMBOJA KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Wulandari, Wulandari; Rafii, Akhmad; Ghitarina, Ghitarina
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v1i1.473

Abstract

Sampah plastik merupakan salah satu dari sekian banyak jenis sampah yang cukup menyita perhatian. Kontribusi sampah plastik di perairan dalam jumlah besar akan sangat mengganggu ekosistem di perairan tersebut. Kalimantan Timur merupakan daerah yang mudah ditemukan keberadaan sampah plastik, hal ini dikarenakan produksi dan penggunaan plastik terus meningkat setiap tahunnya. Keberadaan sampah plastik di perairan disebabkan oleh ulah manusia, baik secara langsung membuang sampah ke perairan maupun secara tidak langsung terbawa arus. Penelitian sampah plastik di perairan Muara Sembilang dilakukan untuk mengetahui keberadaan makroplastik, mengidentifikasi jenis makroplastik, dan menganalisis kelimpahan dan kepadatan makroplastik berdasarkan lokasinya. Pengambilan makroplastik dilakukan dengan menggunakan alat ambil (0,3 m x 0,1 m x 0,1 m) di 4 stasiun dengan masing-masing 3 plot dengan jarak antar plot 10 m. Hasil penelitian menunjukkan jenis film merupakan terbanyak ditemukan di empat stasiun dengan total 18 item, diikuti fragmen dan fiber dengan total masing-masing 3 item. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan kelimpahan makroplastik antar stasiun pengamatan.
KANDUNGAN LOGAM BERAT TIMBAL (Pb), KADMIUM (Cd) DAN TEMBAGA (Cu) PADA AIR DAN SEDIMEN DI MUARA PERAIRAN KECAMATAN MUARA JAWA KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Permana, Budi; Rafii, Akhmad; Eryati, Ristiana
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v1i1.474

Abstract

Muara Jawa merupakan salah satu daerah yang kaya akan sumber daya alam berupa sumber daya hayati dan non hayati, sehingga banyak perusahaan dan masyarakat yang beraktivitas di lokasi tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan logam berat Cd, Pb, dan Cu yang terlarut dalam air dan sedimen. Pengambilan sampel dilakukan pada bulan Juli hingga Agustus 2019. Sampel yang diperoleh dibandingkan dengan baku mutu air laut untuk biota laut berdasarkan KepMen LH No.51 Tahun 2004, dan sedimen mengacu pada baku mutu WAC 173-204-200. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi logam Pb tertinggi terdapat pada air dengan nilai 0,319 mg/l. Konsentrasi logam Cd tertinggi pada air dengan nilai 0,0058 mg/l. Konsentrasi logam Cu dalam air dengan nilai <0,002 mg/l. Hasil penelitian di sedimen menunjukkan konsentrasi logam berat Pb periode 1 yaitu 6,893 – 16,801 mg/kg dan periode 2 yaitu 5,022 – 15,584 mg/kg. Konsentrasi logam Cd pada sedimen menunjukkan nilai pada periode 1 yaitu 0,059 – 0,116 mg/kg dan pada periode 2 yaitu 0,012 – 0,097 mg/kg. Konsentrasi logam Cu pada sedimen menunjukkan nilai pada periode 1 yaitu 6,387 – 15,245 mg/kg, dan pada periode 2 yaitu 6,362 – 14,125 mg/kg.
HUBUNGAN PANJANG BERAT DAN FAKTOR KONDISI IKAN BELANAK (Mugil Cephalus) DI SANIPAH SAMBOJA KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA KALIMANTAN TIMUR Rofi’i, Muhamad Rofi’i; Mustakim, Mohammad; Rafii, Akhmad
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v1i1.476

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Sanipah Kutai Kartanegara mulai bulan Desember 2020 sampai dengan Januari 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan panjang bobot, faktor kondisi, pertumbuhan Von Bertalanffy, mortalitas dan laju eksploitasi Ikan Belanak di Sanipah, Kecamatan Samboja. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini meliputi jumlah sampel ikan yang diukur sebanyak 337 ekor. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesamaan hubungan panjang dengan bobot ikan jantan W= 0.0000445 L2.7096 dan ikan betina W= 0.000434 L2.2479 termasuk tipe pertumbuhan alometrik negatif. Perhitungan mortalitas K= 0,64, L∞= 183,75 dan data suhu air dari suhu rata-rata Selat Makassar 290C. Angka kematian total (Z) adalah 2,30 per tahun. Kematian alami (M) adalah 0,83 per tahun dan kematian hasil tangkapan (F) adalah 1,47 per tahun. Tingkat eksploitasi (E) adalah 0,64 per tahun, yang mana melebihi tingkat eksploitasi optimal (0,50).
ANALISIS VEGETASI MANGROVE DI DESA KERSIK KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA, KALIMANTAN TIMUR Khaliza, Nur; Abdunnur, Abdunnur; Rafii, Akhmad
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v1i1.479

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober – Desember 2021. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis, nilai kerapatan relatif, frekuensi relatif, tutupan relatif, INP, indeks keanekaragaman, keseragaman, dan dominasi mangrove. Penentuan kondisi lingkungan pendukung kehidupan mangrove di Desa Kersik juga dilakukan. Pengamatan dilakukan dengan menggunakan transek garis dengan jarak antar titik sampling 20 m. Hasil penelitian ditemukan 3 famili mangrove yaitu: Avicenniaceae, Rhizophoraceae, Sonneratiaceae. Terdapat 5 jenis mangrove yaitu Avicennia marina, Avicennia officinalls, Avicennia rumphiana, Rhizophora mucronata, dan Sonneratia alba. Nilai indeks keanekaragaman tergolong rendah yaitu 0,97, sedangkan indeks keseragaman relatif berimbang yaitu 0,83. Indeks dominasi rendah 0,43. Nilai faktor lingkungan pendukung yang ditemukan di lokasi penelitian masih dapat ditoleransi pada jenis Avicennia, Rhizophora, Sonneratia.
Studi Pola Sebaran Sedimen Dasar Perairan Menggunakan Model Hidrodinamika 2 Dimensi Di Pantai Biru, Desa Kersik, Kecamatan Marangkayu, Kutai Kartanegara: Studi of The Distribution Pattern of Bottom Sediments in Waters Using A 2-Dimensional Hydrodynamic Model in Blue Beach, Kersik Village, Marangkayu District, Kutai Kartanegara Saputra, Chairil Amin; Yuniarti, Yuniarti; Harsono, Gentio; Subiyanto, Subiyanto; Rafii, Akhmad
Jurnal Hidrografi Indonesia Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Hidrografi Indonesia
Publisher : Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62703/jhi.v6i1.63

Abstract

Fenomena Sedimentasi dan Abrasi pantai di Desa Wisata Tanjung Kersik Kecamatan Marangkayu Kabupaten Kutai Kartanegara telah menjadi permasalahan yang serius seperti merusak taman bermain, gazebo, dan faslitas wisata lainnya. Hal tersebut mengganggu estetika pemandangan dan mengurangi rasa nyaman pengunjung yang datang ke lokasi wisata. Studi ini bertujuan untuk mengetahui pola sebaran sedimen dasar laut dalam mengatasi abrasi dan sedimentasi terutama dalam membangun gorin dan bangunan penahan gelombang seperti Geobag. Data yang digunakan adalah data batimetri, tinggi pasang surut, dan angin. Pengolahan data menggunakan model hidrodinamika 2 dimensi untuk mendapatkan deskripsi perubahan ketebalan sedimen dasar laut yang diakibatkan oleh proses transport sepanjang pantai yang diakibatkan dari arus susur pantai baik dari arus pasang surut maupun dari gelombang yang diakibatkan oleh angin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadinya abrasi dan sedimentasi ditandai dengan perubahan bed level thickness change pada area dekat pantai dimana telah terbangun 2 groin di sisi kanannya.  Proses transpor sedimen ini lebih mudah terjadi karena didukung faktor faktor seperti geometri pantainya yang membentuk sudut 30° dengan arah utara dan arah angin yang menjadi arah datangnya gelombang utama (166°), sehingga gelombang datang menciptakan arus susur pantai lebih kuat.