Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

The Effect of Long Drying on the Chemical and Organoleptic Characteristics of Excelsa Coffee Skin Tea (Coffee liberica var. dewevrei) Karima, Ummi; Hartati, Dyah Ayu Sri; Chusnah, Miftachul
AGARICUS: Advances Agriculture Science & Farming Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/agaricus.v4i1.4947

Abstract

Handling coffee skin waste has caused problems because it is left to rot, stacked, and burned which can cause negative impacts on the surrounding environment so it needs to be overcome. One way that can be done is to utilize these natural resources by processing coffee skin waste into processed or other products with high economic value, namely coffee skin tea. This study aims to determine (1) the effect of drying time on the chemical characteristics of coffee skin tea products (cascara) and (2) the effect of drying time on the organoleptic of coffee skin tea which includes color, aroma, and taste. The method used in this study is an observation method with a qualitative data approach. This method used two subjects, namely chemical and organoleptic characteristics in tea, to be observed within one month. The results showed that different drying times can have a noticeable effect (P<0.05) on tannin and caffeine levels and changes in color, aroma, and taste in tea steeping. The ideal drying time treatment is 5 hours with a caffeine content of 0.26 grams, tannin content of 283.33 ppm, dark red steeping color, a very inactive aroma, and a delicious tea taste.
Uji Kafein dan Tanin Teh Celup Cascara Kopi Excelsa pada Lama Pengeringan Berbeda Chusnah, Miftachul; Ayu Sri hartanti, Dyah; Puspaningrum, Yessita; Karima, Ummi
AGROSAINTIFIKA Vol. 7 No. 2 (2025): Mei
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cascara atau teh kulit kopi sebenarnya sudah beredar di pasar internasional tetapi masih sangat jarang ditemukan di Indonesia karena kurangnya pengetahuan dan minat masyarakat tentang keberadaan produk teh kulit buah kopi. Oleh karena itu penanganan limbah kulit kopi (cascara) sangat penting dilakukan, karena selama ini telah menimbulkan masalah karena dibiarkan membusuk, ditumpuk, dan dibakar  dapat menyebabkan dampak negatif terhadap lingkungan sekitar.  Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah memanfaatkan sumber daya alam tersebut dengan mengolah limbah kulit kopi menjadi olahan atau produk lainnya dengan nilai ekonomis tinggi, yaitu teh celup kulit kopi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama pengeringan terhadap kadar kafein dan tanin dari produk teh celup kulit kopi (cascara) Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksprimental dengan pendekatan data kuantitatif.  Penelitian ini menggunakan bahan kulit kopi (cascara) Excelsa Wonosalam Jombang. Pada penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dengan 3 ulangan dan menggunakan oven pada suhu 50°C dengan variasi lama waktu pengeringan yang berbeda yaitu T1 3 jam, T2 4 jam, dan T3 5 jam. Setiap perlakuan memliki berat 200 gr cascara. Kadar Kafein dan tanin dianalisa dengan menggunakan Spektofotometer UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama waktu pengeringan yang berbeda dapat memberikan pengaruh tidak beda nyata (P<0,05) pada kafein dan tanin teh celup kulit kopi.
Pelatihan Pembuatan Pestisida Nabati Ramah Lingkungan di Desa Gambiran Kecamatan Mojoagung Suhartini, Mis; Aisa, Aufia; Mathoriyah, Lailatul; Achmada , Fauzan; Tohari , Muchamad Rahman Bagus; Fatimah , Siti; Karima, Ummi
Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasper.v5i1.4169

Abstract

The lack of public understanding in the use of natural materials in making environmentally friendly pesticides is the basis for holding outreach to the Gambiran Village Farmers Group (POKTAN). Through this activity, it is hoped that farmers can increase their understanding of using natural materials to create works and not incur large costs because they can use materials that are easily accessible for products. This activity was carried out at the Gambiran village sports hall, Mojoagung Jombang on September 7, 2023. The target of this activity was the Gambiran Village farmer group with a total of 6 participants who were able to attend. This workshop and training was accompanied by resource person Mrs. Suhartini, SP, MM. as a lecturer at KH University. A. Wahab Hasbullah Jombang. The approach method in this activity includes lecture methods, discussions, question and answer sessions and practice in front of training participants directly. The results of this socialization received a positive response which can be seen from the results of the training, namely increasing the enthusiasm of residents to be enthusiastic about making vegetable pesticides.
Uji Kafein dan Tanin Teh Celup Cascara Kopi Excelsa pada Lama Pengeringan Berbeda Chusnah, Miftachul; Ayu Sri hartanti, Dyah; Puspaningrum, Yessita; Karima, Ummi
AGROSAINTIFIKA Vol. 7 No. 2 (2025): Mei
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cascara atau teh kulit kopi sebenarnya sudah beredar di pasar internasional tetapi masih sangat jarang ditemukan di Indonesia karena kurangnya pengetahuan dan minat masyarakat tentang keberadaan produk teh kulit buah kopi. Oleh karena itu penanganan limbah kulit kopi (cascara) sangat penting dilakukan, karena selama ini telah menimbulkan masalah karena dibiarkan membusuk, ditumpuk, dan dibakar  dapat menyebabkan dampak negatif terhadap lingkungan sekitar.  Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah memanfaatkan sumber daya alam tersebut dengan mengolah limbah kulit kopi menjadi olahan atau produk lainnya dengan nilai ekonomis tinggi, yaitu teh celup kulit kopi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama pengeringan terhadap kadar kafein dan tanin dari produk teh celup kulit kopi (cascara) Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksprimental dengan pendekatan data kuantitatif.  Penelitian ini menggunakan bahan kulit kopi (cascara) Excelsa Wonosalam Jombang. Pada penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dengan 3 ulangan dan menggunakan oven pada suhu 50°C dengan variasi lama waktu pengeringan yang berbeda yaitu T1 3 jam, T2 4 jam, dan T3 5 jam. Setiap perlakuan memliki berat 200 gr cascara. Kadar Kafein dan tanin dianalisa dengan menggunakan Spektofotometer UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama waktu pengeringan yang berbeda dapat memberikan pengaruh tidak beda nyata (P<0,05) pada kafein dan tanin teh celup kulit kopi.
The Effect of Long Drying on the Chemical and Organoleptic Characteristics of Excelsa Coffee Skin Tea (Coffee liberica var. dewevrei) Karima, Ummi; Hartati, Dyah Ayu Sri; Chusnah, Miftachul
AGARICUS: Advances Agriculture Science & Farming Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/agaricus.v4i1.4947

Abstract

Handling coffee skin waste has caused problems because it is left to rot, stacked, and burned which can cause negative impacts on the surrounding environment so it needs to be overcome. One way that can be done is to utilize these natural resources by processing coffee skin waste into processed or other products with high economic value, namely coffee skin tea. This study aims to determine (1) the effect of drying time on the chemical characteristics of coffee skin tea products (cascara) and (2) the effect of drying time on the organoleptic of coffee skin tea which includes color, aroma, and taste. The method used in this study is an observation method with a qualitative data approach. This method used two subjects, namely chemical and organoleptic characteristics in tea, to be observed within one month. The results showed that different drying times can have a noticeable effect (P<0.05) on tannin and caffeine levels and changes in color, aroma, and taste in tea steeping. The ideal drying time treatment is 5 hours with a caffeine content of 0.26 grams, tannin content of 283.33 ppm, dark red steeping color, a very inactive aroma, and a delicious tea taste.