Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh B&C Book terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah pada Anak Kelompok A di TK ABA 01 Surabaya Saida, Nur; Sa'ida, Naili; Veronica, Nina; Wahono, Wahono
Mitra Ash-Shibyan: Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol. 7 No. 02 (2024): Mitra Ash-Shibyan: Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : STAI Auliaurrasyidin Tembilahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46963/mash.v7i02.1904

Abstract

Problem-solving ability in children is one of the important things that must be developed by teachers and parents so that children are accustomed to facing their problems and finding solutions to problems appropriately. However, the problem-solving ability of  Kindergarten of ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 01 Surabaya students is still low. This study aims to see the effect of the use of B&C Book media on problem-solving ability in Group A students at Kindergarten of ABA 01 Surabaya. This research is a pre-experimental research with One Group Pretest-Posttest Design. The subjects in the study were students in groups A1 and A2 with a total of 36 students, and the sample was taken using a simple random sampling technique with a total of 18 students. Data were collected using test and observation techniques that focused on the aspects of classifying, connecting, and comparing. Data were analyzed using the Wilcoxon match pair test. The results showed the value of Tcount = 0 and Ttable = 40 or Tcount ≤ Ttable. Thus, Ho is rejected and Ha is accepted. This means that there is a positive effect of using B&C Book on problem-solving ability in group A students at Kindergarten of ABA 01 Surabaya. It is proven by the students’ ability in classifying, connecting, and comparing has increased at the post-test. 
IMPLEMENTASI METODE MONTE CARLO DALAM MEMPREDIKSI JUMLAH PENGUNJUNG LAUNDRY ONTY PADA KOTA KISARAN TIMUR Kamilia, Hana; Marpaung, Sofyan; Saida, Nur
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 9 No. 2 (2025): JATI Vol. 9 No. 2
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v9i2.12976

Abstract

Laundry Onty merupakan sebuah jasa cuci pakaian seperti cuci basah, cuci kering, cuci gosok, dan gosok. Dengan meningkatnya kesibukan masyarakat, kebutuhan akan layanan laundry semakin meningkat. Hal ini disebabkan oleh fluktuasi permintaan yang sulit diprediksi, sehingga diperlukan metode yang dapat membantu dalam meramalkan hasil secara akurat. Untuk mengatasi masalah tersebut maka diperlukan menerapkan metode Monte Carlo, untuk memprediksi jumlah kunjungan tetapi juga memahami faktor-faktor yang berkontribusi terhadap fluktuasi permintaan. Data pengunjung yang digunakan yaitu pengunjung cuci basah, cuci kering, cuci gosok, dan gosok. Dari proses input yang dihasilkan berupa data hasil pengunjung yang akan datang untuk cuci kering di tahun 2024 ialah sebanyak 1279 pengunjung, untuk cuci basah ditahun 2024 ialah sebanyak 716 pengunjung, untuk cuci gosok ditahun 2024 ialah sebanyak 1359 pengunjung dan untuk gosok di tahun 2024 ialah 587 pengunjung. Sedangkan output untuk prediksi peningkatan hasil cuci kering di tahun 2025 ialah sebanyak 1301 pengunjung, untuk cuci basah ditahun 2025 ialah sebanyak 850 pengunjung, untuk cuci gosok ditahun 2025 ialah sebanyak 1521 pengunjung dan untuk gosok di tahun 2025 ialah 578 pengunjung.
Edukasi Penggunaan Air Bersih Bagi Masyarakat Di Desa Rerang Kecamatan Dampelas Jamaluddin; Madina, Jaya I.; Saida, Nur; Andari, Ega Ayu; Mujahida, Nurul; Fahmi, Nur; Hasanuddin, Muhammad Rusydi; Pitriani
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v2i1.50

Abstract

Stunting merupakan masalah besar yang terjadi di Indonesia. Kejadian stunting adalah gangguan pertumbuhan linear yang disebabkan oleh multifaktor. Salah satu faktor yang mempengaruhi adalah perilaku sanitasi lingkungan yang kurang baik sehingga menyebabkan penyakit infeksi. Tujuan dari kegiatan ini yaitu ikut berkontribusi dalam percepatan penurunan angka kejadian stunting dan mengetahui hubungan faktor usia, pendidikan, dan sumber air bersih dengan lingkungan sanitasi yang baik dalam pencegahan penyakit infeksi yang menyebabkan terjadinya stunting. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini yaitu metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil yang didapatkan adalah tingkat pendidikan berpengaruh terhadap sumber air bersih yang digunakan. Namun, sebaliknya usia tidak berpengaruh terhadap sumber air bersih yang digunakan. Edukasi yang dilakukan diharapkan dapat memberikan motivasi kepada masyarakat untuk memperbaiki sanitasi lingkungan rumah tinggal seperti memiliki sumber air bersih yang berkualitas
Pemberian Makanan Tambahan Pada Balita Berisiko Stunting Di Desa Rerang Kecamatan Dampelas Jamaluddin; Madina, Jaya I.; Saida, Nur; Andari, Ega Ayu; Mujahida, Nurul; Fahmi, Nur; Nur, Rosmala; Pitriani
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v1i2.51

Abstract

Stunting merupakan kegagalan tumbuh kembang anak yang disebabkan oleh kekurangan nutrisi, infeksi berulang dan stimulasi psikososial yang tidak mencukupi yang ditandai dengan tinggi badan berada dibawah standar deviasi pada kurva tinggi menurut usia. salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya stunting yaitu asupan nutrisi. Anak dengan pemberian nutrisi yang kurang secara terus menerus dapat memicu kekurangan gizi kronis yang berakibat balita menjadi pendek. kegiatan ini bertujuan untuk ikut berkontribusi dalam percepatan penurunan angka kejadian stunting serta membantu meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terutama ibu rumah tangga mengenai pentingnya komponen asupan nutrisi dalam pertumbuhan anak. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini yaitu metode observasi, studi dokumen dan metode dokumentasi. Hasil dari data yang didapatkan menunjukkan adanya perbedaan berat badan dan tinggi badan yang signifikan sebelum dan sesudah pemberian makanan tambahan pada balita yang berisiko terkena stunting. Kurangnya pengetahuan orang tua mengenai asupan gizi mengakibatkan kurangnya asupan nutrinya yang didapatkan oleh balita. Pemberian makanan tambahan menjadi salah satu cara dalam pencegahan stunting yang cukup efisien agar dapat menurunkan angka stunting di Indonesia khususnya di Desa Rerang Kecamatan Dampelas
Legal Review of the Impact of Early Marriage on Health Saida, Nur; Ari. AM, Muhammad As; Irabiah, Irabiah
Sangia Nibandera Law Research Vol. 1 No. 2 (2024): Sangia Nibandera Law Research, December 2024
Publisher : Faculty of Law, Universitas Sembilanbelas November Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.19645740

Abstract

Early marriage is a marriage event carried out by children under 19 years old for both men and women. As in Central Buton Regency, the number of early marriages always occurs, causing the village government to minimize the number of early marriages. This study aims to determine the background of early marriages. This study uses a normative empirical approach, described descriptively with data sources consisting of children or adolescents who have early marriages, the community, KUA and health authorities. The validity of the data in this study uses source triangulation techniques, and data analysis uses Milles and Huberman interactive analysis. This study produced several findings, namely that early marriages that occur in Central Buton Regency are caused by several factors, both internal and external. Internal factors that come from within are their own will, while external factors are the parents' economy, the parents' wishes, education and pregnancy outside of marriage. The public's view of early marriage in Central Buton Regency is to have a positive view because it is commonplace. The role of the government is very influential on the welfare of its people. The village government certainly regrets that children who are still of school age have to choose to get married because these children should get a decent education and must continue their education to a higher level. This has triggered the village government to overcome or minimize the occurrence of marriages by, in the initial stage, beingadvised by the KUA, the Health Department regarding the impact of early marriage on health, motivating parents to continue their children's education to a higher level, suspending marriage books, tightening the rules of the Marriage Law and its sanctions.