Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

OPTIMALISASI MANAJEMEN KEUANGAN UMKM UNTUK MENINGKATKAN KEBERLANJUTAN USAHA MELALUI PELATIHAN LAPORAN KEUANGAN SEDERHANA DI LUBUK GADANG, KABUPATEN SOLOK SELATAN Reswita, Yefri; Yoda, Tilawatil Ciseta; Nanda, Nanda; Darman, Darman; Syaiful, Syaiful; Astari, Silvy
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 8 No. 2 (2024): Pemberdayaan UMKM, Inovasi Pendidikan, dan Penguatan Kapasitas Masyarakat dalam
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v8i2.2817

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a strategic role in supporting the local economy in Pauh District, Padang City, as a source of income, job creators, and drivers of the local economy. However, the development of MSMEs still faces obstacles in marketing management, particularly weak promotional skills and a limited understanding of consumer behavior. Most businesses still employ conventional marketing strategies without analyzing customer needs, preferences, and behavior patterns. As a result, promotions are poorly targeted and unable to optimally enhance product competitiveness. Limited marketing literacy and a lack of mentoring also prevent MSMEs from evaluating the effectiveness of their promotional strategies. This community service program aims to strengthen MSME marketing management through training on promotions and consumer behavior analysis. Activities are implemented using a participatory and applied approach through training, discussions, and direct mentoring. Materials cover marketing management concepts, effective promotional techniques, understanding consumer behavior, and simple analysis of customer needs. The expected outcome is an increased capacity of MSMEs in designing consumer-based promotions, thereby increasing sales, competitiveness, and sustaining business sustainability
PENGUATAN MANAJEMEN KEUANGAN UMKM MELALUI PELATIHAN PENCATATAN KEUANGAN SEDERHANA BERBASIS DIGITAL DI NANGGALO, KOTA PADANG Reswita, Yefri; Yoda, Tilawatil Ciseta; Nanda, Nanda; Darman, Darman; Syaiful, Syaiful; Astari, Silvy
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 9 No. 2 (2025): Inovasi Pengembangan UMKM, Penguatan SDM, dan Transformasi Berbasis Teknologi u
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v9i2.2836

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian daerah, termasuk di Kecamatan Nanggalo, Kota Padang. Namun, salah satu permasalahan utama yang masih dihadapi oleh pelaku UMKM adalah lemahnya manajemen keuangan usaha. Banyak UMKM belum melakukan pencatatan keuangan secara tertib, belum memisahkan keuangan pribadi dan usaha, serta belum memanfaatkan teknologi digital dalam pengelolaan keuangan. Kondisi ini berdampak pada rendahnya kemampuan pelaku UMKM dalam mengevaluasi kinerja usaha, mengelola arus kas, dan mengambil keputusan bisnis yang tepat. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat manajemen keuangan UMKM melalui pelatihan pencatatan keuangan sederhana berbasis digital. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif dan aplikatif, yang melibatkan pelaku UMKM secara aktif dalam proses pelatihan dan pendampingan. Materi yang diberikan mencakup pemahaman dasar manajemen keuangan, pentingnya pencatatan transaksi, pemisahan keuangan pribadi dan usaha, serta praktik penggunaan aplikasi pencatatan keuangan digital yang mudah dioperasikan. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan klasikal, praktik langsung, dan pendampingan berkelanjutan. Pelaku UMKM dibimbing untuk mencatat transaksi harian pemasukan dan pengeluaran menggunakan aplikasi digital sederhana, serta memahami informasi keuangan yang dihasilkan sebagai dasar evaluasi usaha. Pendampingan dilakukan untuk memastikan konsistensi penerapan pencatatan keuangan dan membantu mengatasi kendala yang dihadapi mitra. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM dalam mengelola keuangan usaha secara lebih tertib dan transparan. Dalam jangka panjang, program ini diharapkan mampu mendorong keberlanjutan usaha UMKM, meningkatkan kesiapan UMKM dalam mengakses permodalan, serta memperkuat daya saing usaha. Selain memberikan manfaat praktis bagi mitra, kegiatan ini juga diharapkan menghasilkan model pelatihan manajemen keuangan UMKM berbasis digital yang dapat direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik serupa
PENINGKATAN LITERASI KEUANGAN PELAKU UMKM MELALUI PENDAMPINGAN PENGELOLAAN ARUS KAS DAN PERENCANAAN KEUANGAN USAHA DI NANGGALO, KOTA PADANG Yoda, Tilawatil Ciseta; Reswita, Yefri; Nanda, Nanda; Darman, Darman; Syaiful, Syaiful; Astari, Silvy
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 9 No. 2 (2025): Inovasi Pengembangan UMKM, Penguatan SDM, dan Transformasi Berbasis Teknologi u
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v9i2.2837

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, termasuk di Kecamatan Nanggalo, Kota Padang. Namun, salah satu permasalahan utama yang dihadapi pelaku UMKM adalah rendahnya literasi keuangan, khususnya dalam pengelolaan arus kas dan perencanaan keuangan usaha. Banyak pelaku UMKM masih mencampurkan keuangan pribadi dengan keuangan usaha, tidak melakukan pencatatan keuangan secara rutin, serta belum mampu menyusun perencanaan keuangan jangka pendek maupun jangka panjang. Kondisi ini berdampak pada sulitnya mengukur kinerja usaha, mengelola modal, dan mengambil keputusan bisnis yang tepat. Program peningkatan literasi keuangan ini dilaksanakan melalui kegiatan pendampingan pengelolaan arus kas dan perencanaan keuangan usaha bagi pelaku UMKM di Nanggalo, Kota Padang. Pendampingan dilakukan secara bertahap melalui sosialisasi, pelatihan, dan praktik langsung pencatatan keuangan sederhana. Materi yang diberikan meliputi pemahaman dasar literasi keuangan, pentingnya pemisahan keuangan usaha dan pribadi, pencatatan pemasukan dan pengeluaran, penyusunan laporan arus kas, serta perencanaan keuangan usaha yang berkelanjutan. Metode pendampingan yang digunakan bersifat partisipatif, sehingga pelaku UMKM terlibat aktif dalam proses pembelajaran dan dapat menyesuaikan materi dengan kondisi usaha masing-masing. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku UMKM terhadap pengelolaan arus kas dan pentingnya perencanaan keuangan. Pelaku UMKM mulai mampu melakukan pencatatan keuangan secara lebih tertib, memahami kondisi keuangan usahanya, serta merencanakan penggunaan dana secara lebih efektif. Dengan meningkatnya literasi keuangan, diharapkan pelaku UMKM di Nanggalo dapat meningkatkan daya saing usaha, mengurangi risiko keuangan, serta mendorong keberlanjutan usaha dalam jangka panjang. Program pendampingan ini juga menjadi langkah awal dalam membangun kemandirian finansial UMKM dan mendukung penguatan ekonomi lokal di Kota Padang
PENGUATAN LITERASI DAN PRAKTIK MANAJEMEN KEUANGAN KELUARGA SEBAGAI STRATEGI PEMBERDAYAAN DAN KETAHANAN EKONOMI MASYARAKAT DI LUBUK GADANG, KABUPATEN SOLOK SELATAN Yoda, Tilawatil Ciseta; Reswita, Yefri; Nanda, Nanda; Darman, Darman; Syaiful, Syaiful; Astari, Silvy
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 9 No. 2 (2025): Inovasi Pengembangan UMKM, Penguatan SDM, dan Transformasi Berbasis Teknologi u
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v9i2.2838

Abstract

Keluarga merupakan unit ekonomi terkecil yang memegang peranan penting dalam menentukan tingkat kesejahteraan dan ketahanan ekonomi masyarakat. Di Lubuk Gadang, Kabupaten Solok Selatan, sebagian besar keluarga menggantungkan penghidupan pada sektor pertanian, perdagangan kecil, dan pekerjaan informal yang memiliki tingkat pendapatan tidak tetap. Kondisi ini menuntut kemampuan manajemen keuangan keluarga yang baik agar pendapatan yang diperoleh dapat dikelola secara efektif, namun pada kenyataannya masih banyak keluarga yang belum memiliki literasi dan keterampilan pengelolaan keuangan yang memadai. Rendahnya kebiasaan pencatatan, lemahnya perencanaan anggaran, serta tingginya pola konsumtif dan ketergantungan pada utang jangka pendek menyebabkan banyak keluarga berada dalam kondisi rentan secara ekonomi meskipun memiliki potensi pendapatan yang cukup. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi dan praktik manajemen keuangan keluarga sebagai strategi pemberdayaan dan peningkatan ketahanan ekonomi masyarakat Lubuk Gadang. Kegiatan dirancang untuk membekali keluarga dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang diperlukan dalam mengelola pendapatan, mengendalikan pengeluaran, membangun tabungan, serta merencanakan kebutuhan jangka pendek dan jangka panjang. Pendekatan yang digunakan bersifat partisipatif, edukatif, dan berbasis komunitas agar perubahan yang dihasilkan tidak hanya bersifat individual, tetapi juga kolektif dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi pemetaan kondisi keuangan keluarga, pelatihan literasi keuangan, praktik penyusunan anggaran dan pencatatan kas, serta pendampingan berkelanjutan melalui kelompok keluarga sadar keuangan. Materi disusun sesuai dengan konteks sosial dan ekonomi masyarakat Lubuk Gadang sehingga mudah dipahami dan diterapkan. Keterlibatan keluarga secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan diharapkan dapat mendorong terbentuknya kebiasaan baru dalam pengelolaan keuangan yang lebih disiplin dan terencana. Luaran yang diharapkan dari program ini meliputi meningkatnya kemampuan keluarga dalam mengelola keuangan, tersusunnya modul manajemen keuangan keluarga berbasis lokal, terbentuknya komunitas keluarga sadar keuangan, serta tersedianya data dan rekomendasi kebijakan bagi pemerintah nagari dan daerah. Dalam jangka panjang, penguatan literasi dan praktik manajemen keuangan keluarga ini diharapkan mampu meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat Lubuk Gadang, mengurangi kerentanan terhadap guncangan ekonomi, serta mendorong terwujudnya kesejahteraan keluarga yang lebih berkelanjutan.
PENINGKATAN KESIAPAN KERJA PEMUDA DESA MELALUI PELATIHAN SOFT SKILL DAN ETOS KERJA DI NANGGALO, KOTA PADANG Yulihardi, Yulihardi; Afrida, Afrida; Febriani, Rina; Suhanda, Mya Yuwanita; Astari, Silvy
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 9 No. 2 (2025): Inovasi Pengembangan UMKM, Penguatan SDM, dan Transformasi Berbasis Teknologi u
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v9i2.2839

Abstract

Tingkat pengangguran pemuda masih menjadi permasalahan strategis dalam pembangunan ekonomi daerah, termasuk di Kecamatan Nanggalo, Kota Padang. Salah satu faktor utama yang menyebabkan rendahnya serapan tenaga kerja pemuda adalah lemahnya kesiapan kerja, terutama pada aspek soft skill dan etos kerja. Meskipun sebagian pemuda telah memiliki latar belakang pendidikan formal, namun belum diimbangi dengan keterampilan non-teknis seperti komunikasi efektif, kerja sama tim, manajemen waktu, pemecahan masalah, serta sikap kerja yang disiplin, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kinerja. Kondisi ini mengakibatkan kesenjangan antara kompetensi pemuda dengan kebutuhan dunia kerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan kerja pemuda desa melalui pelatihan soft skill dan penguatan etos kerja di Kecamatan Nanggalo, Kota Padang. Sasaran kegiatan adalah pemuda usia produktif yang belum bekerja atau sedang mencari pekerjaan. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dan experiential learning yang meliputi identifikasi kebutuhan peserta, pelatihan berbasis praktik, simulasi dunia kerja, diskusi kelompok, serta pendampingan dan evaluasi. Materi pelatihan difokuskan pada pengembangan kemampuan komunikasi, kerja tim, kepemimpinan dasar, manajemen waktu, serta internalisasi nilai-nilai etos kerja seperti disiplin, komitmen, integritas, dan tanggung jawab. Hasil yang ditargetkan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya pengetahuan, sikap, dan keterampilan pemuda dalam menghadapi dunia kerja, yang ditunjukkan melalui perubahan perilaku dan peningkatan skor kesiapan kerja sebelum dan sesudah pelatihan. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan modul pelatihan kesiapan kerja pemuda yang dapat digunakan secara berkelanjutan oleh mitra, artikel ilmiah pengabdian, serta rekomendasi kebijakan bagi pemerintah daerah terkait penguatan program kepemudaan berbasis pengembangan sumber daya manusia. Secara keseluruhan, kegiatan ini diharapkan mampu berkontribusi dalam meningkatkan daya saing pemuda, mengurangi pengangguran, serta mendukung pembangunan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan di Kota Padang.
PENINGKATAN KAPASITAS MANAJEMEN KEUANGAN PRIBADI DAN RUMAH TANGGA BAGI MASYARAKAT PRODUKTIF UNTUK MEWUJUDKAN KEMANDIRIAN FINANSIAL BERKELANJUTAN DI LUBUK GADANG, KABUPATEN SOLOK SELATAN Nanda, Nanda; Reswita, Yefri; Yoda, Tilawatil Ciseta; Darman, Darman; Syaiful, Syaiful; Astari, Silvy
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 9 No. 2 (2025): Inovasi Pengembangan UMKM, Penguatan SDM, dan Transformasi Berbasis Teknologi u
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v9i2.2840

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan sektor strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk di Lubuk Gadang, Kabupaten Solok Selatan. Meskipun memiliki potensi besar dalam menyerap tenaga kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat, UMKM masih menghadapi berbagai tantangan, khususnya dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM). Rendahnya pemahaman pelaku UMKM terhadap manajemen kinerja dan motivasi kerja berdampak pada rendahnya produktivitas, efektivitas kerja, serta keberlanjutan usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan SDM UMKM melalui pelatihan manajemen kinerja dan motivasi kerja berbasis produktivitas. Pelatihan dirancang untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam menetapkan target kerja, membagi tugas secara efektif, melakukan evaluasi kinerja, serta membangun motivasi kerja yang berorientasi pada hasil. Pendekatan yang digunakan bersifat partisipatif dan aplikatif, dengan menyesuaikan materi pelatihan pada kondisi nyata usaha UMKM di wilayah Lubuk Gadang. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan klasikal, diskusi kelompok, studi kasus, dan praktik langsung. Peserta dilibatkan secara aktif dalam mengidentifikasi permasalahan kinerja usaha dan merumuskan solusi yang relevan. Selain itu, dilakukan pendampingan untuk memastikan materi yang diperoleh dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam aktivitas usaha sehari-hari. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya kapasitas SDM UMKM dalam mengelola kinerja dan memotivasi tenaga kerja secara mandiri. Pelaku UMKM diharapkan mampu menciptakan sistem kerja yang lebih terstruktur, produktif, dan berorientasi pada pencapaian tujuan usaha. Dalam jangka panjang, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, daya saing, dan keberlanjutan UMKM, sekaligus memberikan kontribusi terhadap penguatan ekonomi lokal di Kabupaten Solok Selatan