Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

STRATEGI KOMUNIKASI TIM KERJA GENERASI BERENCANA BKKBN DALAM MENSOSIALISASIKAN PROGRAM KEPADA REMAJA KALTIM Febrian, Ahmad Adha Febrian; Ainun Ni'matu Rohmah
MEDIALOG: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 7 No. 1 (2024): Medialog: Jurnal Ilmu Komunikasi (in Progres)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UM Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/medialog.v7i1.4597

Abstract

Menurut observasi awal dari peneliti, program Generasi Berencana hanya bisa menyasar beberapa kalangan saja dan tidak semua sasaran dapat terpapar. Hal ini merupakan sebuah pertanyaan yang besar karena dana untuk realisisasi program Generasi Berencana yang dikeluarkan oleh negara melalui BKKBN tidaklah sedikit tetapi menurut data yang diperoleh, selama kurang lebih 13 tahun berjalannya program GenRe, tidak ada penurunan secara signifikan dari TRIAD KRR, bahkan prevalensi dari penyalahgunaan NAPZA meningkat yang berimplikasi pada tidak adanya peningkatan signifikan IPP di Indonesia. Tentunya hal ini bisa berasal dari faktor eksternal seperti warga atau masyarakat yang masih tertutup dan enggan menerima program ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi komunikasi yang digunakan oleh Tim Kerja GenRe BKKBN Provinsi Kalimantan Timur di dalam mensosialisasikan program GenRe kepada Remaja Kalimantan Timur. Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan Metodelogi Penelitian Kualitatif dengan pendekatan Studi Kasus. Dari hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa Strategi komunikasi yang dilakukan oleh Tim Kerja GenRe Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur menerapkan tahapan strategi komunikasi milik menurut Hafied Cangara yaitu penelitian, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pelaporan serta menerapkan Teori DOI di beberapa tahapannya.
Strategi public relations Telkomsel branch Balikpapan untuk meningkatkan citra melalui program Digi School Salsabila, Sharon; Kheyene Molekandella Boer; Ainun Ni'matu Rohmah; Harry Irsa Muhammad
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 11 No 1 (2025): April 2025 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jk.v11i1.41937

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis strategi public relations telkomsel branch balikpapan untuk meningkatkan citra di kalangan siswa sma/smk balikpapan melalui program digi school. Metode penelitian ini yaitu penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah strategi Public Relations Telkomsel Branch Balikpapan untuk meningkatkan citra di kalangan siswa SMA/SMK dilakukan melalui identifikasi segmen pelajar SMA/SMK Balikpapan sebagai pengguna utama, dengan menekankan kualitas layanan dan komitmen membangun infrastruktur telekomunikasi merata. Melalui program DigiSchool, Telkomsel mengenalkan produk digital seperti GamesMax, Maxstream, LangitMusik dan Kartu ByU, sekaligus mendukung pendidikan dengan membangun ekosistem digital di sekolah dan menyelenggarakan pelatihan keterampilan dan kompetisi seperti public speaking, kelas studio broadcasting dan turnamen E-Sport. Program ini dirancang secara terstruktur melalui kunjungan sekolah, pelatihan, dan pemanfaatan media sosial untuk memperluas dampak. Evaluasi menunjukkan program ini berhasil meningkatkan pangsa pasar, loyalitas pengguna, serta citra Telkomsel sebagai pendukung generasi muda, dengan capaian 80% SMA/SMK di Balikpapan.
STRATEGI MANAJEMEN PRIVASI DALAM KOMUNIKASI INTERPERSONAL PASANGAN BEDA KEYAKINAN DI KALANGAN GEN Z Viony Theresia Sitinjak; Ainun Ni'Matu Rohmah; Rina Juwita; Ziya Ibrizah
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 11 (2026): April 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan berpacaran beda agama menjadi tantangan kompleks bagi Generasi Z di Indonesia sebagai negara dengan keberagaman agama yang tinggi. Perbedaan keyakinan tidak hanya melibatkan aspek spiritual, tetapi juga nilai keluarga, norma sosial, dan tekanan komunitas, sehingga memerlukan strategi komunikasi interpersonal yang adaptif untuk menjaga keharmonisan hubungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi manajemen privasi dalam komunikasi interpersonal pasangan beda keyakinan di kalangan Gen Z. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan fenomenologi. Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap tiga pasangan mahasiswa FISIP UNMUL angkatan 2021 yang telah menjalin hubungan minimal satu tahun. Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasangan menerapkan tiga strategi utama, yaitu strategi selektif (paling dominan), strategi integrasi, dan strategi kompartementalisasi. Ketiga strategi ini digunakan untuk mengelola batas privasi, menghindari konflik, membangun nilai bersama, serta memisahkan ranah keyakinan pribadi dari hubungan romantis. Esensi pengalaman mereka adalah harmoni yang rapuh di tengah ketegangan antara keinginan keterbukaan dan perlindungan identitas religius. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen privasi melalui strategi komunikasi yang adaptif menjadi kunci keberlangsungan hubungan beda keyakinan pada Generasi Z di era digital.
SILENT TREATMENT SEBAGAI BENTUK KOMUNIKASI YANG TIDAK EFEKTIF DALAM HUBUNGAN TOXIC RELATIONSHIP: STUDI KASUS KORBAN PEREMPUAN Hartoyo, Aaron Alexander; Ainun Ni'Matu Rohmah; Rina Juwita; Aulia Ramdani
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 12 (2026): Mei 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Penelitian ini mengkaji silent treatment sebagai bentuk komunikasi tidak efektif dalam toxic relationship, khususnya dari perspektif perempuan korban di Samarinda. Pemilihan topik didasarkan pada tingginya kasus kekerasan emosional dalam pacaran di kalangan Generasi Z, sebagaimana dilaporkan Komnas Perempuan dan survei nasional, di mana silent treatment sering luput diakui sebagai kekerasan emosional meskipun menimbulkan dampak psikologis serius seperti kecemasan, penurunan harga diri, dan emotional exhaustion. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan rancangan studi kasus. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam semi-terstruktur terhadap empat mahasiswi Universitas Mulawarman yang dipilih secara purposive sampling. Analisis dilakukan dengan model Miles dan Huberman, menggunakan kerangka teori atribusi serta lima aspek komunikasi interpersonal: keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif, dan kesetaraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa silent treatment berfungsi sebagai strategi pasif-agresif yang merusak kelima aspek komunikasi tersebut, memicu atribusi internal (self-blame) pada korban dan memperkuat ketimpangan kuasa dalam hubungan. Komunikasi menjadi satu arah, tidak empati, dan penuh ketidakpastian. Temuan ini menegaskan pentingnya literasi komunikasi sehat dan kesadaran atribusi untuk mencegah serta memulihkan korban toxic relationship, sekaligus mendukung pembangunan hubungan romantis yang setara dan berkelanjutan di kalangan generasi muda.