Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Problem of Orientation of Development Merdeka Belajar Curriculum Belia, Stavini; Lubis, Jessyca Tania; Aprina, Serly; Nurfaiza, Nurfaiza; Illahi, Rahmat; Utama, Nanda Putra
The Future of Education Journal Vol 2 No 3 (2023): August
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v2i3.88

Abstract

The independent curriculum is a curriculum with various intra-curricular learning so that students are more optimal and have concepts and strengthen their competencies. The approach in this study uses a qualitative approach. Analysis of this research data using descriptive analysis. In this analysis, the data is interpreted descriptively and presented in a narrative manner. The results of the study revealed several problems found when implementing the 2022 independent curriculum in the two schools. In this independent curriculum, teachers are required to be more creative in designing teaching modules, learning objectives and the flow of learning objectives so that a teacher can no longer be careless in making lesson plans to design teaching and learning activities every week. The purpose of school work is only to strengthen the profile of Pancasila students. PS is still given to students every day but not only in class learning. Learning also needs to be carried out outside the classroom in order to increase the activity of students and innovate themselves
An Analysis of the School Environment on the Character Formation of Fourth Grade Students at SDN 01 Ulak Karang Padang Utama, Nanda Putra; Efrina, Gusnita; Prananda, Gingga; Oktira, Yona Syaida
The Future of Education Journal Vol 4 No 8 (2025): #2
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v4i8.1064

Abstract

Education in Indonesia is expected to produce students with good character. However, initial observations at SDN 01 Ulak Karang Padang found indications of a lack of religious and moral character among some students. This study aims to analyze the influence of the school environment on the character development of fourth-grade children and identify influencing factors. The research method used was a descriptive qualitative approach, with data collected through observation, interviews, and documentation. The results indicate that the school environment has a positive influence on the development of children's character, particularly in aspects of religiosity, manners, and environmental awareness. However, several obstacles, such as the lack of religious facilities, hinder some students' participation. Factors influencing student character development include family, teachers, the surrounding environment, and learning media. In conclusion, although the school environment plays a positive role, ongoing efforts are needed from all parties, especially teachers as role models, to optimize student character development.
Analisis Cita Rasa Dan Penyajian Nasi Kapau Di Nasi Kapau Pak Nin Utama, Nanda Putra; Syaiful, Hendra; Nuryanto, Heri; Gunawan, Agung Arif
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6873

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik cita rasa dan teknik penyajian Nasi Kapau sebagai kuliner tradisional Minangkabau di Rumah Makan Nasi Kapau Pak Nin, Vitka City, Kota Batam. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan teori gastronomi budaya, penelitian ini berfokus pada upaya pelaku kuliner tradisional dalam mempertahankan autentisitas cita rasa dan teknik penyajian di tengah arus modernisasi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dokumentasi visual, serta kuesioner konsumen, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cita rasa Nasi Kapau Pak Nin memiliki profil rasa kompleks pedas, gurih, dan sedikit asam yang dihasilkan dari penggunaan bumbu tradisional seperti santan kental, cabai merah, kunyit, jahe, lengkuas, dan serai dengan teknik slow cooking untuk menghasilkan konsistensi rasa yang autentik. Teknik penyajian yang menonjol adalah model prasmanan, di mana pelanggan memilih lauk di etalase berisi panci besar dengan bantuan pelayan, namun tetap mempertahankan fleksibilitas untuk disajikan secara “ramas” sesuai tradisi Kapau. Pola penyajian nasi di tengah piring dengan lauk di sekelilingnya serta siraman kuah gulai di atasnya menciptakan harmoni visual sekaligus merefleksikan nilai efisiensi, kebersamaan, dan gotong royong khas Minangkabau. Faktor-faktor yang memengaruhi cita rasa dan penyajian meliputi kualitas bahan baku, keahlian koki, resep turun-temurun, serta adaptasi terhadap selera modern tanpa kehilangan identitas budaya. Dengan demikian, Nasi Kapau Pak Nin menjadi representasi nyata pelestarian warisan kuliner Minangkabau yang mampu beradaptasi dengan konteks urban modern tanpa mengurangi nilai autentisitasnya.
Analisis Cita Rasa Dan Penyajian Nasi Kapau Di Nasi Kapau Pak Nin Utama, Nanda Putra; Syaiful, Hendra; Nuryanto, Heri; Gunawan, Agung Arif
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6886

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik cita rasa dan teknik penyajian Nasi Kapau sebagai kuliner tradisional Minangkabau di Rumah Makan Nasi Kapau Pak Nin, Vitka City, Kota Batam. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan teori gastronomi budaya, penelitian ini berfokus pada upaya pelaku kuliner tradisional dalam mempertahankan autentisitas cita rasa dan teknik penyajian di tengah arus modernisasi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dokumentasi visual, serta kuesioner konsumen, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cita rasa Nasi Kapau Pak Nin memiliki profil rasa kompleks pedas, gurih, dan sedikit asam yang dihasilkan dari penggunaan bumbu tradisional seperti santan kental, cabai merah, kunyit, jahe, lengkuas, dan serai dengan teknik slow cooking untuk menghasilkan konsistensi rasa yang autentik. Teknik penyajian yang menonjol adalah model prasmanan, di mana pelanggan memilih lauk di etalase berisi panci besar dengan bantuan pelayan, namun tetap mempertahankan fleksibilitas untuk disajikan secara “ramas” sesuai tradisi Kapau. Pola penyajian nasi di tengah piring dengan lauk di sekelilingnya serta siraman kuah gulai di atasnya menciptakan harmoni visual sekaligus merefleksikan nilai efisiensi, kebersamaan, dan gotong royong khas Minangkabau. Faktor-faktor yang memengaruhi cita rasa dan penyajian meliputi kualitas bahan baku, keahlian koki, resep turun-temurun, serta adaptasi terhadap selera modern tanpa kehilangan identitas budaya. Dengan demikian, Nasi Kapau Pak Nin menjadi representasi nyata pelestarian warisan kuliner Minangkabau yang mampu beradaptasi dengan konteks urban modern tanpa mengurangi nilai autentisitasnya