Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pendampingan KWT Melati Melalui Pemanfaatan Platform E-Commerce Sebagai Sarana Pemasaran Di Desa Surana Kabupaten Lombok Barat Mulyawati, Sri; Apriana Hidayanti, Anna; Nur Sindy Setiawan, Rifani; Anwar, Anwar
LOYALITAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/loyalitas.v7i1.2963

Abstract

Electronic commerce, abbreviated as e-commerce, is an electronic trading platform that must be connected to the internet. E-commerce has many benefits for businesses and consumers. The number of e-commerce users has increased along with the increasing number of internet users in Indonesia. However, in some areas, there are still people who do not understand e-commerce. KWT Melati, located in Suranadi Village, West Lombok Regency, conducts traditional marketing, because it does not recognize e-commerce. KWT members find it difficult to adapt to technological developments, and a few of them are passive users of e-commerce applications, namely only as consumers. Therefore, the purpose of this service activity is to assist KWT Melati through the utilization of e-commerce platforms as a means of promotion. The service method consists of a pre-activity survey, socialization, mentoring, and evaluation. The number of activity participants was 20 people who were active members of KWT Melati. The results of the service activities show that participants have understood and are able to use e-commerce, in this case, the Shopee application
Sosialisasi Strategi Membangun Merek Produk Telur Asin di Desa Bagik Polak Kabupaten Lombok Barat Mulyawati, Sri; Zeamita Widiyanti, Ni Made Nike; Apriana Hidayanti, Anna; Dewi Mandalika, Eka Nurminda; Ita Selvia, Siska
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i2.3106

Abstract

Keberadaan merek merupakan suatu hal yang penting untuk diperhatikan bagi pemasar. Merek merupakan cerminan nilai produk yang dapat dipersepsikan oleh pelanggan. Selain sebagai sebuah identitas, merek juga bermanfaat sebagai jaminan kepercayaan konsumen atas produk tersebut. Namun tidak semua produk yang beredar di pasar memiliki merek, salah satunya adalah produk telur asin hasil produksi warga Desa Bagik Polak. Telur asin tersebut belum memiliki merek karena keterbatasan pengetahuan pelaku usaha terkait urgensi membangun sebuah merek hingga pembentukan sebuah merek yang relevan.  Oleh karena itu, tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan sosialisasi strategi membangun merek produk telur asin di Desa Bagik Polak Kabupaten Lombok Barat. Sasaran kegiatan pengabdian adalah warga Desa Bagik Polak yang aktif memproduksi telur asin. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian diawali dengan observasi awal, penentuan ide dan solusi, implementasi kegiatan sosialisasi dan pendampingan, serta evaluasi. Sebanyak 20 orang peserta telah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan pengabdian dengan aktif dan antusias. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa masyarakat telah mampu memahami pentingnya membangun sebuah merek dan strategi untuk menciptakan merek yang sesuai dengan produk yang dimiliki.
Pelatihan Pembuatan Foto Produk sebagai Penunjang Kegiatan Promosi Pada Media Sosial Zeamita Widiyanti, Ni Made Nike; Sudika, I Wayan; Apriana Hidayanti, Anna; Dewi Mandalika, Eka Nurminda; Sindy Setiawan, Rifani Nur
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i2.3255

Abstract

Teknologi yang berkembang dapat merubah seluruh aspek kehidupan masyarakat, tidak terkecuali pada aspek perekonomian. Penerapan teknologi juga diadopsi pada kegiatan promosi produk pada media sosial. Salah satu hal penting dalam promosi pada media sosial adalah foto produk yang baik dan menarik, sehingga dapat menarik perhatian konsumen untuk membeli produk tersebut. oleh karena itu perlu adanya kegiatan pengabdian untuk melatih para pelaku kelompok home industry untuk membuat foto produk dengan memanfaatkan handphone. Kegiatan ini dilakukan dengan metode lesson study dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang. Kegiatan ini dilakukan di Desa Jatisela Kecamatan Gunung Sari Kabupaten Lombok Barat. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian ini, pengetahuan dan keterampilan peserta mengalami peningkatan dan para peserta telah mengasilkan foto produk yang baik dan menarik. para peserta menilai kegiatan ini sangat bermanfaat dan pelaksanaannya baik.
Sosialisasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada Usaha Tukang Kayu di Desa Perina, Lombok Tengah, NTB Pradityatama, Maharsa; Fahrussiam, Fauzan; Apriana Hidayanti, Anna; Febrian, Ade; Mardiah, Rabiatun
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4216

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan langkah penting dalam meningkatkan kesadaran dan penerapan standar keselamatan di tempat kerja, terutama di sektor informal seperti usaha tukang kayu. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Perina, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, dengan tujuan untuk memberikan informasi tentang K3 dan penerapan penggunaan APD kepada pelaku usaha tukang kayu mengenai pentingnya penerapan K3 dalam bekerja. Kondisi di lapangan menunjukkan adanya kesenjangan pengetahuan dan implementasi K3, yang secara signifikan dapat meningkatkan risiko kecelakaan kerja di wilayah tersebut. Metode yang digunakan meliputi presentasi, demonstrasi penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), dan simulasi prosedur keselamatan kerja di tempat kerja. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pekerja tentang identifikasi bahaya di lingkungan kerja, cara penggunaan APD yang benar. Partisipasi aktif para pelaku usaha tukang kayu selama kegiatan juga mencerminkan minat dan komitmen peserta dalam meningkatkan standar keselamatan kerja. Kesimpulan dari kegiatan sosialisasi ini terbukti sangat efektif dalam upaya meningkatkan pemahaman dna penerapan K3 serta kualitas kerja dan keselamatan di sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM), khususnya di wilayah pedesaan.