Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Gaya Kepemimpinan Kiai Dalam Membentuk Karakter Santri (Studi Kasus Di Pondok Pesantren Manba’ul Hikmah Kebonsari, Wonoboyo, Temanggung) Fitrotul Fikroh; Rifqi Muntaqo; Mukromin
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): JUNI - JULI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi gaya kepemimpinan kiai dalam membentuk karakter santri di Pondok Pesantren Manba’ul Hikmah Kebonsari, Wonoboyo, Temanggung. Tujuan utama adalah untuk memahami berbagai strategi dan pendekatan yang digunakan oleh kiai dalam mempengaruhi dan membentuk karakter santri. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif, melibatkan wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap kiai dan santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kiai menggunakan berbagai gaya kepemimpinan yang mencakup aspek pengajaran agama, disiplin, contoh teladan, serta pendekatan pribadi dan kultural untuk membentuk karakter santri. Implikasi dari temuan ini dapat memberikan wawasan bagi pengembangan strategi pendidikan di pesantren serta kontribusi teoritis dalam memahami peran kepemimpinan dalam konteks keagamaan dan pendidikan.
KONSEP AMAR MA`RUF NAHI MUNKAR DALAM Q.S AL-HUJURAT AYAT 11 TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER SOSIAL PESERTA DIDIK Rifqi Muntaqo; Mukromin; Anisa Seli Maresta
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 3 (2026): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i3.7393

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep amar maruf nahi munkar dalam Q.S. Al-Hujurat ayat 11 serta relevansinya terhadap pembentukan karakter sosial siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan tafsir tahlili. Data diperoleh melalui studi pustaka dengan menganalisis berbagai kitab tafsir dan literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai amar maruf nahi munkar dalam ayat tersebut mencakup larangan merendahkan, mencela, dan memanggil dengan gelar buruk, yang berkontribusi dalam pembentukan karakter sosial siswa seperti sikap saling menghargai, empati, dan menjaga lisan. Oleh karena itu, implementasi nilai-nilai tersebut dalam pendidikan sangat penting untuk membentuk karakter sosial yang baik.
Pengaruh Dzikir Pembacaan Manaqib Syekh Abdul Qodir Al Jailani Terhadap Karakter Santri Baru di Pondok Pesantren Assalafi Miftahul Huda Ngroto Nailatur Rohmah; Firdaus; Mukromin
Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 7 No. 1 (2026): TARBIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam IAI Al Muhammad Cepu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena menurunnya nilai karakter pada remaja akibat pengaruh lingkungan dan perkembangan teknologi, yang juga terlihat pada santri baru dalam proses adaptasi di pesantren. Salah satu upaya pembinaan karakter yang dilakukan adalah melalui kegiatan dzikir dan pembacaan manaqib Syekh Abdul Qadir Al Jailani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat karakter santri baru, kualitas pelaksanaan dzikir pembacaan manaqib, serta pengaruhnya terhadap pembentukan karakter santri di Pondok Pesantren Assalafi Miftahul Huda Ngroto. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Korelasi. Subjek penelitian adalah 44 santri baru. Data dikumpulkan melalui angket dan dianalisis menggunakan uji normalitas, linearitas, korelasi, koefisien determinasi, serta uji hipotesis (uji t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) karakter santri baru berada pada kategori sangat baik dengan persentase 84,1% dan nilai rata-rata 37,11; (2) kualitas pelaksanaan dzikir pembacaan manaqib berada pada kategori sangat baik dengan nilai rata-rata 35,80; dan (3) terdapat pengaruh signifikan antara dzikir pembacaan manaqib terhadap karakter santri, dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, koefisien korelasi sebesar 0,729 (hubungan sedang), serta kontribusi sebesar 53,2%., dapat disimpulkan bahwa dzikir pembacaan manaqib memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pembentukan karakter santri baru. Kegiatan ini selain meningkatkan aspek spiritual, juga membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, sopan santun, serta kesadaran beribadah. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan pendidikan karakter berbasis kegiatan keagamaan di lingkungan pesantren serta menjadi bahan pertimbangan bagi pengasuh dan pendidik dalam meningkatkan pembinaan karakter santri melalui kegiatan spiritual yang terstruktur dan berkelanjutan.