Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STRATEGI PENERAPAN E-COMMERCE DALAM MENINGKATKAN KINERJA PEMASARAN Natasyah, Natasyah; Muhammad Irwan Padli Nasution
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 11 (2023): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v1i11.1155

Abstract

Penggunaan tekhnologi yang berkembang sekarang dapat membuat pelaku bisnis seharusnya dapat memanfaatkannya.Perusahaan perlu menerapkan strategi pemasaran e-commerce yang efektif untuk meningkatkan kinerja pemasaran.Penggunaan e-commerce merupakan suatu hal yang penting bagi sebuah perusahaan agar perusahaan tersebut dapat bersaing secara global.Melalui analisis mendalam terhadap berbagai strategi,termasuk personalisasi,pengoptimalan pengalaman,pengguna dan pemanfaatan media social,artikel ini bertujuan untuk memberikan wawasan mengenai bagaimana e-commerce dapat menjadi kunci utama dalam meningkatkan kinerja pemasaran dan daya saing dalam era digital saat ini.Implementasi E-commerce membutuhkan perencanaan strategis dari manajemen perusahaan.Membangun sistem informasi yang mengatur operasional perusahaan serta menyediakan mekanisme transaksi yang cepat,efesien dana man.Membina kemitraan dengan para supplier dan distributor.Keseluruhan strategi ini jika dapat dikelola dengan baik dapat meningkatkan daya saing sebuah perusahaan
VABOSETIK (VAS BUNGA DARI BOTOL DAN SENDOK PLASTIK) SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN UMKM DI WILAYAH INDONESIA DENGAN NILAI EKONOMIS BARANG BEKAS Amal U, Claudiya; Natasyah, Natasyah; Nurmala, Nurmala; Miranti, Miranti; Samsinar, Samsinar
J-DEPACE (Journal of Dedication to Papua Community) Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Victory Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34124/jpkm.v7i2.198

Abstract

Sampah sering dianggap sebagai sesuatu yang menjengkelkan, kotor, bau, sulit terurai menjadi tanah, mengganggu mata, mengganggu kesehatan dan bahkan menyebabkan banjir. Sampah anorganik merupakan jenis sampah yang sulit terurai secara alami oleh mikroorganisme. Pengolahan sampah anorganik dilakukan dengan cara mengumpulkan, membuang dan mengangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA). Sampah plastik seperti botol bekas minuman dapat dikreasikan menjadi berbagai kerajinan tangan seperti membuat vas bunga dengan tambahan bahan dari sendok plastik sebagai penunjang untuk menambah ke estetikan nilai kerajinan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah sampah plastik yang ada di rumah dan lingkungan sekitar dan juga dapat meningkatkan nilai ekonomis barang bekas. Dengan adanya kegiatan PKM-K VABOSETIK (Kerajinan Vas Bunga dari Botol dan Sendok Plastik) mahasiswa dapat meningkatkan kreatifitasnya dengan berwirausaha yang hasilnya mempunyai nilai jual.  Kegiatan ini dapat menghasilkan produk-produk yang berkualitas yang dapat meminimalisir adanya sampah plastik yang diolah dengan cara daur ulang.
Kepatuhan Pelaporan Obat yang Mengandung Prekursor di Apotek Kota Palembang Sumatera Selatan Rulianti, Mona Rahmi; Tedi, Tedi; Maryanti, Lilis; Natasyah, Natasyah
Jurnal Kesehatan Farmasi Vol 5 No 2 (2023)
Publisher : Jurusan Farmasi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkpharm.v5i1.1688

Abstract

Abstrak Latar Belakang : Kesalahan dalam proses pengelolaan obat yang mengandung prekursor dapat menjadi penyebab terjadinya penyalagunaan yang berdampak pada keselamatan pasien. Untuk mencegah terjadinya penyimpangan maka Apotek perlu menerapkan proses pengelolaan obat yang mengandung prekursor yang termasuk dalam Pedoman Pengelolaan Prekursor Farmasi Dan Obat Mengandung Prekursor Farmasi. Penelitian telah dilakukan mengenai Kepatuhan Pelaporan Obat Yang Mengandung Prekursor Di Apotek Kota Palembang Sumatera Selatan. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental dengan rancangan deskriptif. Pengambilan data dengan cara mengisi lembar kuesioner menggunakan alat pengumpulan data berupa lembar kuisioner yang selanjutnya dianalisis berdasarkan pedoman (BPOM,2013). Hasil : Hasil penelitian pada 54 Apotek yang diteliti menunjukkan bahwa 54 (100%) Apotek sudah patuh dalam melaksanakan pencatatan pemasukan obat yang mengandung prekursor, tetapi masih terdapat Apotek yang tidak mencantumkan beberapa kelengkepan pencatatan pemasukan. 50 (92,60%) Apotek sudah patuh dalam melaksanakan pencatatan penggunaan obat yang mengandung prekursor, sedangkan 4 (7,40%) Apotek masih belum melaksanakan pencatatan penggunaan obat yang mengandung prekursor. 40 (74,07%) Apotek sudah patuh dalam melaksanakan pelaporan obat yang mengandung prekursor, tetapi masuk dalam penilaian kurang baik. Kesimpulan : Pelaksanaan pencatatan obat yang mengandung prekursor sudah baik, namun masih terdapat Apotek yang melakukan pencatatan hanya pada kartu stok, tetapi tidak pada buku khusus obat yang mengandung prekursor dan pencatatan obat yang mengandung prekursor masih tergabung dengan obat yang tidak mengandung prekursor. Pelaksanaan pelaporan obat yang mengandung prekursor masuk dalam penilaian kurang baik, Apoteker di Apotek belum melakukan pelaporan obat yang mengandung prekursor.