Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Meningkatkan keterampilan akurasi flying shoot menggunakan kombinasi metode latihan drilling dengan plyometrik pada pemain bola tangan rahmadi, edi; Mashud, Mashud; Warni, Herita
Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Vol 8, No 2 (2024): Journal of S.P.O.R.T
Publisher : Pendidikan Jasmani Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/sport.v8i2.11488

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan akurasi flying shoot pada pemain bola tangan menggunakan kombinasi metode latihan drilling dan plyometrik. Metode penelitian tindakan olahraga diterapkan dengan subjek 14 pemain bola tangan UNISKA. Latihan kombinasi dilakukan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari 8 pertemuan. Pengumpulan data menggunakan tes keterampilan Shooting flying shoot dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan akurasi flying shoot, dengan 28% peserta mencapai kategori "Baik" pada siklus I, dan 86% peserta mencapai kategori "Baik" atau "Baik Sekali" pada siklus II. Tidak ada peserta yang berada pada kategori "Kurang" atau "Kurang Sekali" pada siklus II. Kesimpulannya, metode latihan kombinasi drilling dan plyometrik efektif meningkatkan keterampilan akurasi flying shoot pada pemain bola tangan. Metode ini direkomendasikan untuk program latihan bola tangan guna meningkatkan performa teknik Shooting.
Model Project Based Learning (PjBL) Melalui Aktivitas Kebugaran Jasmani Peserta Didik dalam PJOK Rahmadi, Edi; Mashud, Mashud; Kahri, Maruful
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 23, No 4 (2024): Special Issue National Conference: Mengembalikan Marwah PJOK dan Penerapan Tekn
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v23i4.20879

Abstract

Model Project Based Learning (PjBL) dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) merupakan pendekatan yang memadukan proyek sebagai pusat aktivitas, dimana peserta didik terlibat aktif dalam eksplorasi, kolaborasi, dan refleksi dalam mencapai tujuan kebugaran jasmani. Pembelajaran berbasis proyek ini menempatkan siswa sebagai subjek pembelajaran, mengasah kemampuan mereka untuk mengaplikasikan konsep kebugaran dalam kehidupan sehari-hari serta mendorong keterlibatan aktif dalam aktivitas fisik yang mendukung kesehatan fisik, mental, dan sosial.PjBL berfokus pada beberapa komponen kebugaran jasmani, seperti kekuatan, daya tahan, kecepatan, fleksibilitas, keseimbangan, dan koordinasi, yang disusun dalam proyek-proyek kebugaran nyata. Dalam prosesnya, siswa dirangsang untuk merancang program kebugaran, melacak progres fisik individu, dan bekerja dalam tim untuk mencapai target kesehatan bersama. Penerapan model ini dalam PJOK memberikan dampak positif pada aspek fisik siswa, seperti peningkatan daya tahan dan kelincahan, serta menciptakan pengalaman belajar yang bermakna, di mana siswa dapat merefleksikan pencapaian mereka dalam menjaga kebugaran jasmani.PjBL terbukti menjadi pendekatan yang efektif dalam meningkatkan keterlibatan aktif siswa, memotivasi mereka untuk menjalani gaya hidup sehat, dan mengintegrasikan nilai-nilai positif yang berkelanjutan dalam kebiasaan aktivitas fisik mereka.
Physical fittness related skills: internalisasi physical literacy melalui pembelajaran pjok berbasis project based learning Rahmadi, Edi; Kahri, Maruful; Mashud, Mashud
Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Vol 9, No 2 (2025): Journal of S.P.O.R.T
Publisher : Pendidikan Jasmani Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/sport.v9i2.16093

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran PJOK berbasis Project Based Learning (PjBL) yang diintegrasikan dengan internalisasi Physical Literacy terhadap peningkatan Physical Fitness Related Skills siswa kelas XI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, Subjek penelitian adalah siswa kelas XI MAN 1 Barito Kuala yang dibagi menjadi kelompok perlakuan (treatment) dan kelompok kontrol. sampel berjumlah 95 siswa dengan teknik purposive sampling dengan pertimbangan waktu penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Tes kebugaran Siswa Indonesia (TKSI) Teknik analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan Uji T untuk mengetahui perbedaan rata-rata hasil posttest antar dua kelompok. Dari hasil perhitungan analisis terlihat dari nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,010 (p 0,05) yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil posttest kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Ini membuktikan bahwa model pembelajaran PJOK berbasis proyek yang terintegrasi dengan Physical Literacy lebih efektif dibandingkan metode Direct Instruction dalam meningkatkan physical fitness related skills siswa.
Implementasi Model Pembelajaran Jigsaw Berbasis Nilai Islami pada Materi Sepak Bola dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani Fase E SMA Darul Hijrah Habibie, Muhammad; Fauzi, Ahmad; Rahmadi, Edi
SPORT GYMNASTICS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/gymnastics.v7i1.48948

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Jigsaw berbasis nilai Islami terhadap hasil belajar siswa pada materi sepak bola dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain Pretest–Posttest Control Group Design. Subjek penelitian berjumlah 150 siswa yang terdiri dari 75 siswa kelompok eksperimen dan 75 siswa kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data meliputi tes hasil belajar serta observasi aspek kognitif, afektif, dan psikomotor. Data dianalisis menggunakan uji t dan ANCOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor posttest kelompok eksperimen sebesar 77,88 lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol sebesar 70,05. Rata-rata gain kelompok eksperimen mencapai 15,80, sedangkan kelompok kontrol sebesar 8,21. Ditinjau dari masing-masing indikator, peningkatan pada aspek kognitif kelompok eksperimen sebesar 16,20 lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol sebesar 9,10. Pada aspek afektif, peningkatan kelompok eksperimen sebesar 12,40, sedangkan kelompok kontrol sebesar 7,80. Sementara itu, pada aspek psikomotor, kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan tertinggi sebesar 18,60, dibandingkan kelompok kontrol sebesar 9,70. Hasil analisis ANCOVA menunjukkan bahwa perbedaan tersebut tetap signifikan setelah mengontrol kemampuan awal siswa (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Jigsaw berbasis nilai Islami efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa secara menyeluruh, baik pada aspek kognitif, afektif, maupun psikomotor. Dengan demikian, model ini dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran Pendidikan Jasmani, khususnya pada materi sepak bola. Abstract This study aims to analyze the effect of the Islamic values-based Jigsaw learning model on student learning outcomes in soccer in Physical Education. The method used was a quasi-experimental design with a Pretest–Posttest Control Group Design. The study subjects were 150 students, consisting of 75 in the experimental group and 75 in the control group. Data collection techniques included learning outcome tests and observations of cognitive, affective, and psychomotor aspects. Data were analyzed using t-tests and ANCOVA. The results showed that the average posttest score for the experimental group was 77.88, higher than the 70.05 for the control group. The average gain for the experimental group was 15.80, while the average gain for the control group was 8.21. Looking at each indicator, the cognitive gain for the experimental group was 16.20, higher than the 9.10 for the control group. In the affective aspect, the experimental group gained 12.40, while the control group gained 7.80. Meanwhile, in the psychomotor aspect, the experimental group showed the highest improvement of 18.60, compared to 9.70 in the control group. The ANCOVA analysis showed that this difference remained significant after controlling for students' initial abilities (p < 0.05). These findings indicate that the Islamic values-based Jigsaw learning model is effective in improving student learning outcomes across the cognitive, affective, and psychomotor aspects. Therefore, this model can be used as an alternative learning strategy for Physical Education, particularly in soccer.