Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengaruh Game Online Terhadap Akhlak Siswa di SMP IT Al-Ishlah Gadog Citarik Kecamatan Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi Zaenal Aripin, Aden; Sirulhaq, Sekarmaji
Murid: Jurnal Pemikiran Mahasiswa Agama Islam Vol 1 No 1 (2023): Murid : Jurnal Pemikiran Mahasiswa Agama Islam
Publisher : LPM STAI Pelabuhan Ratu, Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/murid.11104

Abstract

Pada mulanya tidaklah banyak siswa yang mempuyai smartphone. Akibat adanya pandemi Covid-19 pada akhir tahun 2019 maka semua sekolah/ madrasah melaksanakan pembelajaran dirumah dengan menggunakan mode pembelajaran daring. Akibatnya setiap siswa wajib memiliki smartphone sebagai sarana pokok pembelajaran. Mau tidak mau orangtua memberikan smartphone anaknya, dengan tujuan awalnya untuk mengerjakan tugas sekolah. Tapi pada kenyataannya, penggunaan smartphone untuk mengerjakan tugas hanya beberapa jam. Lalu sisanya dipakai bermain game online sampai melupakan waktu. Penelitian ini bertujuan agar siswa mengetahui batasan-batasan dalam bermain game online. Apalagi melihat akhlak siswa yang semakin hari semakin menurun, serta untuk memberitahukan bahwa ada dampak negatif di balik bermain game online secara terus-menurus. Bahkan yang ditakutkan adanya efek ketagihan, tidak kenal waktu, berkata kasar, melawan orangtua, sampai-sampai melalaikan kewajiban seperti Sholat dan lain sebagainya. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif eksprimen, untuk menguji efektif atau tidaknya variabel eksperimen. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket (questionaire), pengamatan atau observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dalam pembahasan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh game online terhadap akhlak siswa di SMPIT Al-Ishlah Gadog Citarik Palabuhanratu. Teknik pengujian data terdiri dari uji validitas dan uji reliabilitasnya yang banyak digunakan pada penilitian yaitu menggunakan metode Cronbach Alpha dengan bantuan program SPSS 26. Diketahui pada penelitian ini menunjukkan reliabilitas X adalah 0,869 dan Y adalah 0,858. Hasil analisis data yang telah dilakukan terhadap penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara game online secara negatif terhadap akhlak siswa di SMPIT Al-Ishlah Gadog Citarik Palabuhanratu dimana semakin tinggi intesitas bermain game online semakin rendah akhlak siswa. Saran bagi peneliti selanjutnya yaitu dapat melakukan penelitian lanjutan di wilayah dan di tempat yang sama atau di wilayah lain. Peneliti dapat menggunakan variabel lain yang mengarah kepada faktor yang mempengaruhi munculnya perilaku akhlak yang lainnya.
Efektivitas Pembelajaran Kitab Safinatun Naja Melalui Metode Sorogan Studi Kasus di Pondok Pesantren Al-Fadhiilah Sukabumi Sirulhaq, Sekarmaji; Ohan, Mohamad
Addabani: Interdisciplinary Journal of Islamic Education Vol. 2 No. 2 (2025): ADDABANI: Interdisciplinary Journal of Islamic Education
Publisher : Muttaqien Publsihing, Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STAI DR.KH.EZ.Muttaqien Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52593/adb.02.2.01

Abstract

Islamic boarding schools play an essential role in Islamic religious education in Indonesia. Traditional learning methods, especially the slogan method, are often used to improve students' understanding of the yellow classical books. This research uses a qualitative approach with a case study design at Al-Fadhiilah Islamic Boarding School. Data were obtained through interviews, observations, and documentation to analyze the effectiveness of the sorogan method in learning Safinatun Najah. The results showed that the slogan method effectively improved reading and understanding of the yellow classical book. Santri showed high enthusiasm and was able to interact actively with the ustadz, which contributed to their increased knowledge of the material.  The sorogan method has been proven to improve the academic skills of the santri and to build a closer relationship between the santri and the teacher. This study recommends applying the sorogan method in other pesantren to improve the quality of religious education.
Pendampingan Kolaboratif Mahasiswi dengan Kader Posyandu Delima dalam Peningkatan Layanan Balita Desa Cikembar Apriani, Rini; Sirulhaq, Sekarmaji; Nur Apipah, Neneng; Mintarsih, Ana; Purnama, Ira
Al-Khidmah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Al-Khidmah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Pelabuhan Ratu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/alkhidmah.321752

Abstract

Pengabdian masyarakat ini berfokus pada isu rendahnya pemberdayaan layanan balita di Posyandu akibat kurangnya keterampilan kader dalam menyusun program stimulasi perkembangan anak dan terbatasnya kolaborasi dengan pihak eksternal. Tujuan pengabdian adalah meningkatkan kapasitas kader Posyandu melalui pendampingan kolaboratif bersama mahasiswi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) untuk mengoptimalkan layanan kesehatan, gizi, pendataan balita, dan stimulasi perkembangan balita. Pendekatan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan strategi pendampingan langsung dan evaluasi berkala. Kegiatan diawali dengan identifikasi kebutuhan kader melalui wawancara dan observasi, diikuti pendampingan langsung dalam implementasi program di Posyandu. Mahasiswi PIAUD berperan sebagai fasilitator dalam merancang kegiatan edukatif dan kreatif, seperti permainan motorik dan sensorik, yang mendukung perkembangan kognitif, sosial, dan emosional balita, serta membantu kegiatan Posyandu dalam pendataan balita, termasuk kesehatan, berat badan, dan informasi terkait lainnya. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan keterampilan kader Posyandu dalam menyusun dan melaksanakan program stimulasi perkembangan serta pendataan yang lebih terstruktur. Layanan Posyandu mengalami peningkatan partisipasi ibu balita sebesar 30%, serta terwujudnya inovasi program berbasis komunitas yang berkelanjutan. Kolaborasi dengan mahasiswi PIAUD menghasilkan panduan kegiatan stimulasi dan pendataan yang kontekstual dan mudah diterapkan. Pengabdian ini memberikan kontribusi nyata dalam pemberdayaan kader Posyandu dan optimalisasi layanan balita, sekaligus memperkuat sinergi antara akademisi dan komunitas dalam mendukung perkembangan anak usia dini.
PENGUATAN AKHLAK MULIA MELALUI TRADISI MIPIT PARE: Studi Kuantitatif pada Masyarakat Kasepuhan Gelaralam Rajmilah, Jihan; Sirulhaq, Sekarmaji
Ilmuna: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam Vol. 7 No. 2 (2025): in Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam STIT al Urwatul Wutsqo Bulurejo Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/ilmuna.v7i2.2426

Abstract

This article stems from concerns about the fading of traditional values amid the tide of modernisation, particularly among indigenous communities in Indonesia. One tradition that remains intact and is believed to embody high moral values is the Mipit Pare tradition among the Kasepuhan Gelaralam community in Sukabumi, West Java. This tradition is not merely a harvest ritual, but also serves as a means of character building through the instilling of values of gratitude, patience, and humility. This study aims to determine the influence of the Mipit Pare tradition on the improvement of noble character among the Kasepuhan Gelaralam community. The research method used a quantitative approach with a causal associative design. Data collection was carried out through questionnaires distributed to 44 respondents from a population of 50 people. The results showed a significant positive influence between the implementation of the Mipit Pare tradition and the improvement of noble character in the community.
Empowering Adolescents through School-Based Health Socialization: Menstruation and Puberty Aryani, Neng Gina; Sirulhaq, Sekarmaji; Ratnasari, Ayu Bilqis; Ruhama, Alma Siti; Maulana, Yusup
ENGAGEMENT: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58355/engagement.v5i1.175

Abstract

This community service activity focuses on the issue of low reproductive health literacy among students at SDN 1 Cikembar, Cikembar Subdistrict, Sukabumi Regency, particularly regarding menstruation, puberty, and Islamic values. Many students in grades 5 and 6, totaling 80 individuals, are influenced by myths and lack accurate information, leading to embarrassment and confusion in addressing physical changes. The objective of this service is to enhance students’ understanding of reproductive health, reduce stigma, and strengthen Islamic values in navigating puberty. The approach employed is a community-based outreach method with interactive strategies, including visual presentations, small group discussions, and Q&A sessions, conducted in a one-hour session. Students of Islamic Education (PAI) served as facilitators, integrating scientific explanations with Islamic values of purity (thaharah) and religious responsibility. Initial data were collected through observations and interviews to tailor the material to students’ needs. The results show significant improvements, with 85% of students understanding the menstrual cycle and hygiene practices, 80% comprehending religious obligations post-puberty, and 90% of female students feeling more comfortable discussing menstruation. Male students also demonstrated increased empathy (75%) toward their female peers’ changes. The activity successfully created a supportive discussion environment and reduced stigma, although time constraints posed a challenge. This service provides a tangible contribution to student empowerment and serves as a model for similar programs in other schools.
Penguatan nilai-nilai akhlak Islami melalui sosialisasi etika pergaulan remaja Fadillah, M Renaldy; Sirulhaq, Sekarmaji; Aulia, Anisa; Milah, Nida Sihabul; Ramadhan, Muhammad Iqbal; Samudra, Alfiras Rasya; Nurandini, Nurandini
Community Empowerment Journal Vol. 3 No. 4 (2025)
Publisher : CV. Yudhistt Fateeh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61251/cej.v3i4.314

Abstract

Sosialisasi etika pergaulan berbasis nilai-nilai akhlak Islami pada siswa kelas 9B MTsN 3 Sukabumi dilaksanakan untuk merespons temuan awal mengenai rendahnya konsistensi penerapan adab dalam interaksi sehari-hari, khususnya pada aspek penggunaan bahasa dan batasan relasi antarlawan jenis. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman konseptual dan kesadaran praktis siswa terhadap etika interaksi Islami melalui pendekatan kualitatif dengan teknik sosialisasi partisipatif, mencakup ceramah interaktif, diskusi terarah, dan simulasi situasional. Kegiatan berlangsung satu sesi dengan melibatkan 30 siswa sebagai subjek. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara singkat, dan kuesioner, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menilai efektivitas intervensi. Hasil menunjukkan bahwa 80 persen siswa terlibat aktif selama proses pembelajaran, 75 persen mampu mengidentifikasi batasan pergaulan yang sesuai syariat, dan 70 persen mengalami peningkatan dalam pemahaman adab komunikasi. Sekitar 20 persen siswa masih menunjukkan respons pasif akibat pengaruh kebiasaan pergaulan sebelumnya dan intensitas konsumsi media digital. Temuan ini mengindikasikan bahwa metode interaktif memiliki potensi signifikan dalam membangun kesadaran akhlak pada remaja, meskipun keberlanjutan pembinaan masih diperlukan untuk menghasilkan perubahan perilaku yang lebih stabil. The socialization program on Islamic moral-based social interaction ethics for class 9B students at MTsN 3 Sukabumi was implemented to address preliminary findings indicating insufficient consistency in students’ application of proper etiquette, particularly in speech conduct and intergender boundaries. This initiative aimed to enhance both conceptual understanding and practical awareness of Islamic social ethics through a qualitative approach employing participatory techniques, including interactive lectures, guided discussions, and situational simulations. The activity was conducted in a one-hour session involving 30 student participants. Data were obtained through observation, brief interviews, and questionnaires, and were analyzed descriptively to assess the effectiveness of the intervention. The results demonstrate that 80 percent of students actively engaged in the learning activities, 75 percent were able to identify appropriate intergender interaction boundaries, and 70 percent showed improved understanding of proper speech etiquette. Approximately 20 percent of students remained passive, influenced by prior behavioral patterns and high exposure to digital media content. These findings suggest that interactive pedagogical methods possess substantial potential in fostering moral awareness among adolescents, although sustained follow-up programs are required to ensure stable behavioral transformation.