Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Historicity of Islamic Education: Tracing the Traces of Al-Irsyad and Jami'at Khair Setyaningsih, Ari; Ulum, Davinatul; Rostanti, Nia; Purnomo, Sutrimo
Dirasah International Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 2 (2024): Islamic Studies
Publisher : Perkumpulan Dosen Tarbiyah Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59373/drs.v2i2.25

Abstract

The research aims to trace the historicity of Islamic education at Al-irsyad and Jami'at Khair up to the present, while the research method used is library research through an in-depth analysis of the history and educational systems of the two institutions. By presenting the expected results, this research aims to understand better the effectiveness of the educational methods applied. These results may include assessing students' understanding of Islamic history and educational material Al-irsyad and Jamiat Khair. Therefore, this summary provides a comprehensive view of the contribution of research to innovation and improving the quality of Islamic education in Al Irsyad and Jami'atul Khair. By developing new organizational patterns, the Al Irsyad and Jamiat Khair movements are trying to answer the challenges and demands of modern education and da'wah in the era of globalization. The Al Irsyad organization guides the carrying out of the mandate of educational institutions under their guidance, including the formulation of educational foundations, educational insights, and reference school models in Islamic education.
ANALISIS GAMBARAN JUMLAH LEUKOSIT, VIRAL LOAD DAN KEPATUHAN MINUM OBAT ARV PADA ORANG DENGAN HIV (ODHIV) Setyaningsih, Ari; Abror, Yogi Khoirul
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v16i1.2086

Abstract

Abstrak   HIV atau Human Immunodeficiency Virus yang menginfeksi sel darah putih dapat menyebabkan turunnya kekebalan tubuh manusia. Akibat menurunnya kekebalan tubuh maka orang tersebut sangat mudah terkena berbagai penyakit opurtunistik. Kepatuhan meminum obat ARV menjadi faktor utama dalam mewujudkan keberhasilan terapi ARV. Pemeriksaan Viral Load merupakan standar pemeriksaan utama untuk memantau ODHIV yang sedang menjalani terapi ARV. Pemeriksaan leukosit menjadi salah satu pemeriksaan dasar yang dilakukan untuk melihat ada tidaknya infeksi oputunistik pada ODHIV. Tujuan Penelitian untuk mengetahui gambaran jumlah leukosit, viral load dan kepatuhan minum obat ARV. Metode penelitian adalah kuantitatif dengan  jenis penelitian deskriftif analisis. Sampel penelitian berjumlah 30 ODHIV. Hasil pemeriksaan leukosit yang mengalami penurunan sebanyak 3 sampel yaitu 10%. Jumlah leukosit yang berada di nilai normal sebanyak 27 sampel yaitu 90%.Hasil data nilai viral load yang terdeteksi 18 sampel 60%, nilai viral load yang tidak terdeteksi 12 sampel 40%. Sampel yang tersupresi 29 orang 96,7% dan yang tidak tersupresi 1 3,3% orang. Jumlah ODHIV yang memiliki kepatuhan tinggi minum obat ARV sebanyak 24 orang yaitu 80%, yang memiliki kepatuhan sedang 5 orang 16,7% dan tingkat kepatuhan rendah 1 orang 3,3%. Keberhasilan virologis didapatkan pada 23 ODHIV dimana jumlah leukosit berada pada nilai normal, jumlah viral load tersupresi dan memiliki tingkat kepatuhan tinggi, 1 ODHIV mengalami penurunan jumlah leukosit, viral load tidak tersupresi dan memiliki tingkat kepatuhan rendah, 1 ODHIV berada pada keadaan kegagalan virologis dimana nilai viral load >400 copies/ML darah dan 5 ODHIV memiliki tingkat kepatuhan sedang sehingga nilai viral load masih terdeteksi. Kata kunci : ODHIV, Kepatuhan Minum Obat, Viral Load          Abstract   HIV or Human Immunodeficiency Virus, which infects white blood cells, can cause a decline in the human body's immunity. Due to the weakened immune system, individuals are highly susceptible to various opportunistic diseases. Adherence to ARV medication is a key factor in achieving successful ARV therapy. Viral Load testing is the primary standard examination for monitoring individuals with HIV undergoing ARV therapy. Leukocyte examination is one of the fundamental tests conducted to determine the presence of opportunistic infections in HIV patients. The research aim is to understand the leukocyte count, viral load, and adherence to ARV medication. The research method employed is quantitative, utilizing descriptive analytical research. The study sample consists of 30 individuals with HIV. The results show a decrease in leukocyte count in 3 samples, accounting for 10%. 27 samples, constituting 90%, exhibited leukocyte counts within the normal range. Regarding viral load data, 18 samples detected the virus, comprising 60%, while 12 samples, totaling 40%, did not detect the virus. 29 individuals, or 96.7% of the sample, achieved viral load suppression, while 1 person, or 3.3%, did not achieve suppression. Among the individuals with HIV, 24 individuals, or 80%, exhibited high adherence to ARV medication, 5 individuals, or 16.7%, showed moderate adherence, and 1 person, or 3.3%, displayed low adherence. Virological success was observed in 23 individuals with HIV, where leukocyte counts were within the normal range, viral load was suppressed, and they exhibited high adherence. One individual showed decreased leukocyte count, unsuppressed viral load, and low adherence, while another individual experienced virological failure, with a viral load >400 copies/ML of blood, and 5 individuals exhibited moderate adherence, leading to detectable viral loads." Keywords: ODHIV, medication adherence, Viral Load
PERBEDAAN ANTARA PENDEKATAN INKUIRI TERBIMBING DENGAN PENDEKATAN INKUIRI TERBIMBING BERMUATAN NATURE OF SCIENCE PADA PEMBELAJARAN IPA TERHADAP PENINGKATAN LITERASI SAINS PESERTA DIDIK SMP N 11 YOGYAKARTA Setyaningsih, Ari; Widodo, Eko; Widowati, Asri
Jurnal TPACK IPA Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (August, 2018)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan literasi sains siswa SMP yang dibelajarkan dengan pendekatan inkuiri terbimbing dan yang dibelajarkan dengan pendekatan inkuiri terbimbing bermuatan Nature Of Science (NOS) pada dua kelas eksperimen. Peserta didik Kelas VIII SMP Negeri 11 Yogyakarta.Jenis penelitian ini adalah quasy experiment dengan menggunakan desain penelitian nonequivalent pretest-postest control group design yang melibatkan dua kelas, dimana satu kelas sebagai kelas eksperimen 1 dan satu kelas lain sebagai kelas eksperimen 2. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah cluster random sampling yaitu pengambilan sampel secara acak yang dilakukan jika populasi bersifat homogen dan terdistribusi normal. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 11 Yogyakarta dengan sampel sebanyak 60 anak. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan instrumen penelitian yaitu soal pretest-postest berbentuk uraian dan lembar observasi literasi sains aspek kompetensi. Instrumen soal yang telah diuji empiris memiliki tingkat reliabilitas sebesar 0,644. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah statistika parametrik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pendekatan inkuiri terbimbing dengan pendekatan inkuiri terbimbing bermuatan NOS dalam pembelajaran IPA terhadap peningkatan literasi sains dengan hasil uji-independent sample t-test dengan nilai Sig. (2 tailed) sebesar 0,000.Kata Kunci :Aspek Kompetensi, Inkuiri Terbimbing, Nature Of Science (NOS), Literasi Sains.
ANALISIS GAMBARAN JUMLAH LEUKOSIT, VIRAL LOAD DAN KEPATUHAN MINUM OBAT ARV PADA ORANG DENGAN HIV (ODHIV) Setyaningsih, Ari; Abror, Yogi Khoirul
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v16i1.2086

Abstract

Abstrak   HIV atau Human Immunodeficiency Virus yang menginfeksi sel darah putih dapat menyebabkan turunnya kekebalan tubuh manusia. Akibat menurunnya kekebalan tubuh maka orang tersebut sangat mudah terkena berbagai penyakit opurtunistik. Kepatuhan meminum obat ARV menjadi faktor utama dalam mewujudkan keberhasilan terapi ARV. Pemeriksaan Viral Load merupakan standar pemeriksaan utama untuk memantau ODHIV yang sedang menjalani terapi ARV. Pemeriksaan leukosit menjadi salah satu pemeriksaan dasar yang dilakukan untuk melihat ada tidaknya infeksi oputunistik pada ODHIV. Tujuan Penelitian untuk mengetahui gambaran jumlah leukosit, viral load dan kepatuhan minum obat ARV. Metode penelitian adalah kuantitatif dengan  jenis penelitian deskriftif analisis. Sampel penelitian berjumlah 30 ODHIV. Hasil pemeriksaan leukosit yang mengalami penurunan sebanyak 3 sampel yaitu 10%. Jumlah leukosit yang berada di nilai normal sebanyak 27 sampel yaitu 90%.Hasil data nilai viral load yang terdeteksi 18 sampel 60%, nilai viral load yang tidak terdeteksi 12 sampel 40%. Sampel yang tersupresi 29 orang 96,7% dan yang tidak tersupresi 1 3,3% orang. Jumlah ODHIV yang memiliki kepatuhan tinggi minum obat ARV sebanyak 24 orang yaitu 80%, yang memiliki kepatuhan sedang 5 orang 16,7% dan tingkat kepatuhan rendah 1 orang 3,3%. Keberhasilan virologis didapatkan pada 23 ODHIV dimana jumlah leukosit berada pada nilai normal, jumlah viral load tersupresi dan memiliki tingkat kepatuhan tinggi, 1 ODHIV mengalami penurunan jumlah leukosit, viral load tidak tersupresi dan memiliki tingkat kepatuhan rendah, 1 ODHIV berada pada keadaan kegagalan virologis dimana nilai viral load >400 copies/ML darah dan 5 ODHIV memiliki tingkat kepatuhan sedang sehingga nilai viral load masih terdeteksi. Kata kunci : ODHIV, Kepatuhan Minum Obat, Viral Load          Abstract   HIV or Human Immunodeficiency Virus, which infects white blood cells, can cause a decline in the human body's immunity. Due to the weakened immune system, individuals are highly susceptible to various opportunistic diseases. Adherence to ARV medication is a key factor in achieving successful ARV therapy. Viral Load testing is the primary standard examination for monitoring individuals with HIV undergoing ARV therapy. Leukocyte examination is one of the fundamental tests conducted to determine the presence of opportunistic infections in HIV patients. The research aim is to understand the leukocyte count, viral load, and adherence to ARV medication. The research method employed is quantitative, utilizing descriptive analytical research. The study sample consists of 30 individuals with HIV. The results show a decrease in leukocyte count in 3 samples, accounting for 10%. 27 samples, constituting 90%, exhibited leukocyte counts within the normal range. Regarding viral load data, 18 samples detected the virus, comprising 60%, while 12 samples, totaling 40%, did not detect the virus. 29 individuals, or 96.7% of the sample, achieved viral load suppression, while 1 person, or 3.3%, did not achieve suppression. Among the individuals with HIV, 24 individuals, or 80%, exhibited high adherence to ARV medication, 5 individuals, or 16.7%, showed moderate adherence, and 1 person, or 3.3%, displayed low adherence. Virological success was observed in 23 individuals with HIV, where leukocyte counts were within the normal range, viral load was suppressed, and they exhibited high adherence. One individual showed decreased leukocyte count, unsuppressed viral load, and low adherence, while another individual experienced virological failure, with a viral load >400 copies/ML of blood, and 5 individuals exhibited moderate adherence, leading to detectable viral loads." Keywords: ODHIV, medication adherence, Viral Load