Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendampingan Soliditas Kehidupan Berbangsa dan Bernegara dalam Bingkai Meningkatkan Moderasi Beragama di Desa Prigi Gedung Jati Maskur, Maskur; Maskuri, Maskuri; Hidayatulloh, M. Arief; Fatkhuronji, Moch.; Nabila, Nabila; Choliq, Arifana Nur; Hakim, Abdul
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/pkm.v4i2.3146

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh Sekolah Tinggi Agama Islam Walisembilan Semarang tentang peningkatan perilaku soliditas berbangsa dan bernegara dalam bingkai moderasi beragama di Desa Prigi kecamatan Kedungjati Kabupaten Grobogan, oleh Sekolah Tinggi Agama Islam Walisembilan Semarang, kemudian dilakukan oleh peneliti dari Sekolah Tinggi Agama Islam Walisembilan Semarang adalah sebuah pendampingan kepada masyarakat terkait moderasi beragama, dimulai dari memahamkan masyarakat, memotivasi masyarakat, dan menggunakan kesempatan komunikasi dalam moderasi beragama. Keragaman dalam keberagamaan di masyarakat perlu ditingkatkan pada soliditas dalam berbangsa dan bernegara dalam bingkai moderasi beragama, karena di desa tersebut terdiri banyak agama di antaranya Islam, Kristen, Hindu Buda,maka perlu digiatkan dalam Soliditas Berbangsa dan Berbangsa dalam bingkai moderasi beragama. Metode pengabdian yang digunakan adalah metode problem solving, diawali dengan observasi, mengidentifikasi masalah, dan mencarikan solusi. Metode penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif, menggunakan metode pengumpulan data dengan teknik wawancara yang mewawancarai kepala desa, peangkat dan masyarakat, observasi pada kegiatan masyarakat, dan studi dokumen yang ada pada kegiatan masyarakat. Dilanjutkan analisis data menggunakan Miles and Huberman, dengan bentuk reduksi data yang mengumpulkan data penting dan valid serta dapat dipertanggung jawabkan, display data yang menampilkan data penelitian yang dilakukan oleh peneliti dari pengabdian masyarakat, verifikasi merupakan menverifikasi data dari hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti yang telah direduksi, pengambilan kesimpulan merupakan pengambilan benang merah pada hasil simpulan pada penelitian. Kemudian diadakan sebuah forum untuk meningkatkan pemahaman kepada masyarakat sekaligus mendidik, memotivasi, memahamkan dan mengkader mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Walisembilan Semarang di sebuah Desa Prigi Kecamatan Kedungjati Kabupaten Grobogan Provinsi Jawa Tengah.
Bimbingan Belajar bagi Murid MI di Desa Tedunan Demak Khotimah, Ina Khusnul; Maskur; Fatkhuronji, Moch.; Sholehah; Albab, Ulil; Hidayatulloh, M. Arief
Irajagaddhita Vol. 1 No. 2 (2023): Irajagaddhita : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : CV Global Research Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59996/irajagaddhita.v1i2.157

Abstract

Bimbingan belajar direncanakan oleh tim pengabdian kepada masyrakat STAI Walisembilan Semarang, kolaborasi dengan dosen, berawal dari studi pendahuluan, terlihat Desa Tedunan Demak, perbatasan dengan Kab Jepara, terlihat belum adanya Lembaga bimbel, maka tim PkM mahasiswa mengadakan bimbel gratis selama satu bulan. Bimbel tersebut memberdayakan beberapa masyarakat, dan mahasiswa dibimbing oleh dosen pengampu, bimbel tersebut ditujukan kepada murid MI, Adapun materinya adalah mulai dari Matematika, IPA, Pendidikan Agama Islam yang terdiri dari (Alquran, Fiqh, Tauhid dan yang terkait dengan materi yang ada di MI). metode yang digunakan dalam hal ini adalah reading guide, dengan membantu mengerjakan tugas dan membantu memahamkan mata pelajaran siswa. Hasil dari bimbingan tersebut pada ulangan harian terjadi peningkatan yang signifikan.
Wahbah al-Zuhailī’s Epistemology of the Religious Freedom Concept: Between Maqāṣid Ḥifẓ al-Dīn and Human Rights Lathifah, Anthin; Munawwarah, Lathifah; Achmad Gunaryo; Masduki, Anwar; Hidayatulloh, M. Arief
al-'adalah Vol 22 No 2 (2025): Al-'Adalah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/adalah.v222.26838

Abstract

According to the classical ulama, maqāṣid ḥifẓ al-dīn includes faith and worship in the Islamic religion, but it is different from Wahbah al-Zuhailī, who developed the concept of ḥifẓ al-dīn as the epistemological basis of the law of religious freedom as a universal human right. The purpose of this article is to describe Wahbah al-Zuhailī's concept of religious freedom which is based on maqāṣid ḥifẓ al-dīn and the theology of freedom as a universal human right. This article is the result of literature research, where data on the concept of religious freedom according to Wahbah al-Zuhailī were analyzed using a content analysis approach and a thematic analysis related to the law on religious freedom. The results of the research conclude that the epistemology of religious freedom (al-hurriyah al-i'tiqādiyyah) according to Wahbah al-Zuhailī integrates the philosophical foundations of maqāṣid ḥifẓ al-dīn and the theology of religious freedom as an absolute human right from God. Based on the epistemological basis of this law, it produces two concept of freedom of religion: first, there should be no coercion to follow a particular religion as in the verse "lā ikrāha fī al-dīn (māni' min al-ikrāh 'ala al-dīn); second, freedom of religion (al-hurriyyah al-dīniyyah) is formulated in two areas, namely freedom of religion in the field of aqīdah which is absolute because it is in the region heart and freedom of religion in the field of worship as a form of religious expression. This freedom of worship is in the public domain and is determined based on state law which is oriented towards justice and the benefit of the people.