Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENYULUHAN STUNTING MELALUI PROGRAM PANGAN OLAHAN HALAL BERPROTEIN TINGGI DAN PEMBUATAN LEGALITAS USAHA UMKM Aminullah, Aminullah; Rahmaniah, Mustika; Baroza, Danu Wisnu; Fahreza, Fadhil Gusta; Aulannisa, Fairuza; Andaista, Rahmatunnisa; Aprilia, Sapira; Gunawan, Syifa Zahra; Aprilia, Tri; Aristi, Sindi Nurmaya
Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/qh.v10i2.9923

Abstract

Kegiatan pengabdian di Desa Cilebut Timur dilakukan dalam rangka untuk mensosialisasikan permasalahan stunting, legalitas usaha masyarakat termasuk membuat izin berusaha dan menyusun dokumen untuk sertifikasi halal, serta membuat produk olahan inovasi berbasis udang kering atau ebi. Mekanisme kegiatan pengabdian meliputi kegiatan persiapan seperti mensurvey area Desa Cilebut Timur, melakukan pendekatan sosial, mensosialisasikan masalah stunting, perizinan usaha dan sertifikasi halal, dan menciptakan kreasi makanan dengan bahan udang kering. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin teredukasi tentang permasalahan gizi buruk walaupun Desa Cilebut Timur tidak memiliki kasus stunting. Selain itu, beberapa UMKM telah memiliki Nomor Izin Berusaha (NIB) dan telah menyusun dokumen terkait sertifikasi halal mekanisme self-declare melalui kegiatan pengabdian ini. Manfaat kegiatan pengabdian ini semakin dirasakan oleh masyarakat dengan inovasi yang dilakukan yaitu pembuatan pangsit kuah berbasis ebi yang dilakukan di satu UMKM yang ada di Desa Cilebut Timur. Kegiatan pengabdian ini menghasilkan dampak nyata yang positif dalam masyarakat di Desa Cilebut Timur.
Penerapan Simulasi Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) dalam Pembelajaran Food Safety Management System (FSMS) Specialist di PT Agritama Sinergi Inovasi Aulannisa, Fairuza; Novidahlia, Noli
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 5 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i5.18592

Abstract

Keamanan pangan merupakan faktor utama dalam industri pangan untuk memastikan bahwa produk yang dihasilkan aman dikonsumsi dan memenuhi standar yang berlaku. Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) menjadi salah satu standar yang harus diterapkan dalam industri pangan untuk menjamin kebersihan dan keamanan produk. Namun, pemahaman dan penerapan standar ini masih menjadi tantangan, terutama bagi mahasiswa yang akan memasuki dunia industri. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi simulasi penerapan CPPOB dalam program Food Safety Management System (FSMS) Specialist di PT Agritama Sinergi Inovasi melalui Program Studi Independen Bersertifikat (MSIB). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan studi kasus terhadap kelompok mahasiswa yang menjalankan simulasi perusahaan fiktif, PT Nutri Dairy Serealia. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, observasi partisipatif, dan wawancara dengan peserta program, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk mengevaluasi pemahaman dan tantangan dalam penerapan CPPOB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa mampu mengaplikasikan berbagai aspek CPPOB dalam simulasi, seperti pengawasan proses produksi, higiene dan kesehatan karyawan, sanitasi, serta pengendalian mutu. Namun, beberapa tantangan ditemukan dalam implementasi, termasuk pencatatan digital yang belum optimal, sistem audit internal yang masih perlu diperbaiki, serta keterbatasan dalam pengalaman praktik langsung. Temuan ini menunjukkan bahwa simulasi berbasis proyek dapat menjadi metode pembelajaran yang efektif, tetapi perlu dikombinasikan dengan praktik industri nyata untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa secara lebih mendalam. Penelitian ini berkontribusi dalam menyoroti pentingnya pendekatan praktis dalam pembelajaran keamanan pangan dan memberikan rekomendasi bagi institusi pendidikan serta industri dalam meningkatkan efektivitas pelatihan CPPOB bagi calon tenaga kerja di bidang pangan.