Gusrizal, Muhammad
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Intensitas Pembelajaran Tahfizh Al-Qur’an terhadap Akhlak dan Kedisiplinan Santri Madrasah ‘Aliyah Darussakinah Batu Bersurat Gusrizal, Muhammad; Ma’ali, Dasman Yahya; Yasin, Arbi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29164

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas pembelajaran Tahfizh Al-Qur’an terhadap akhlak dan kedisiplinan siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan teknik analisis statistik berupa uji validitas, reliabilitas, normalitas, korelasi Pearson, linieritas, regresi linier, serta koefisien determinasi. Subjek penelitian terdiri dari siswa madrasah yang mengikuti program tahfizh secara intensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh instrumen penelitian valid dan reliabel. Uji korelasi menunjukkan hubungan positif yang kuat antara intensitas tahfizh dengan akhlak (r = 0,687) dan kedisiplinan siswa (r = 0,679), keduanya signifikan pada p < 0,001. Uji regresi linier menghasilkan persamaan Y₁ = 6,471 + 0,677X untuk akhlak, dan Y₂ = 4,581 + 0,735X untuk kedisiplinan, dengan pengaruh signifikan dan model hubungan linier murni. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa intensitas tahfizh menjelaskan 47,1% variasi akhlak dan 46,2% variasi kedisiplinan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembelajaran Tahfizh Al-Qur’an tidak hanya memperkuat aspek kognitif keagamaan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pembentukan karakter siswa. Oleh karena itu, integrasi program tahfizh dalam kurikulum madrasah perlu dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya pendidikan karakter Islam yang holistik
Sains Islam: Relasi Tripatrik Mikrokosmos, Makrokosmos, dan Metakosmos Gusrizal, Muhammad; Amril, Amril
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sains Islam memandang alam semesta sebagai kesatuan yang utuh dan harmonis, di mana terdapat relasi tripatrik antara mikrokosmos (manusia), makrokosmos (alam semesta), dan metakosmos (realitas spiritual transendental). Mikrokosmos merujuk pada manusia sebagai cerminan kecil dari alam semesta, dengan potensi untuk memahami dan mencerminkan sifat-sifat Tuhan. Makrokosmos adalah alam fisik yang berfungsi sebagai tanda-tanda kebesaran Tuhan, sementara metakosmos mewakili dimensi spiritual yang melampaui dunia material. Hubungan tripatrik ini mencerminkan pandangan kosmologis Islam yang integratif, di mana dimensi fisik, etis, dan spiritual saling terhubung. Pengetahuan ilmiah dalam sains Islam tidak hanya bertujuan untuk memahami alam, tetapi juga untuk mendekatkan diri kepada Tuhan, melalui kesadaran akan realitas yang lebih tinggi. Relasi ini menekankan pentingnya kesatuan antara ilmu pengetahuan, etika, dan spiritualitas dalam tradisi keilmuan Islam.