Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Mapping of pH, EC, and TDS Parameters to Identify Water Quality in Situ Cisanti Hanifah, Shofie Dzakia; Hendrayani, Riska; Carrisa, Refi; Rizki, Muhammad Ilham; Rohman, Muhammad Alkuansinta; Hutabalian, May Angelia; Rahman, Jafar Shidqur; Sihombing, Feronika Roulitua; Ramadhan, Fadhel; Ramadan, Ananda Zikri; Nugraha, Andhika; Kirana, Kartika Hajar; Fitriani, Dini
Phi: Jurnal Pendidikan Fisika dan Terapan Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/p-jpft.v10i1.22175

Abstract

Situ Cisanti located at Tarumajaya Village, Kertasari District, Bandung Regency, West Java. Situ Cisanti has significant role in supporting the lives of the surrounding community, especially as the central source of clean water. This research was conduct to identify the water quality of Situ Cisanti by mapping the parameters of pH, Electrical Conductivity (EC), and Total Dissolved Solids (TDS). Measurement was take using Combometer Hanna Grocheck HI 9813-6 at 69 points spread over the research area. The result of pH measurement in Situ Cisanti has a range value from 7,7 to 9,7 with an average value of 9. The EC measurement range value is 0,1 mS/cm to 0,9 mS/cm with an average value of 0,13 mS/cm. The TDS measurement range value is 83 mg/L to 141 mg/L, while the average is 100,78 mg/L. Most of the pH values in the study area meet the quality standards for hygiene sanitation water, while the EC and TDS values are below the threshold value, considering it safe for health.
PEMETAAN BATIMETRI DAN SIMULASI KENAIKAN MUKA AIR DI SITU CISANTI MENGGUNAKAN DUAL BEAM SONAR Ramadan, Ananda Zikri; Ramadhan, Fadhel; Sihombing, Feronika Roulitua; Rahman, Jafar Shidqur; Hutabalian, May Angelia; Rohman, Muhammad Alkuansinta; Rizki, Muhammad Ilham; Carrisa, Refi; Hendrayani, Riska; Hanifah, Shofie Dzakia; Fitriani, Dini; Kirana, Kartika Hajar
Bulletin of Scientific Contribution Vol 21, No 2 (2023): Bulletin of Scientific Contribution : GEOLOGY
Publisher : Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/bsc.v21i2.47538

Abstract

Situ Cisanti merupakan salah satu tempat pariwisata dan edukasi yang terletak di Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung. Situ Cisanti memiliki tujuh mata air yang berperan besar bagi masyarakat sekitar sebagai sumber air. Penelitian ini memetakan topografi dasar perairan melalui peta batimetri serta melakukan simulasi perubahan muka air Situ Cisanti. Akuisisi dilakukan menggunakan instrumen Deeper Smart Sonar Pro+ dengan bantuan aplikasi Fish Deeper untuk visualisasi data. Hasil dari pemetaan batimetri Situ Cisanti menunjukkan kedalaman kolom air yang bervariasi antara 0,3 m sampai 2,85 m dengan rata-rata kedalaman sebesar 1,1 m. Sedangkan hasil simulasi muka air Situ Cisanti ditampilkan dalam beberapa keadaan, yaitu keadaan normal setinggi 2,85 m dari batas air dan sedimen, serta ketinggian muka air yang ditambahkan sebesar 0,5 m dan 1 m. Jika muka air di Situ Cisanti bertambah melebihi normal, maka bagian Timur dan Selatan dari Situ Cisanti akan terkena dampak terlebih dahulu dan akan menyebabkan adanya genangan di area tersebut. 
Manajemen Lalu Lintas di Kawasan Perlintasan Sebidang Kereta Api di Jalan Raya Kadungora, Kabupaten Garut Rizki, Muhammad Ilham; Hendarto, Sri; Kusdian, R. Didin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6195

Abstract

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2025, jumlah penduduk Kabupaten Garut pada tahun 2024 sekitar 2,717,950 Jiwa dan jumlah kendaraan bermotor sebanyak 460.397 unit. Aktivitas Transportasi antara Garut dan Bandung semakin meningkat setiap tahunnya hingga memicu berbagai masalah transportasi, salah satunya di area perlintasan sebidang kereta api di jalan Raya Kadungora, Kabupaten Garut. Keberadaan simpang sekitar seratus meter dari perlintasan sebidang menyebabkan kemacetan yang cukup panjang dan meningkatkan waktu perjalanan kendaraan. Oleh karena itu, diperlukan alternatif solusi untuk mengatasi masalah ini. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan perhitungan untuk mendapatkan kinerja jalan di 5 ruas yang telah ditentukan dan dua simpang menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI, 2023). Hasil penelitian ini yaitu volume kendaraan tertinggi pada jam puncak berada di ruas 4 dengan volume 2606,4 SMP/jam dengan derajat kejenuhan 0,81 pada hari kerja dan 3059 SMP/jam dengan derajat kejenuhan 0,95 pada akhir pekan. Waktu urai kendaraan di perlintasan sebidang untuk arah Bandung-Garut lebih cepat dibandingkan kendaraan arah Garut-Bandung. Rekomendasi alternatif solusi manajemen lalu lintas terbaik yaitu peningkatan kapasitas jalan dengan peraturan larangan kendaraan parkir di ruas 4 dan 2, larangan belok kanan di simpang 2 bagi kendaraan arah Bandung- Garut, dan pemasangan APILL di simpang 2 serta ruang henti khusus kendaraan. Selain itu, alternatif pembangunan jalan flyover sepanjang 800meter dapat menurunkan rata-rata derajat kejenuhan dari 0,72 pada hari kerja menjadi tak lebih dari 0,65, serta dapat memangkas waktu perjalanan kendaraan.