Darmawibawa, Iwan Dody
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Budidaya Tanaman Melalui Teknik Hidroponik Di SMA Al-Hamzar Royani, Ida; Imran, Ali; Darmawibawa, Iwan Dody; Firdaus, Laras; Karmana, I Wayan
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2023): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i4.1603

Abstract

Tujuan pelatihan ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada siswa dalam pembudidayaan tanaman secara hidroponik.latar belakang pelatihan ini kurangnya pengetahuan siswa dalam budidaya tanaman secara hidroponik dan lahan pertanian yang semakin sempit. Mitra dalam pelatihan ini adalah  siswa kelas X IPA SMA AL-Hamzar Tembeng Putik kecamatan wanasaba Kabupaten Lombok Timur. Metode pelaksanaan pelatihan mencakup tiga tahapan yaitu tahap sosialisasi dan penyuluhan, tahap pelaksanaan kegiatan dan tahap refleksi dengan langkah-langkah kegiatan pelatihan mulai dari sosialisasi kepada siswa, pembuatan bagan media dari botol dan gelas plastik, penyemaian bibit tanaman, dilanjutkan pelaksanaan budidaya tanaman secara hidroponik. Tahap refleksi dilakukan setelah proses pelaksanaan dengan melihat kekurangan dan kendala yang dihadapi siswa agar dapat di lakukan secara terus menerus dan di kembangkan. Rekomendasi dari pelatihan ini akan terus di kembangkan oleh siswa dan guru dalam pengembangan dan pemeliharaan lingkungan sekolah sistem pemanfaatan perkarangan sekolah dan lingkungan sekitar, serta meningkatkan kreatifitas siswa kelas X dalam pembudidayaan tanaman khususnya sayur-sayuran untuk memenuhi kebutuhan gizi setiap hari. Training in Plant Cultivation Through Hydroponic Techniques at Al-Hamzar High School Abstract The objective of this training is to impart knowledge to students regarding hydroponic plant cultivation. The background for conducting this training is the insufficient knowledge among students about hydroponic plant cultivation, coupled with the shrinking agricultural land. The participants in this training are 10th-grade students majoring in Science at Al-Hamzar High School in Tembeng Putik, Wanasaba District, East Lombok Regency. The training methodology consists of three phases: the socialization and counseling phase, the implementation phase, and the reflection phase. The training activities include socializing the concept to the students, creating media structures from plastic bottles and cups, and seedling sowing, followed by the actual hydroponic plant cultivation. The reflection phase occurs after the implementation process, aiming to identify shortcomings and challenges faced by the students, with the goal of continuous improvement and development. The recommendations from this training will be further developed by both students and teachers, focusing on the enhancement and maintenance of the school environment, utilizing schoolyard space and the surrounding environment, as well as fostering the creativity of 10th-grade students in vegetable cultivation, particularly to meet daily nutritional needs.
Pelatihan Pengolahan Sampah Plastik Berbasis Community Development untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa SMA AL-Hamzar Tembeng Putik Lombok Timur Royani, Ida; Imran, Ali; Darmawibawa, Iwan Dody; Masiah, Masiah
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 4 (2024): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v9i4.2456

Abstract

Pelatihan pengolahan sampah berbasis community development di SMA AL-Hamzar bertujuan untuk meningkatkan kreativitas siswa dalam mengolah limbah plastik menjadi produk fungsional yang bernilai guna. Kegiatan ini melibatkan 30 siswa kelas X yang dibagi menjadi 4 kelompok. Metode pelatihan mencakup sosialisasi, demonstrasi praktik, dan evaluasi hasil. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa 75% siswa mampu menghasilkan kursi dari botol plastik dengan kriteria yang memenuhi standar kerapian, kekuatan, dan kreativitas desain. Sebanyak 25% siswa memerlukan pendampingan tambahan pada aspek teknis tertentu, seperti pemotongan triplek dan perekat botol. Selain itu, hasil refleksi menunjukkan peningkatan kesadaran lingkungan di kalangan siswa sebesar 85% berdasarkan survei pasca pelatihan. Program tindak lanjut berupa pembentukan bank sampah di sekolah juga dirintis sebagai langkah keberlanjutan. Pelatihan ini membuktikan efektivitas pendekatan berbasis proyek dalam meningkatkan keterampilan siswa dan kesadaran mereka terhadap pengelolaan sampah. Namun, tantangan seperti keterbatasan alat dan fasilitas tetap memerlukan perhatian untuk pengembangan program di masa depan. Plastic Waste Management Training Based on Community Development to Enhance the Creativity of SMA AL-Hamzar Tembeng Putik Students, East Lombok Abstract The waste management training based on community development at SMA AL-Hamzar aimed to enhance students' creativity in transforming plastic waste into functional and valuable products. This activity involved 30 tenth-grade students divided into four groups. The training methods included socialization, practical demonstrations, and outcome evaluations. The results indicated that 75% of students successfully produced chairs from plastic bottles meeting the criteria for neatness, strength, and creative design. Meanwhile, 25% of students required additional guidance on technical aspects such as cutting plywood and bonding bottles. Reflection results revealed an 85% increase in students' environmental awareness, as evidenced by post-training surveys. A follow-up program, the establishment of a school-based waste bank, was initiated to ensure sustainability. This training demonstrated the effectiveness of project-based approaches in enhancing students' skills and awareness of waste management. However, challenges such as limited tools and facilities need to be addressed for future program improvements.