Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PERLUASAN JANGKAUAN AUDIENS TELEVISI MELALUI MEDIA SOSIAL (STUDI KASUS LIVE STREAMING PROGRAM BERITA MALAM METRO TV DI TIKTOK) Alfarel Prapto Wibowo; Makroen Sanjaya
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Ilmu Vol. 3 No. 2 (2026): April : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Ilmu (JIMI)
Publisher : CV. Denasya Smart Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69714/6djd5e87

Abstract

The development of digital technology has shifted media consumption patterns from conventional television to digital platforms such as TikTok. This change requires television stations to adapt their content distribution strategies to remain relevant and maintain audience engagement. Metro TV utilizes the TikTok live streaming feature to expand the reach of its evening news program and attract digital audiences. This study aims to analyze how Metro TV expands its audience reach through live streaming on TikTok and how interaction with digital viewers is formed.This research uses a qualitative method with a case study approach. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation. The study focuses on the strategy used by Metro TV in adapting television news content into digital formats suitable for TikTok.The results show that Metro TV modifies television content into shorter, lighter, and more interactive formats that match the characteristics of TikTok users. Live streaming also enables real-time interaction through comments and live chat features. These interactions create two-way communication between broadcasters and audiences, which increases engagement and audience loyalty. The study concludes that live streaming on TikTok is an effective strategy to expand television audience reach, particularly among younger generations who increasingly consume news through digital platforms.
PENGARUH SOCIAL MEDIA MARKETING CLOTHING BRAND BWBYAZ DI TIKTOK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN (Survei pada Followers Akun TikTok @BWBYAZ) Annabilla Zahra; Makroen Sanjaya
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 4 (2026): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i4.7303

Abstract

Perkembangan media sosial di Indonesia yang semakin pesat, khususnya TikTok dengan tingkat engagement yang tinggi, mendorong pelaku usaha memanfaatkannya sebagai media pemasaran digital. Fenomena ini menunjukkan bahwa Social Media Marketing berpotensi memengaruhi keputusan pembelian konsumen, termasuk pada brand fashion lokal seperti BWBYAZ melalui akun TikTok @BWBYAZ. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Social Media Marketing akun TikTok @BWBYAZ terhadap keputusan pembelian followers TikTok BWBYAZ. Penelitian ini menggunakan teori Social Media Marketing menurut Gunelius yang meliputi content creation, content sharing, connecting, dan community building, serta teori keputusan pembelian menurut Kotler dan Keller yang mencakup pengenalan masalah, pencarian informasi, evaluasi alternatif, keputusan pembelian, dan perilaku pasca pembelian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 200 followers TikTok BWBYAZ dengan sampel sebanyak 67 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10% dan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Social Media Marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (t hitung 4,913 > t tabel 1,668). Koefisien korelasi sebesar 0,556 berada pada kategori sedang, sedangkan koefisien determinasi sebesar 0,310 menunjukkan kontribusi sebesar 31% terhadap keputusan pembelian. Dengan demikian, Social Media Marketing melalui akun TikTok @BWBYAZ terbukti berperan dalam meningkatkan keputusan pembelian konsumen dan dapat menjadi strategi pemasaran digital yang efektif bagi brand fashion lokal.
Representasi Diri Melalui Personal Branding Perempuan Muslim dalam Diskursus Edukasi Seksual pada Instagram @zhafiraiha Ramadhani, Farrany Alifia; Makroen Sanjaya
Jurnal Pewarta Indonesia Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Pewarta Indonesia
Publisher : Persatuan Wartawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jpi.v8i1.301

Abstract

Media sosial memiliki fungsi kategori diantaranya sebagai identity, conversations, sharing, presence, relationship, groups, and passion. Di dunia media sosial, terdapat istilah influencer, merupakan fenomena kontemporer yang muncul sebagai konsekuensi dari demokratisasi media digital. Dengan adanya fungsi media sosial tersebut, para influencer dapat membangun personal brandingnya hingga membentuk citra diri sesuai dengan apa yang mereka inginkan melalui beragam konten yang mereka tampilkan. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah bentuk representasi diri dalam personal branding Zhafira Aqyla dalam diskursus edukasi seksual dengan merujuk pada teori presentasi diri (self presentation) yang ditawarkan oleh Erving Goffman dan Personal Branding (Peter Montoya). Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode etnografi virtual, dengan pengumpulan data melalui observasi akun instagram Zhafira Aqyla serta wawancara pada beberapa followersnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa personal branding yang dibangun oleh Zhafira mendapatkan respons yang positif dari audiens. Followers mengapresiasi penyampaian konten yang dibawakan dengan sederhana namun tetap tegas dan lugas, sehingga terbentuk kesan diri yang kuat dan positif terhadap personal brandingnya.