Willy Anggita Rimba Pramesti
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Subjective Well-Being Pada Mahasiswa Yang Berpacaran Jihan Hasna Salsabila; Masrita Gulo; Desie Dina Fitria; Tiara Arum Novelinna; Niken Sofi Salma; Willy Anggita Rimba Pramesti; Ela Rosalinda
Jurnal Insan Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 2 No. 1 (2024): Februari : Jurnal Insan Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jipsoshum-widyakarya.v2i1.2555

Abstract

This research aims to investigate the level of Subjective Well-Being (Subjective Well-Being) in students who are dating in the university environment. Subjective Well-Being includes the psychological and emotional aspects of a person's life, including happiness, life satisfaction, and positive feelings towards oneself and the surrounding environment. romance This research sample consists of students from various study programs at various semester levels. In addition, this research also tries to identify factors that may affect the level of Subjective Well-Being in the context of romantic relationships. In addition, this research can also contribute to the literature of psychology and human development by providing additional insight into the emotional and psychological dynamics in romantic relationships in the student population.
Resiliensi Narapidana Wanita di Lembaga Pemasyarakatan Kelas llA Sragen Willy Anggita Rimba Pramesti; Faqih Purnomosidi; Sri Ernawati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 No. 03, September 2026 Produce
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.64644

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses terbentuknya resiliensi pada narapidana wanita selama menjalani masa pidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Sragen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi terhadap enam narapidana wanita serta satu petugas lembaga pemasyarakatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resiliensi narapidana wanita terbentuk melalui interaksi antara faktor internal, seperti spiritualitas dan efikasi diri, serta faktor eksternal, seperti dukungan keluarga dan program pembinaan lembaga. Aspek regulasi emosi, optimisme, dan efikasi diri menjadi dimensi yang paling menonjol dalam proses pembentukan resiliensi. Meskipun demikian, stigma sosial, keterbatasan fasilitas, dan ketidakpastian proses hukum masih menjadi tantangan yang memengaruhi kemampuan narapidana dalam beradaptasi. Temuan penelitian ini menunjukkan pentingnya penguatan program pembinaan psikologis berbasis resiliensi sebagai upaya mendukung kesiapan narapidana wanita untuk kembali berfungsi secara optimal di masyarakat.