Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Analisis Karakteristrik Dioda Berbasis Eksperimen di Laboratorium Fisika Universitas Sembilanbelas November Kolaka Bulaka, Bardan; Triani; Sukma S.W.N; Dinda; Miranda
Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains Vol 7 No 01 (2024): GRAVITASI: JURNAL PENDIDIKAN FISIKA DAN SAINS
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/gravitasi.jpfs.v7i01.10448

Abstract

Sebagai penyearah arus, dioda mengubah arus bolak-balik (AC) menjadi arus searah (DC). Sebagai komponen perangkat elektronik, karakteristik dioda sangat penting untuk diketahui. Dioda adalah bagian elektronik yang penting untuk berbagai aplikasi, dan memahami sifatnya sangat penting untuk pendidikan dan pengembangan teknologi. Percobaan ini menggunakan metode eksperimen. Percobaan ini bertujuan untuk mempelajari hubungan antara tegangan dan kuat arus pada sebuah dioda dengan menggunakan kit listrik dan magnet. Percobaan dilakukan dengan merangkai sirkuit yang terdiri dari dioda, sumber tegangan, dan alat ukur serta tegangan. Pengukuran dilakukan dengan variasi tegangan input untuk mengamati perubahan arus yang mengalir melalui dioda. Hasil percobaan menunjukkan bahwa arus yang mengalir melalui dioda mulai meningkat secara signifikan setelah tegangan mencapai tegangan ambang (threshold voltage). Di bawah tegangan ini, arus yang mengalir sangat kecil dan hamper tidak ada. Sebaliknya, Ketika tegangan di atas tegangan ambang, arus meningkat tajam sesuai karakteristik eksponensial dari dioda. Hubungan antara tegangan dan arus pada dioda diuraikan dalam grafik karakteristik I-V yang menunjukkan adanya daerah forward bias dan reverse bias. Kesimpulannya, percobaan ini berhasil mengidentifikasi karakteristik dioda serta pentingnya tegangan ambang dalam menentukan kinerja dioda dalam rangkaian listrik. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi para praktisi dan akademisi dalam merancang dan menganalisis rangkaian yang melibatkan dioda.
Pengembangan Prototype Bel Cerdas Cermat Terintegrasi Tampilan Skor Digital berbasis Arduino Mega Bulaka, Bardan; Triani, Triani; Saputra, I Gede Purwana Edi; Fitra, Ramad Arya
SAINTIFIK Vol 10 No 1 (2024): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/saintifik.v10i1.480

Abstract

Urgensi dari penelitian ini karena adanya permasalahan atau kendala dalam kegiatan kemahasiswaan khususnya kegiatan yang diadakan oleh beberapa Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) di Universitas Sembilanbelas November Kolaka, dalam hal ini kegiatan yang bertemakan perlombaan cerdas cermat. Perlombaan cerdas cermat tersebut diadakan dengan mengundang beberapa sekolah, mulai dari tingkat SD, SMP, SMA, dan sekolah sederajat lainnya mayoritas sekolahya berada di daerah Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara. Yang menjadi kendala dalam kegiatan perlombaan tersebut adalah terkait dengan istrumen atau alat berupa bel cerdas cermat. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengembangkan sebuah prototype berupa alat bel cerdas cermat yang terintegrasi dengan tampilan skor digital berbasis mikrokontroler Arduino Mega guna mengefisiensikan kegitan mahasiswa khususnya kegiatan perlombaan cerdas cermat yang diselenggarakan di Universitas Sembilanbelas November Kolaka. Jenis peneltian ini adalah mendesain dan membuat bel cerdas cermat yang dilengkapi dengan papan skor digital yang terdapat pada masing-masing regu untuk menampilkan hasil skor nilai yang diperoleh. Dalam penelitian terbagi beberapa tahapan umum pelaksanaan yaitu tahap rancangan umum sistem alat, perancangan alat (hardware dan software), pembuatan alat, pengujian alat, dan evaluasi.
Identifikasi Daerah Rawan Longsor Di Kecamatan Kolaka Kabupaten Kolaka Triani, Triani; Bulaka, Bardan
SAINTIFIK Vol 10 No 1 (2024): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/saintifik.v10i1.489

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kerawanan bencana tanah longsor dan sebaran wilayah-wilayah yang berpotensi terjadi tanah longsor di Kecamatan Kolaka. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara serta data sekunder dari instansi terkait. Teknik analisis data menggunakan metode pembobotan, skoring dan overlay peta parameter-parameter tanah longsor. Berdasarkan hasil analisis, maka diperoleh kelas interval yaitu kerawanan rendah, sedang dan tinggi. Tingkat kerawanan tinggi tersebar pada Kelurahan Watuliandu, Laloeha, Balandete, Lalombaa dan Sabilambo dengan luas wilayah 221,03 Ha atau 1,80%. Tingkat kerawanan sedang tersebar pada sebagian Kelurahan Watuliandu, Laloeha Balandete, Lalombaa dan Sabilambo dengan luas 4195,84 Ha atau 34,21%. Tingkat kerawanan rendah tersebar pada Kelurahan Lamokato, Tahoa dan sebagian Kelurahan Watuliandu, Laloeha Balandete, Lalombaa dan Sabilambo dengan luas wilayah 7847,55 Ha atau 63,99%. Dengan adanya peta sebaran wilayah rawan tanah longsor di Kecamatan Kolaka, maka diharapkan dapat menjadi sumber informasi bagi Pemerintah dan Masyarakat dalam mengambil kebijakan sebagai salah satu upaya mitigasi bencana tanah longsor sehingga dapat meminimalisir resiko.
Akuisisi Data Pengukuran Percepatan Gravitasi Bumi Berbasis LabVIEW sebagai Media Pembelajaran pada Mata Kuliah Fisika Dasar Bulaka, Bardan; Mehora, Sutrisnawati; Alfaris, Salman
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 2 (2025): May
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i2.691

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji alat peraga berbasis Arduino yang terintegrasi dengan software LabVIEW untuk pengukuran percepatan gravitasi Bumi melalui percobaan gerak osilasi ayunan bandul, yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran dalam mata kuliah Fisika Dasar. Alat peraga ini terdiri dari hardware, software, dan modul penuntun yang dirancang untuk mempermudah proses eksperimen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni dengan pendekatan metode Research and Development (R&D).Uji coba alat dilakukan di Laboratorium Dasar Fisika USN Kolaka, dengan pengujian dilakukan sebanyak lima kali percobaan untuk mengukur kesalahan relatif (ε). Hasil uji coba menunjukkan rata-rata kesalahan relatif sebesar 3,06%, yang mengindikasikan bahwa LabVIEW dapat mengolah data pengukuran dengan akurat. Uji validitas materi dan media oleh ahli menunjukkan skor indeks Gregory masing-masing sebesar 0,90 dan 0,89, yang masuk dalam kategori validitas “sangat tinggi”, menandakan bahwa alat peraga ini layak digunakan. Berdasarkan tanggapan mahasiswa, uji coba terbatas dan uji coba luas menunjukkan bahwa alat peraga ini sangat praktis dan efektif, dengan skor rata-rata 96,74% dalam kategori "Sangat Praktis". Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan alat peraga berbasis LabVIEW tidak hanya meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang konsep percepatan gravitasi tetapi juga memberikan pengalaman praktis yang menarik dan interaktif dalam eksperimen fisika dasar.
Akuisisi Data Pengukuran Percepatan Gravitasi Bumi Berbasis LabVIEW sebagai Media Pembelajaran pada Mata Kuliah Fisika Dasar Bulaka, Bardan; Mehora, Sutrisnawati; Alfaris, Salman
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 2 (2025): May
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i2.691

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji alat peraga berbasis Arduino yang terintegrasi dengan software LabVIEW untuk pengukuran percepatan gravitasi Bumi melalui percobaan gerak osilasi ayunan bandul, yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran dalam mata kuliah Fisika Dasar. Alat peraga ini terdiri dari hardware, software, dan modul penuntun yang dirancang untuk mempermudah proses eksperimen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni dengan pendekatan metode Research and Development (R&D).Uji coba alat dilakukan di Laboratorium Dasar Fisika USN Kolaka, dengan pengujian dilakukan sebanyak lima kali percobaan untuk mengukur kesalahan relatif (ε). Hasil uji coba menunjukkan rata-rata kesalahan relatif sebesar 3,06%, yang mengindikasikan bahwa LabVIEW dapat mengolah data pengukuran dengan akurat. Uji validitas materi dan media oleh ahli menunjukkan skor indeks Gregory masing-masing sebesar 0,90 dan 0,89, yang masuk dalam kategori validitas “sangat tinggi”, menandakan bahwa alat peraga ini layak digunakan. Berdasarkan tanggapan mahasiswa, uji coba terbatas dan uji coba luas menunjukkan bahwa alat peraga ini sangat praktis dan efektif, dengan skor rata-rata 96,74% dalam kategori "Sangat Praktis". Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan alat peraga berbasis LabVIEW tidak hanya meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang konsep percepatan gravitasi tetapi juga memberikan pengalaman praktis yang menarik dan interaktif dalam eksperimen fisika dasar.
Revitalisasi Kawasan Permukiman Menjadi Lahan Pertanian berbasis Smart Farming Menggunakan Teknologi Photovoltaic berbantuan Mikrokontroler Arduino dan Solar Cell Halil, Nur Ihsan; Saputra, I Gede Purwana Edi; Bulaka, Bardan; Paliling, Alders; Mustafa, Marlina; Kusuma , Damar Yoga; Sasongko, Hadi; Yudhana, Anton
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v5i2.166

Abstract

Desa Mataosu Ujung menghadapi berbagai tantangan dalam pengelolaan lahan pertanian sehingga perlu penanganan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini secara umum adalah untuk mengoptimalkan lahan permukiman menjadi lahan pertanian berbasis Smart Farming melalui revitalisasi lahan dengan penerapan teknologi photovoltaic berbantuan Arduino Mikrokontroler dan Panel Surya guna meningkatkan aksesbilitas dan kemajaan Desa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode pendampingan dan pelatihan dengan tahapan Perencanaan, Pelatihan, Pendampingan, dan Evaluasi (PPPE). Hasil yang dicapai dalam PkM ini yakni  85% kelompok tani memiliki skor pemahaman terhadap Smart Farming di atas skor 70, 75% anggota mitra karang taruna matiro decceng memiliki skor pemahaman terhadap pemanfaatan teknologi dan pemasaran berbasis digital di atas 70, dan koefisien konsistensi validasi untuk sistem Smarty Farming sebesar 0,69, menunjukkan tingkat konsistensi yang tinggi atau valid. Kesimpulan dari hasil kegiatan ini yaitu penerapan smart farming dengan teknologi photovoltaic, mikrokontroler arduino, dan solar cell berhasil mengoptimalkan lahan permukiman menjadi lahan pertanian produktif dan memberikan solusi bagi keterbatasan sumber air dan akses listrik , dan berhasil mewujudkan Integrasi Sistem Desa terdigitalisasi.
PENGARUH PENGGUNAAN PHET SIMULASI TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR FISIKA: UPAYA MENJAWAB TANTANGAN TRANSFORMASI PEMBELAJARAN FISIKA ERA SOCIETY 5.0 Saputra, I Gede Purwana Edi; Nigsih, Surya; Triani, Triani; Bulaka, Bardan; Sari, Rina Sardiana
Jurnal Kumparan Fisika Vol. 8 No. 3: Desember 2025
Publisher : Unib Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jkf.8.3.117-130

Abstract

ABSTRAK Pembelajaran fisika seringkali dihadapkan pada berbagai tantangan, yakni konsep yang abstrak, metode pengajaran yang kurang interaktif dan tidak berorientasi student centered, serta keterbatasan fasilitas laboratorium yang berdampak pada rendahnya hasil belajar dan kurangnya pengembangan keterampilan abad 21 yang krusial di era Society 5.0. Menjawab permasalahan ini, penelitian ini bertujuan untuk menganalsis pengaruh penggunaan simulasi PhET terhadap peningkatan hasil belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri 1 Watubangga. Metode penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan pendekatan Nonequivalent Control Group Designs. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas yang dipilih secara cluster random sampling, satu sebagai kelompok eksperimen yang menerima pembelajaran fisika menggunakan simulasi PhET, dan satu sebagai kelompok kontrol yang menerima pembelajaran konvensional. Instrumen tes hasil belajar fisika divalidasi secara komprehensif, termasuk validitas isi menggunakan koefisien Aiken's V dan validitas empiris menggunakan model Rasch, serta reliabilitas diukur dengan Cronbach's Alpha. Analisis data menggunakan deskriptif statistic dan analisis inferensial dengan uji-t independen pada skor N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar fisika yang signifikan pada kelompok eksperimen dibandingkan dengan kelompok kontrol, yakni hasil deskriptif statistik rerata skor N-Gain kelompok eksperimen 0.38 (kategori sedang) dan uji inferensial diperoleh nilai p < 0.001 dari uji-t independen. Temuan ini menyimpulkan bahwa simulasi PhET merupakan alat yang efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa yang berdampak pada peningkatan hasil belajar fisika, sekaligus menjadi strategi inovatif untuk menjawab tantangan transformasi pembelajaran fisika di era Society 5.0, yakni mempersiapkan siswa dengan keterampilan abad ke-21 yang relevan.   Kata kunci : PhET Simulasi, Hasil Belajar Fisika, Transformasi Pembelajaran, Society 5.0   ABSTRACT Physics learning faces various challenges, including abstract concepts, teaching methods that are insufficiently interactive and not student-centered, and limited laboratory facilities. These issues contribute to low learning outcomes and insufficient development of 21st-century skills that are crucial in the Society 5.0 era. To address these problems, this study aims to analyze the effect of using PhET simulations on improving the physics learning outcomes of 10th-grade students at SMA Negeri 1 Watubangga. This research is quasi-experimental with Nonequivalent Control Group Design approach. The sample consisted of two classes selected through cluster random sampling: one as the experimental group, which received physics instruction using PhET simulations, and one as the control group, which received conventional instruction. The learning outcome test instrument underwent comprehensive validation, including content validity using Aiken’s V and empirical validity through the Rasch model. Reliability was assessed using Cronbach’s Alpha. Data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics with an independent t-test on normalized gain (N-Gain) scores. The results revealed a statistically significant improvement in the learning outcomes of the experimental group compared to the control group, with an average N-Gain score of 0.38 (categorized as moderate). The inferential analysis yielded a p-value < 0.001 in the independent t-test. These findings suggest that PhET simulations are effective tools for enhancing students’ conceptual understanding that positively impacting physics learning outcomes. Moreover, PhET simulations offer an innovative instructional strategy for transforming physics education in the Society 5.0 era, particularly in preparing students with relevant 21st-century competencies.   Keywords: PhET Simulations, Physics Learning Outcomes, Instructional Transformation, Society 5.0
Implementasi Alat Monitoring Kualitas Udara Berbasis Internet of Things (IoT) di Wilayah Industri Pertambangan Nikel Asdar, Asdar; Mustika, Ana; Miranda, Miranda; Nurtani, Nurtani; Triani, Triani; Bulaka, Bardan
Panthera : Jurnal Ilmiah Pendidikan Sains dan Terapan Vol. 6 No. 1 (2026): January (In Progress)
Publisher : Lembaga Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kamandanu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/panthera.v6i1.852

Abstract

This study aims to analyze air quality in areas affected by industrial and nickel mining activities using Internet of Things (IoT)-based monitoring tools. The research used a quantitative descriptive method with a field study approach, which was carried out in two locations with different characteristics, namely the Tambea Village Office as an area far from the mining area and the Sangia Nibandera Kolaka Meteorological Station (BMKG Kolaka) which is located near the nickel mining industrial area. The monitoring system is designed using an ESP32 microcontroller integrated with an MQ-135 sensor to detect polluting gases, a DHT11 sensor to measure temperature and humidity, and is equipped with a buzzer and OLED display. Data is sent in real-time through the Blynk app. The measurement results showed that the air quality in Tambea Village was mostly in the "Good" category, while BMKG Kolaka showed more varied values, especially from noon to evening, which were in the "Moderate" to "Poor" category. These findings suggest that proximity to mining activities significantly affects the concentration of pollutants in the air. IoT-based monitoring systems have proven to be effective as real-time air quality monitoring devices in areas with potential for pollution.